Ali duduk disamping prilly yang masih fokus menonton tv.
"Sayang.." Panggil ali karna prilly yang masih belum menyadari kehadirannya.
Prilly pun langsung menoleh kearah ali.
"Kamu udah mandi??" Tanya prilly.
"Udah dong.." Ali mengambil tangan prilly untuk digenggamnya namun tak sengaja ali terlalu kuat menggenggam tangan prilly dan itu membuat lebam ditangan prilly sakit.
"Awhh sshhh.." Rintih prilly yang membuat ali langsung menatap prilly khawatir.
"Kamu kenapa sayang??" Tanya ali dengan panik,namun prilly tak kunjung menjawab dan malah menunduk menatap kearah genggaman tangan mereka. Ali pun melepas genggamannya dan melihat tangan prilly,ali melihat tangan prilly yang memar.
"Ini tangan kamu kenapa?? Kok memar gini" Ali mengusap lembut tangan prilly.
"Ehmm gapapa kok tadi aku jatuh" prilly berusaha mengelak namun tampaknya ali tak percaya dan ali baru ingat mengapa prilly masih memakai masker sampai sekarang.
"Kok kamu dari tadi pakai masker sih??"
Prilly pun kelabakan harus menjawab apa dan bagaimana jika ali tahu,habis sudah.
"Aakk..ku aku lagi flu" Jawab prilly tergagap yang tambah membuat ali tak percaya. Ali langsung mengarahkan tangannya untuk membuka masker yang dikenakan prilly dan saat masker prilly terbuka mata ali terbelalak lihat wajah gadisnya lebam semua apalagi bibirnya luka.
"Astaga sayang kenapa muka kamu lebam semua sih?? Terus ini bibir kamu. Kenapa bisa kaya gini??" Prilly ragu untuk menatap mata ali yang memandangnya tajam namun masih terbesit rasa khawatir.
"Jawab sayang .." Geram ali karna prilly hanya diam, dia penasaran kenapa gadisnya seperti ini dan apa yang menyebabkannya.
Prilly menghela nafas mungkin ia harus jujur.
"Aku..aku berantem" Ali terkejut ia tak habis fikir dengan prilly dia baru saja pulih dan sekarang malah berantem.
"Kamuu berantemm!! Kan aku udah bilang kalo kamu itu baru sembuh tapi kenapa malah berantem sihh?? Dan kamu berantem sama siapa??siapa yang udah buat kamu kaya gini, Jawab!!!" Ali berkata dengan tegasnya,sungguh ali sangat khwatir pada gadisnya melihat kondisi gadisnya ia merasa gagal melindunginya.
"Aku berantem sama rama"
"Rama?? Jadi kamu berantem sama cowok"
"Tapi dia yang mulai duluan li,awalnya aku gak mau ladenin dia tapi dia malah gedor-gedor kaca mobilku dia juga bilang aku pengecut dan aku nggak terima yaudah aku berantem sama dia" Jelas prilly
"Ya tapi kan kamu bisa telfon aku atau cari bantuan,aku tau kamu jago fighting tapi kamu itu baru sembuh dan aku nggak mau terjadi apa-apa sama kamu!! Dan siapa rama??" Suara ali sedikit meninggi karna ali menahan emosinya,ia tak mau melukai gadisnya hanya karna tak bisa menahan emosi.
"Dia lawan aku pas balapan dulu, dia kalah balapan sama aku tapi dia nggak terima dan malah bilang nggak-nggak dan aku nggak terima,aku tantang dia fighting di depan semua temennya dan rama kalah. Aku yang lagi emosi pun ngejek dia dan bikin dia malu didepan temennya mungkin karna itu dia dendam sama aku" Ali menghela nafas,gadisnya mempunyai musuh dan itu karna balap motor. Mungkin ia akan melarang prilly balapan lagi.
"Maafin aku udah buat kamu khawatir" Tambah prilly sambil menatap sendu ali,ali menghela nafas kemudian dia langsung mendekap tubuh mungil prilly ditenggelamkan wajahnya pada cekukan leher prilly.
"Aku kaya gini karna aku nggak mau kamu kenapa-kenapa sayang,aku cinta sama kamu" Prilly merasa terharu segitu berartinya kah dirinya bagi ali.
" Aku juga cinta kamu,maafin aku selalu buat kamu khawatir"
KAMU SEDANG MEMBACA
Bad Girl And Cool Boy
Roman d'amourKisah Asmara antara 4 cewek Yang bisa dibilang Bad Girl Dengan 4 cowok baru yang ada disekolahnya. Bagaimana perjuangan 4 cowok itu untuk mendapatkan hati 4 Bad Girl yang susah diluluhkan?? ▪▪▪▪ Dont Copy My Story!!!
