Rani berjalan memasuki gerbang sekolah dan langsung mendapati kedua sahabatnya Sedang berdiri menunggunya.
"Lo gak cape apa ran, jalan mulu setiap pagi"ujar mila
"Nggak, lagian jaraknya kan deket"
"Tetep aja ran, lagian belum tentu fansnya mereka itu bakalan Gangguin lo"ujar fila menambahi
"Kita udah bahas masalah ini guys, yaudah mending sekarang kita masuk"
©®©
Sebelum bel pergantian pelajar berbunyi, rani sudah keluar kelas terlebih dahulu. Sebenarnya dia izin pergi ke toilet tadi, karena dia sangat bosan dengan pelajaran sejarah ini.
Rani berjalan menelusuri koridor sekolah yang masih sangat sepi ini. Karena sekarang masih jam pelajaran, tak heran hanya ada beberapa siswa yang terlihat.
Rani berbelok memasuki kamar mandi wanita. Dia membasuh wajahnya dengan air dan menatap pantulan dirinya di cermin.
"Haaa"rani menghela nafas beratnya.
Ada yang masuk ke dalam kamar mandi juga. Rani melihat siapa yang baru saja masuk. Rani mendapati tiga gadis di hadapannya.
Rani memilih tidak perduli dengan ketiga gadis ini. Rani mengelap mukanya dengan sapu tangan yang memang selalu dia bawa.
"Lo kim rani kan?"tanya salah satu gadis itu
Rani kembali melihat ke ketiga gadis ini. Dengan wajah datarnya, dia kurang pandai berekspresi di depan orang yang dia tidak kenal. Tetapi jangan salah, jika di depan orang yang di kenal dan rani merasa nyaman dia akan bertingkah sangat aneh.
"Kenapa?"ujar rani sambil melipat tangannya di depan dada.
"Ada hubungan apa lo sama kak suho?"ujar gadis ini to the poin. Rani sempat kaget atas pertanyaan gadis ini.
"Maksud lo?"
"Alah, gak usah sok gak tau deh lo"
"Gue nanya maksud lo apa?"
"Gue semalam lihat lo naik mobilnya kak suho"
"Ya terus?"
Gadis itu berjalan maju semakin mendekati rani. Rani malah santau dengan wajah datarnya. Kalian ingat? Jika rani adalah gadis yang tomboy. Dan sebenarnya dia tidak takut kalau dia di labrak seperti ini. Bahkan jika rani ingin, bisa saja orang yang melabraknya itu yang kalah.
'Berani lo sama gue"
"Emang lo siapa? Sehingga gue harus takut sama lo? Lo anaknya presiden?"
"Jaga omongan lo, gue bisa buat lo nyesel udah berani ngelawan gue"ujarnya sinis
Rani menaikkan satu alisnya dan tersenyum sinis, menatap tiga gadis di hadapannya ini.
"Gue rasa itu peringatan buat diri lo sendiri. Bukan buat gue, lo belum tau aja gue siapa"ujar rani dengan tenang lalu keluar dari kamar mandi tersebut.
©®©
"Wah gila tuh anak nyari masalah banget sama gue"ujar rani
Dia berjalan menelusuri koridor yang sepi. Rani mengeluarkan ponsel dari saku seragamnya. Karena keasikan bermain ponsel, rani menabrak seseorang, sehingga membuat ponsel yang di genggam rani jatuh.
"Aduuuh, lo kalok jalan pake mata dong. Gak lihat apa"bentak rani, memungut ponselnya.
Saat tak mendengar tanda-tanda adanya balasan dari orang tersebut. Rani mendongakkan kepalanya menatap orang tersebut.
KAMU SEDANG MEMBACA
be mine || PARK CHANYEOL (SELESAI)
FanfictionCERITANYA UDAH END TAPI HARAP MAKLUM KARENA AUTHOR MAGER BUAT NGEREVISI 😊 Memiliki sahabat seperti exo? Ada senang ada tidaknya. Tetapi lebih banyak senangnya sepertinya. Rani, gadis tersebut beruntung bisa menjadi satu-satunya gadis di tengah mer...
