Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

19. Kejutan

21.9K 2.3K 115
                                        

"Wih mas Ical rapih banget"
Seru Jefri.

Hari ini hari pertama Ical kerja, dan penampilan Ical jauh lebih rapih dari biasanya. Celana kain hitam, Kemeja putih dan juga dasi. Jangan lupa rambutnya yang di tata sekelimis mungkin.

"Gimana ganteng kan aku?"
Tanya Ical pede.

"Mas kaya tukang kredit panci"
Cengir Jefri mngacungkan kedua jempolnya. Otomatis ucapan Jefri yang tanpa dosa itu menimbulkan gelak tawa di pagi hari. Arga dan Rama tertawa berjamaah. Sementara Ical mendumel misuh-misuh.

"Bocah sableng"
Dumel Ical menyeruput teh manis angetnya.

"Kamu mau kemana Jef, bukannya kamu lagi libur kuliah?"
Tanya Arga.

"Aku mau nongkrong di perpustakaan kota"
Jawab Jefri.

"Nongkrong kok di perpus"
Cibir Ical.

"Orang pinter kaya aku nongkrongnya di perpus, bukannya di kebon kaya mas Ical"
Balas Jefri.

"Kamu pikir aku kebo apa nongrong di kebon"

"Mas kan sodaraan sama kebo"

Ical sakit kepala, kemarin-kemarin dia di samain sama Leak, sekarang di jadiin sodaranya kebo. Salahnya apa coba.

"Sakarepmu lah"
Ucap Ical pasrah.

"Mas tadi aku ambil uang di dompetnya mas 200 ribu"
Kata Jefri.

"Cukup bawa uang segitu?"
Tanya Rama.

"Cukup mas, kalo kurang aku tinggal malakin Haikal aja"
Jawab Jefri enteng.

"Ambil lagi sana, kasian Haikal kalo kamu palakin dia terus"

Jefri membuka sms yang masuk di Hpnya.
"Gak apa-apa Haikal banyak duitnya kok, udah dulu ya aku udah di jemput sama dia"
Pamit Jefri.

"Si Jefri kok hoki banget ya, dapet pacar kaya mas Rama, terus punya temen baik lagi"
Jefri memang selalu beruntung menurut Ical. Dia selalu di kelilingi dengan orang-orang baik.

"Kamu kan juga beruntung Cal. Buktinya kamu jadi tukang kredit panci sekarang"
Ejek Arga yang diaminin oleh Rama dengan tawa.

"Aku ini kerja di Bank"
Dengus Ical sebal.

***

"Lagian kamu ngapain sih Jef ngajakin ke mall pagi-pagi, mallnya aja belum buka"
Perotes Haikal.

"Biar aku bisa kasihin hadiahnya pas nanti siang Kal"
Jefri berbohong soal dia yang akan pergi ke perpustakaan. Sebenarnya dia pergi ke mall. Hari ini hari ulang tahun Rama dan Jefri ingin memberikan kejutan untuk Rama.

"Emang kamu mau beli apa sih?"
Tanya Haikal dongkol, gimana enggak dongkol. Dia di paksa untuk menemani Jefri ke mall pagi-pagi. Dan sekarang mereka malah terdampar di parkiran mall, nungguin mall buka.

"Gak tau. Mas Rama udah punya semuanya. Menurut kamu aku beliin apa ya buat mas Rama"

"Jam tangan"

"Jam tangannya mas Rama udah banyak, udah gitu mahal-mahal lagi"

"Dasi"

"Udah punya banyak juga"

"Sempak polkadot"

"Yang bener aja toh, masa aku kasih sempak polkadot, aku kasih kolor lope-lope juga mas Rama ogah pake, apa lagi sempak polkadot"

"Terus kamu mau kasih apa?"

"Liat yang ada di mall aja lah nanti"

Mereka terus nunggu sampai mall buka. Dan langsung melesat ke dalam saat mall buka. Masih pagi jadi mall masih sepi. Jadi Jefri sama Haikal bebas buat kelilingin mall tanpa perlu desak-desakan.

BALADA ANAK KOSAN [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang