Kini ali tengah merenung di taman sekolah,setelah meninggalkan sahabatnya tadi ali menuju taman untuk menenangkan diri. Ali sebenarnya tak ingin prilly mengikuti balapan itu karena itu berbahaya walaupun prilly sudah mahir dalam membawa motor.Jika ali mengatakan bahwa ia melarang prilly ikut pasti orang-orang bertanggapan bahwa ali tak berhak mengatur atau melarang prilly karena mereka tidak ada hubungan kecuali sebatas sahabat.Ali berfikir jika ali menjadikan prilly pacar pasti akan lebih mudah untuk melarang prilly ikut balapan atau melakukan sesuatu yang membahayakan,namun ali masih butuh waktu untuk mengutarakan perasaannya pada prilly, ia takut kalau terlalu cepat menyatakan semua dan prilly tak punya rasa yang sama sepertinya.
***
ALI POV
Gw gak tau harus gimana,gw khawatir kalo prilly kenapa-napa gw pengen banget ngelarang prilly tapi gw takut nanti prilly bakal ngejahuin gw karna gw terlalu mencampuri urusannya. Kalo kaya gini gw harus gimana?? Gw asik bergelut dengan fikiran gw hingga tak menyadari kalo seseorang duduk diasamping gw.
"Lo kenapa disini li?? Kenapa main pergi aja tadi??" gw pun tersadar dari lamunan gw saat mendengar suara prilly,sejak kapan prilly disini??
"Ohh enggak gw tadi ke toilet terus pengen aja duduk disini" gw lihat prilly cuma nganggukin kepalanya aja,prill lo nggak peka apa gw khawatir sama lo.
"Prill lo besok jadi balapan??" gimana caranya biar prilly gak jadi balapan itu,gw aja yang cowok ngeri.
"Jadilah,lo harus nonton pokoknya" kayaknya prilly antusias banget buat ikut balapan dia aja jawabnya semangat banget.
"Lo nggak takut itukan bahaya,ya walaupun lo udah jago"
"Ngapain takut,yang penting kita berdoa terus hati-hati menang kalah urusan belakangan penting selamat deh" kata prilly sambil tersenyum manis ke gw,kalo kaya gini gw makin luluh dalam pesona prilly.Gw udah gak kuat mendam rasa ini terus!!!
"Kalo misalanya gw nggak ngebolehin lo balapan lo mau turutin nggak??" Stupid ali ngapain lo nanya kaya gitu,ya jelas prilly nggak bakal nurutin lo,emang lo siapanya.Tapi gw refleks bilang kaya gitu.
"Lho emang kenapa?? Gw fikir lo fine-fine aja gw balapan" Duhh jawab apa coba gw.
"Ahh enggak udah lupain aja"
Saat hati gw udah siap ngungkapin rasa ini kenapa mulut gw seakan kaku buat bicara bahkan bilang "cinta" aja susah,kalo kaya gini sama aja gw gak gentle dan gw akan terbebani sendiri dengan perasaan ini, kaya tadi buat ngelarang prilly balapan aja gw gak bisa.
ALI POV END
***
Terlihat seorang gadis yang sudah siap dengan stylenya celana jeans robek-robek,tanktop putih dilapisi jaket hitam tak lupa dengan sneakers putih yang menambah modis penampilannya.
"Sayang kamu mau kemana??" tanya seorang wanita parubaya yang memasuki kamar anaknya.
"Ehmm prilly mau main ma" ya prilly dia sedang bersiap-siap untuk balapan,dan prilly tak mungkin bilang mau balapan pastinya mamanya tak mengizinkan.
"Tumben biasanya agak sorean???"
"Iya soalnya prilly ada janji,udah ya ma prilly mau pergi dulu..muah da mama" setelah pamit dan mencium pipi mamanya prilly segera berlari keluar rumah menuju garasi untuk mengambil motornya.Prilly pun segera ke sirkuit,prilly berangkat kesana sendiri karena sahabat"nya bilang mereka akan menyusul, prilly pun tak mempersalahkan kalo sahabatnya tak menemaninya berangkat kesana toh yang penting sahabatnya datang dan melihatnya balapan.
Setelah menempuh waktu sekitar 30, menit prilly sampai di sirkuit,dan prilly segera mengganti pakaiannya dengan pakaian balap.
"Woyy prill udah dateng lo" bima menyapa prilly yang tengah memakai perlengkapan balap.
"Iyalah kalo belum mana mungkin gw disini" prilly berkata sambil sedikit terkekeh.
"Haha bisa aja lo,yang lain mana??" Bima mengedarkan pandangannya saat menyadari tak ada sahabat prilly dan tentu temannya juga.
"Ohh mereka ntar nyusul"
Saat asik berbincang dengan bima,para sahabat prilly datang.
"Heyy prill" sapa para sahabatnya.
"Hy guys baru dateng?" Prilly balik menyapa sahabatnya.
"Iyanih tadi nunggu si kirun dulu kebo banget orangnya" jawab ali dan pandangan ali pun tertuju pada orang disamping prilly yaitu bima dan prilly pun meyadari tatapan dari ali.
"Oh iya nih lo cowok-cowok belum kenal kan ini tu bima teman balap gw" prilly pun meperkenalkan bima pada Ali cs dan bima pun tersenyum sambil mengulurkan tangannya pada ali cs bermaksud untuk berkenalan.
"Ehh prill udah mau mulai nih ayo ke arena balapnya" ajak bima sambil menggandeng tangan prilly,sedangkan ali dia berusaha menahan rasa cemburunya.
"Iya,yuk guys"
Dan mereka pun pergi ke arena balap tetapi saat prilly hendak ke garis start para sahabatnya memberi semangat pada prilly.
"Prill lo semangat ya" kata jessica sambil memeluk prilly.
"Lo harus fokus"
"Kita disini support lo"
"Thanks guys"
Dan mereka berpelukan dan aksi pelukan itu terlepas karena suara ali.
"Prill lo harus semangat,kita support lo terus jangan lupa berdoa dan fokus ini gak gampang lo hati-hati ya" alipun berkata sambil menggenggam tangan prilly dan menatap dalam mata hazel meneduhkan itu.Prilly dibuat salah tingkah oleh ali pasalnya disini masih ada sahabatnya.
"Iya pasti" prilly berusaha bersikap biasa saja padahal dia tengah gugup setengah mati ditatap intens oleh ali.
"Lo harus bisa, pokoknya hati-hati gw gak mau lo sampai kenapa-napa urusan menang kalah itu belakangan yang penting keselamatan lo..sukses bie.." Ucap ali yang diakhiri ali oleh pelukan tiba-tiba yang membuat tubuh prilly menegang namun prilly tetap membalas pelukan ali.
"Ekhmmm..ini mau drama apa balapan sih romantis banget" Kata ule yang membuat dua sejoli itu melepaskan pelukannya.
"Tau mau balapan aja kaya mau perpisahan lama banget" tambah michelle.
"Apaansih,emm thanks li buat supportnya gw harus kesana dulu byy" prilly langsung lari terbirit-birit dengan wajahnya yang memerah karna malu atas kejadian tadi namun dalam hatinya ia merasa senang dan ia merasa spesial di mata ali.
Sahabat prilly pun terkekeh melihat tingkah prilly dan mereka pun segera menuju bangku menonton untuk menyaksikan prilly bertanding.
Kini para pembalap sudah siap berbaris rapi di garis start dengan motor masing-masing,dibalik helm full facenya prilly tersenyum dan menatap sebentar kearah sahabatnya terutama ali sebelum pandangannya fokus ke area jalan. Prilly tak menyadari sedari tadi prilly tak menyadari ada sepasang mata yang menatapnya sinis.
Di bangku penonton pandangan ali tak pernah lepas dari prilly yang kini bersiap-siap melajukan motornya,hatinya was-was melihat orang yang dicintainya balapan yang memicu adrenalin.
"Prill semoga lo gak papa,entah kenapa perasaan gw gak enak.
Gw cinta sama lo.." Batin ali
***
Maaf ya author baru update,
Soalnya author lagi UTS jadi gak punya banyak waktu buat ngetik ceritanya.Tapi ini author sempatin update demi readers maaf ya kalo kelamaan nunggu chapter lanjutannya.
Vote ya!! Kenapa vote nya down padahal yang baca banyak..Please tinggalin jejak jangan jadi pembaca gelap. Apa gara-gara updatenya lama jadi votenya down?? Kalo iya author usahain update cepet demi readers!!
Udah ahh author kebanyakan curcolnya hehe😁
See you readers 😍😘
KAMU SEDANG MEMBACA
Bad Girl And Cool Boy
RomansaKisah Asmara antara 4 cewek Yang bisa dibilang Bad Girl Dengan 4 cowok baru yang ada disekolahnya. Bagaimana perjuangan 4 cowok itu untuk mendapatkan hati 4 Bad Girl yang susah diluluhkan?? ▪▪▪▪ Dont Copy My Story!!!
