Prilly memberhentikan motornya disebuah danau,dia berjalan dengan air mata yang masih menggenangi pipi chubbynya,matanya menerawang kearah bentangan danau yang luas. Hubungannya kacau bahkan entah mengapa kini sahabatnya seolah menjauhinya.
Saat berjalan tak sengaja prilly menabrak seseorang karna prilly melamun tadi.
"Ehh aduh maaf saya nggak sengaja"
"Iya tidak apa mbak saya kurang hati-hati juga"
Prilly menabrak seorang cowok jika didengar dari suaranya. Prilly dan cowok itu sama-sama mendongak dan pandangan mereka bertemu.
"Prilly.." Prilly mengernyit darimana cowok ini tahu namanya dan saat mengamati wajahnya prilly mengetahui siapa cowok dihadapannya kini.
"Tomi ini beneran lo" Cowok yang dipanggil tomi tadi langsung saja mengangguk kemudian prilly berhambur memeluknya dan cowok itu membalas pelukan prilly. Kini tomi sahabat kecilnya kembali disaat sahabatnya sekarang menjauhinya.
"Gw kangen sama lo tom"
"Gw lebih kangen prill,mendingan kita duduk disana aja yuk" mereka menuju bangku yang ada ditepi danau itu kemudian duduk disana sambil menatap bentangan danau yang indah asri dihadapannya.
"Lo kemana aja selama ini?? Katanya lo keluar negeri" Prilly bertanya untuk memulai pembicaraan. Prilly mengamati tomi dari samping dan wajah cowok ini terlihat pucat mungkin itu hanya perasaannya saja.
"Iya gw emang keluar negeri"
"Lo kenapa gak pamit sama gw, Lo ngapain sih pake sekolah disana?? Kita juga lost contact ohh sombong ya mentang-mentag disana lo punya sahabat baru" Prilly seolah menggoda tomi dan tomi tersenyum sahabat kecilnya ini ternyata masih sama,cerewet.
"Bahkan gw disana gak sempet sekolah prill,temen aja sedikit" prilly heran memangnya kenapa gak sempat sekolah memangnya tomi kerja??
"Ohh lo bandel ya lo gak sempet sekolah karna bolos kan??"
Tomi menghela nafas.
"Gw sakit prill" Prilly memandang tomi dan kelihatannya tomi sehat-sehat saja namun memang tomi kelihatan pucat.
"Sakit? Orang lo sehat gini kok"
"Gagal ginjal, gw udah dari kecil sakit dan gw pindah keluar negeri karna bisnis bokap gw pindah juga gw disana buat berobat" Prilly membekap mulutnya tak percaya jadi selama ini tomi..
"Tap..tapi lo dari kecil kelihatan sehat banget"
"Itu karna gw gak mau bikin sahabat gw khawatir,gw sengaja menahannya"
"Gw turut prihatin tom gw gak nyangka lo yang ceria,hiperaktif dulu ternyata..Tapi kenapa lo balik ke ke indonesia?? Emang pengobatan lo udsh selesai?? Lo udah sembuh??
Tomi menggeleng.
"Gw balik karna gw kangen sama sahabat gw yang dulu nolak gw"
Prilly merasa tak enak dengan tomi karna kejadian dulu.
"Sory tom gw sayang sama lo gak lebih dari seorang sahabat" Prilly menatap sendu tomi sedangkan tomi malah terkekeh.
"Yaelah santai aja kali prill. Prill gw boleh minta sesuatu gak sama lo??"
"Emangnya lo mau minta apa??"
"Gw pengen lo nemenin hari-hari gw selama di indonesia sebelum gw balik ke london buat berobat, apa lo keberatan??"
Prilly sejenak berfikir apa ali akan mengizinkannya menemani tomi?? Namun fikiran itu ditepisnya,ali pasti takkan perduli lagi dengannya karna sudah ada bella. Kini tak ada lagi yang peduli padanya hanya ada orang tuanya prilly tersenyum miris.
"Gw gak keberatan kok, pokoknya gw doain lo cepet sembuh" Tomi tersenyum kemudian mengelus kepala prilly lembut.
"Bella sekarang gimana?? Apa lo masih bareng dia??" Raut wajah prilly berubah mendengar nama bella,nama yang sudah menghancurkan hubungannya dengan ali.
"Prill.." ulang tomi saat melihat prilly malah melamun.
"Ehh Iya gw masih sama dia kok,lebih tepatnya dia sama pacar gw" Sekarang giliran raut wajah tomi yang berubah mendengar prilly punya pacar,jujur saja tomi masih menaruh hati pada prilly,namun tomi ikhlas yang penting prilly bahagia.
"Bella sama pacar lo maksudnya??"
"Lo taukan ini masih jam sekolah dan gw juga masih pake seragam??" Tomi mengangguk.
"Gw bolos karna gw habis berantem sama ali pacar gw dia nuduh gw selingkuh sedangkan dia sendiri selalu sama bella bahkan jalan bareng dan gw ngerasa kalo bella mau ngerusak hubungan gw sama ali"
"Lo lihat aja gimana nanti kedepannya,gw gak bisa bantu lo tapi gw doain masalah lo sama pacar lo bisa selesai dan setelah itu gak ada halangan lagi"
"Thanks ya tom lo udah nemenin gw cerita,gw mau balik lo masih disini atau balik??"
"Gw disini prill, karna gw lagi nunggu supir gw ya lo taukan kondisi gw"
"Lo jangan putus asa ya lo harus semangat. Gw balik dulu lo hati-hati bye".
"Bye"
Prilly berjalan kearah motornya meninggalkan tomi yang kini sedang merenung.
****
Malam ini ali tengah merenung dibalkon kamarnya,kata-kata prilly masih terngiang difikirannya. Dia merasa bersalah pada prilly apalagi tadi dia menuduh prilly yang tidak-tidak.
"Maafin aku sayang!!aku emang salah aku kaya tadi karna aku takut kehilangan kamu" Tapi itu percuma saja prilly terlanjur kecewa,ali takut kehilangan prilly?? Sedangkan prilly sudah kehilangan sosok ali beberapa minggu ini karna sekarang disamping ali ada sosok bella, dan dengan bodohnya ali malah diam saja dia tak pernah peka dengan perasaan prilly. Prilly diam saja itu bukan berarti prilly tak sakit hati justru prilly merasakan sakit yang sangat karna prilly hanya diam dan memendamnya sendiri.
"Pokoknya gw harus minta maaf dan perbaiki hubungan gw" Tekad ali tapi prilly pasti tidak mudah memaafkan ali setelah apa yang diperbuatnya,cewek mana tidak kecewa dituduh pacarnya sendiri selingkuh sedangkan pacarnya malah bersama cewek lain dan itu temannya sendiri.
Ali mengambil ponselnya dinakas dan mencoba menelfon prilly, namun prilly tak mengangkat telfon dari ali mungkin prilly butuh ketenangan tanpa adanya ali. Dicobanya lagi dengan mengirim pesan pada prilly.
To : Prilly 💜
Sayang maafin aku soal tadi,aku gak bermaksud. Aku pengen kita besok disekolah bicarain ini!!
To : Prilly 💜
Aku tau kamu masih marah sama aku,tapi seenggaknya balas pesan aku,aku kangen sama kamu!!
To : Prilly 💜
Kamu udah tidur ya?? Yaudah Have a nice dream sayang 😘 Love You 💙
Disisi lain tangis prilly pecah saat melihat pesan masuk dari ali,dia menatap nanar kearah benda pipih itu. Seandainya saja ali tak seperti tadi mungkin prilly masih bisa memaafkannya tapi semua sudah terlanjur terjadi, ini awal ujian untuk mereka.
"Gw gak tahu gw udah terlanjur kecewa sama lo li. Kalo seandainya emang lo lebih nyaman sama bella gw bakal ikhlasin lo walau gw bakal tersiksa" Gumam prilly sebelum dia terlelap ke dalam mimpi karna lelah menangis, mungkin dengan tidur bisa mengurangi sakit hati yang dirasakan prilly. Dalam tidur dia akan mendapatkan ketenangan walaupun itu hanya sementara.
****
Holla..
Maaf readers kalo partnya pendek😞
Author ngetik ceritanya harus curi-curi waktu soalnya lagi banyak tugas terus bentar lagi juga mau ulangan.
Tolong maklumin ya..
Cup Cup 😍😘💋💙
KAMU SEDANG MEMBACA
Bad Girl And Cool Boy
RomantikKisah Asmara antara 4 cewek Yang bisa dibilang Bad Girl Dengan 4 cowok baru yang ada disekolahnya. Bagaimana perjuangan 4 cowok itu untuk mendapatkan hati 4 Bad Girl yang susah diluluhkan?? ▪▪▪▪ Dont Copy My Story!!!
