akhirnya mereka semua memutuskan untuk pergi ke mall milik suho, ya milik suho dia sendiri yang membangunnya dengan susah payah.
"aing teh laper, kita makan dulu hayuk"ujar baekhyun memegangi perutnya dengan ekpresi yang seperti orang tidak makan selama beberapa tahun
"muka lo bisa biasa aja gak?"tanya kai yang sedikit merasa malu dengan sahabatnya ini
"sirik aja maneh teh tem"
"yaudah ayo kita makan"ujar suho langsung berjalan meninggalkan sahabatnya itu
mereka masuk ke dalam salah satu restoran yang cukup favorit di mall ini. saat masuk ke dalam semua pelayan menundukkan badan mereka tanda memberi hormat kepada suho dan para sahaabatnya ini.
mereka memesan makanan masing masing. tenang aja mereka makan dengan gratis kok, suho gak minta bayaran sepeser pun.
rani menatap semua sahabat kecilnya yang sekarang sedang tertawa senang, apalagi saat mereka sedang mengganggu baekhyun. rani tersenyum miris melihat itu, hanya tinggal beberapa waktu lagi rani bisa berkumpul dengan mereka, tertawa bersama mereka.
bahkan rani tidak tahu kapan waktunya rani akan pergi ke korea meninggalkan mereka semua, jika rani di suruh memilih dia sangattidak ingin pergi ke sana, walaupun di luar sana banyak sekali orang yang sangat ingin pergi ke korea.
rani menudukkan kepalanya sebentar, untuk sedikit menenangkan dirinya, suho yang berada di sebelah rani melihat itu, melihat perubahan ekpresi rani.
suho memegang pundak rani, sambil sedikit mengelusnya agar rani lebih tenang, suho sangat tahu bagaimana perasaan rani, karena suho tahu rani luar dan dalam.
"kita bakalan nyari cara supaya lo gak jadi ke korea"bisik suho
"eh maneh berdua teh kenapa bisik bisik, ada yang di sembuyiin dari kita ya?"selidik baekhyun pada dua sepupu ini.
"apaan sih lo cabe"ujar suho sewot.
®©®
Habis makan mereka lanjut ke timezone, sebenarnya baekhyun lah yang merengek ingin main di sana. Memang dasar cabe satu ini.
"hayuk atuh, aing udh gak sabar"ujar baekhyun dengan antusias.
"jangan kayak anak kecil deh baek, malu gue punya temen kayak lo"ujar kai
"eh kalok gak ada aing disini teh ya kalian pasti bakalan krik krik. Kan aing yang buat kalian ketawa"ujar baekhyun dengan pdnya.
Akhirnya mereka masuk ke dalam timezone dan memainkan permainan yang mereka suka. Mereka juga jadi mencar.
Rani memilih untuk bermain basket, walaupun dia tidak terlalu jago, tetapi dia suka basket.
Sudah beberapa kali rani melempar bola basketnya tetapi tidak satu pun yang masuk ke dalam ring.
"ah tau ah"kesal rani.
Namun tiba tiba dari belakang rani ada seseorang yang memegang bola basket. Jadi jika di lihat mereka seperti sedang pelukan.
Tetapi pria tersebut yang seolah sedang memeluk rani. Dari tangan dan bau badannya sepertinya rani tau siapa orang tersebut.
"kalok main itu jangan emosi"ujarnya terdengar lembut dan sangat dekat dengan telinga rani.
Badan rani sedikit menegang saat chanyeol mengatakan itu. Soalnya tubuh mereka sangat dekat sekarang.
"ce..cey"
"hmm"tangan chanyeol sibuk memasukkan bola basket ke dalam ring, masing dengan posisi yang sama.
"lo ngapain sih"
KAMU SEDANG MEMBACA
be mine || PARK CHANYEOL (SELESAI)
Fan-FictionCERITANYA UDAH END TAPI HARAP MAKLUM KARENA AUTHOR MAGER BUAT NGEREVISI 😊 Memiliki sahabat seperti exo? Ada senang ada tidaknya. Tetapi lebih banyak senangnya sepertinya. Rani, gadis tersebut beruntung bisa menjadi satu-satunya gadis di tengah mer...
