Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

24. Tak sama lagi

20.5K 2.4K 222
                                        

"Nah Jef, ini rumah aku"
Ucap Alex membawa Jefri ke dalam rumahnya.

"Rumah mas pasti gede, suara aku sampe bergema kaya di gua"
Celoteh Jefri.

"Enggak gede-gede amat kok"
Alex menuntun Jefri untuk duduk di sofa.

"Kamu udah pulang?"
Jefri mendengar suara cewek yang mendekat.

"Jef kenalin ini istri aku Lisa"

Jefri mengelurkan tangannya. Berhubung dia gak bisa melihat, jadi dia hanya menunggu balasan dari uluran tangannya itu.

"Aku Lisa, aku udah denger dari Alex"
Lisa membalasa uluran tangan Jefri dengan senyum yang mengembang, walau Jefri gak bisa melihatnya.

"Aku Jefri mbak, mas Alex gak pernah bilang kalo mas Alex punya istri toh"

"Dia emang kaya gitu, biar banyak cewek yang nempelin dia, makanya dia gak pernah ngakuin aku sebagai istri"
Ucap Lisa.

"Gak perlu aku umbar kamu istri aku Lis, cincin kawin ini udah nunjukin status aku. So cinta aku gak perlu pengakuan dari orang lain, cukup hanya pengakuan dari kamu dan Tuhan aja"
Alex menunjukan jari manisnya yang tersemat cincin kawin di sana.

Jefri tersenyum, Alex dan Lisa sepasang suami istri yang harmonis menurutnya. Meskipun mereka gak memanggil satu sama lainnya dengan sebutan sayang, baby, my love atau sejenisnya. Tapi mereka bisa romantis dengan cara mereka sendiri.

"Gombal kamu Lex, udah tua juga"
Ejek Lisa.

"Mbak mas Alex lagi romantis itu"
Ucap Jefri ikut nimbrung.

"Tuh Jefri aja tau kalo aku romantis"
Kata Alex bangga karena ada yang membelanya.

"Aku mencium bau-bau persekutuan"
Ucap Lisa pura-pura mengendus.

"Where is my son? I miss my little boy"
Tanya Alex.

"Dia sedang tidur siang di kamar"
Jawab Lisa.

"Ngomong-ngomong soal kamar, ayo Jef aku antar ke kamar kamu"
Lisa memegang tangan Jefri, membantunya berdiri.

"Mom, I'm hungry"
Seorang anak kecil turun dengan perlahan menuruni tangga, mulutnya sesekali menguap dan tanganya mengucek matanya.

"Hello my little boy, I miss you"
Alex menggendong putra tersayangnya, mencium pipi anaknya itu yang gembil.

"I miss you too dad"
Ucapnya, membalas mencium Alex di pipi.

"Itu anaknya Mas?"
Tanya Jefri antusias, saat mendengar suara anak kecil yang terdengar lucu di telinganya.

"Nico say hello to uncle"
Alex mendekatkan Nico ke Jefri.

"Dia Kakak dad non uncle"
Koreksi Nico. Alex, Lisa dan Jefri terkekeh mendengar perkataan Nico yang polos itu.

"Ok, I'm sorry"
Kekeh Alex.

"Hello kak, aku Nico"
Nico mencium pipi Jefri sebagai salam kenal.

"Hello Nico, aku Jefri"
Jefri tersenyum manis, memperlihatkan deretan giginya.

"He so cute dad, apa dia kakak naru Ico, boleh Ico main?"
Tanya Nico polos.

"Iya dia kakak baru Ico, tapi sekarang kakak barunya mau istirahat dulu ok"
Lisa mengacak Rambut anaknya itu gemas.

"Ok mom"

Lisa menuntun Jefri menuju kamarnya, Jefri merasa beruntung karena bertemu orang-orang baik seperti Lisa dan Alex, dan jangan lupa si kecil Nico yang begitu menggemaskan.

BALADA ANAK KOSAN [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang