***
CKLEK
Bunyi itu mengejutkan Seulgi. Seulgi melonjak mendapati pintu kamar mandi itu tengah dikunci oleh seseorang. Merasa dejavu, namun Seulgi yakin bukan Jimin yang melakukannya. Karena dari rambutnya, ia adalah seorang wanita.
Seseorang itu berbalik dan tersenyum menyeringai ke arah Seulgi. Seulgi terlonjak.
Betapa terkejutnya ia ketika menyadari bahwa orang tersebut adalah Kang Woo yang memakai Wig dan masker untuk mengelabuhi Jimin yang menunggu di depan.
Seulgi mendadak panik dan ketakutan melihat Kang Woo sudah tersenyum licik ke arahnya. Ia sadar Kang Woo sudah merencanakan ini dari awal dan menunggu waktu yang tepat.
"Kau pikir aku bercanda saat aku bilang akan membunuhmu?" ucap Kang Woo sambil tersenyum licik.
Ia berjalan mendekati Seulgi yang berjalan mundur. Sebelumnya, ia nyalakan wastafel dan menutup lubangnya agar air terkumpul. Seulgi terus berjalan mundur, tapi Kang Woo tidak menyia-nyiakan waktu.
"Pacarmu tidak akan tau kalau kau sedang dibunuh. Ia akan mendapatimu sudah mati saat ia menyadarinya." Kang Woo tertawa licik. Ia menjambak rambut Seulgi dan menariknya ke arah wastafel.
"Kau memang psikopat, Kang Woo!"
"ARGH!"
Teriak Seulgi kesakitan.
***
Sementara Jimin masih menunggu di luar. Tak menyadari Kang Woo masuk ke dalam karena ia memang berpakaian seperti wanita dan bahkan memakai masker.
ARGH
Namun teriakan Seulgi sampai ke telinga Jimin. Jimin mendadak panik dan menuju ke depan pintu toilet. Dan itu terkunci!!!
Celaka!
Jimin lengah sedikit saja dan hal ini terjadi. Dengan panik Jimin memikirkan cara tercepat agar pintu itu bisa terbuka.
Sementara di dalam, Kang Woo sudah menyerang Seulgi. Ia mencelupkan wajah Seulgi ke wastafel yang sudah berisi air yang penuh sampai Seulgi kehabisan nafas.
Ia mengangkat wajah Seulgi.
"Kau ini sangat lemah! Berani-beraninya kau menantangku!" teriak Kang Woo sambil menjambak rambut Seulgi. Seulgi berusaha melepaskan tangan Kang Woo dari rambutnya. Ia menendang kaki Kang Woo dan membuat Kang Woo refleks melepaskan jambakkannya. Seulgi pun berhasil melepaskan diri.
Seulgi langsung berlari masuk ke salah satu ruangan toilet dan menguncinya. Ia berjongkok di wc duduk supaya Kang Woo tidak bisa meraih kakinya lewat bawah maupun menariknya lewat atas.
PAK PAK PAK
"Kang Seulgi! Keluarlah! Aku akan benar-benar membunuhmu sekarang!" teriak Kang Woo sambil menggedor-gedorkan pintunya.
Buru-buru Seulgi menelpon Jimin yang sedang berusaha mendobrak pintu sambil menyuruh seseorang mengambil kunci duplikatnya.
KRING KRING
Melihat nama Seulgi tertera di sana, Jimin buru-buru menangkapnya.
"Park Jimin, tolong bukakan pintunya!" pinta Seulgi dari telepon dengan suara bergetar.
"Kang Seulgi, kau baik-baik saja? Kau harus tenang! Aku akan membuka pintu ini secepat mungkin!"
PRAKKK
AAAAAARGH
Tiba-tiba bunyi keras berasal dari dalam telepon dan diiringi teriakan Seulgi. Jimin panik! Ia sudah tidak bisa menunggu lagi. Berkali-kali lagi Jimin berusaha sekuat tenaga untuk mendobrak pintu tersebut dan...
Kang Woo berhasil mendobrak pintu toilet tempat Seulgi bersembunyi. Seulgi berteriak sekencang-kencangnya karena Kang Woo membeset lengannya dengan pisau. Kini lengannya sudah berlumuran darah.
KAMU SEDANG MEMBACA
Unexplained
Fanfiction{COMPLETED} Park Jimin. Pria itu hanya mencintai satu orang. Ia terlalu bodoh karena hanya mempertahankan perasaan semunya bertahun-tahun. Park Jimin tidak menyangka, rasa cinta yang ia biarkan bertahun itu, menyeruak lagi dan memaksa Jimin untuk ke...
