CHAPTER 33

6.5K 325 8
                                        

Hari berganti hari,minggu berganti minggu dan setelah kejadian ditaman waktu itu ali dan prilly memang sudah berbaikan. Tapi kini ali dan bella lebih dekat dan tentunya itu siasat bella untuk mendapatkan ali. Dan hubungan ali prilly sedikit renggang dan itu ulah siapa lagi kalo bukan bella, waktu itu prilly berangkat sekolah dengan ali karna ali  yang mengatakan sendiri bahwa prilly tak boleh naik motor dan setiap hari pulang pergi sekolah harus dengannya. Tapi saat pulang sekolah bella acting berpura-pura sakit dan meminta ali untuk mengantarkannya pulang dan dengan terpaksa prilly merelakan ali mengantar bella pulang,akhirnya prilly pulang naik taksi. Kalian pasti bertanya mengapa prilly tak bareng sahabatnya saja?? Itu karena para sahabatnya pulang dengan pacar masing-masing naik motor,yakali prilly ingin nebeng dan berboncengan bertiga seperti cabe-cabean.

Saat naik taksi ditengah jalan pulang,prilly melihat motor ali disebuah cafe dan prilly yang penasaran menyuruh taksi berhenti kemudian prilly masuk kedalam dan yang dilihatnya pertama kali ialah bella dengan nyamannya bersandar di bahu ali dan ali hanya diam saja. Fikiran prilly berkecamuk katanya bella pusing dan ali mengantarnya pulang lalu kenapa mereka sekarang berada dicafe,dengan mata memanas prilly keluar cafe dan menaiki taksi tadi pulang menuju rumah. Dirumah prilly menumpahkan tangisnya dan rasa sakit hatinya. Prilly tak membalas semua pesan dari ali bahkan ali menelfon berulang kali tak dihiraukan. Saat ali menjelaskan katanya bella belum makan dan meminta berhenti di cafe untuk makan,tapi saat prilly bertanya mengapa bella bersandar dibahunya katanya bella pusing jadi dia bersandar dibahu ali. Tapi prilly tak sebodoh itu prilly merasa itu hanya akal-akalan bella karena bella disekolah waktu istrirahat sudah makan dikantin jadi belum makan darimana coba,juga kalo pusing mengapa tak langsung pulang kerumah setelah makan dari cafe?? Bella dan prilly kini juga tak saling tegur sapa.

Disekolah semua siswa mengira ali dan prilly sudah putus karena sekarang ali terlihat sering bersama bella dan prilly dengan verrel. Ya saat mengetahui bahwa hubungan ali dan prilly merenggang verrel mengambil kesempatan untuk mendekati prilly jadilah hari-hari prilly diisi verrel.
Para sahabatnya pun jadi pusing sendiri dengan hubungan ali dan prilly tapi mereka tak ingin ikut campur biar saja ali dan prilly belajar menghadapi masalah dalam hubungannya.

****

Kini prilly baru kembali dari toilet saat melewati lapangan basket yang menuju kekelasnya para sahabat verrel tiba-tiba menghadangnya.

"Prill ikut gw ya.." Christ menarik tangan prilly menuju ketengah lapangan basket.

"Ehh mau ngapain??" Namun christ tak menjawab dan terus menarik prilly. Christ meninggalkan prilly ditengah lapangan basket membuat prilly bingung,tiba-tiba verrel sudah ada dihadapannya dengan menampakan senyum manisnya.

"Verrel kenapa tadi christ narik gw kesini??" Bukannya menjawab verrel malah berjongkok dihadapan prilly sambil mengeluarkan setangkai bunga mawar dari balik punggungnya,prilly mengernyit heran melihat tingkah verrel. Itu semua tak lepas dari pandangan seluruh siswa Mckenzie karna ini jam istrirahat.

"Prill asal lo tau gw sayang sama lo dari smp, tapi dulu gw gak berani buat bilang ini semua. Dan gw selalu nahan rasa cemburu setiap ngelihat lo sama cowok lain apalagi sama ali. Hati gw sakit prill karna lo gak pernah ngerespon gw,gw sayang sama lo" prilly terkejut ternyata omongan ali benar bahwa verrel sahabat kecilnya menyukai dirinya,tapi prilly tak pernah mengetahui itu. Sebelum verrel melanjutkan omongannya prilly menuntun verrel untuk berdiri.

"Rell sory kalo gw gak pernah peka sama perasaan lo. Tapi gw sayang sama lo nggak lebih dari seorang sahabat,dan sekarang gw masih milik ali walaupun gw gak bersama dia. Kalo lo tetap ingin memiliki gw maka suatu saat lo bakal kehilangan sosok pacar dan sahabat. Rell lo itu sebenarnya baik dan lo berhak dapatin cewek yang bisa mencintai lo. Sory gw gak bisa balas perasaan lo dan thanks karna lo udah sayang sama gw" Verrel terdiam mendengar kata prilly, verrel sadar tak sepantasnya dia mencintai sahabatnya sendiri ali dan prilly dulunya juga sahabatan dan sekarang menjadi sepasang kekasih itu karna takdir dan mereka tak dapat menolak cinta yang hadir diantaranya. Kini verrel sadar dia harus melupakan rasa sayang nya pada prilly dan akan menggantinya dengan rasa sayang sebagai seorang sahabat.

"Gw sadar prill sekarang!! Dan gw gak akan maksa lo sory kalo sebelumnya gw udah bikin lo sama ali berantem. Tapi terima bunga ini ya sebagai tanda awal persahabatan kita" Prilly tersenyum kemudian dia mengambil bunga itu.

Dikejauhan ali yang kepo mengapa dilapangan basket terlihat ramai pun mendatanginya diikuti para sahabatnya juga bella yang selalu mengekorinya,kemudian matanya terbelalak melihat prilly yang notabenenya masih pacarnya menerima bunga dari verrel.

Bella memperkeruh suasana dengan memanas-manasi ali.

"Li kok prilly nerima bunga dari verrel ya?? Apa mereka pacaran?? Padahal lo kan masih pacarnya prilly,apa selama ini saat lo jauh-jauhan sama prilly,prilly lagi deket sama verrel ya dibilang selingkuh gitu" Ali tak menjawab tapi ali yang cemburu tambah emosi mendengar hasutan bella. Dengan amarah yang menggebu-gebu ali berjalan kearah verrel dan prilly. Saat sudah dekat langsung saja ali menonjok verrel hingga tersungkur dan itu membuat prilly kaget,ali menonjok verrel tanpa henti. Setelah itu ali mencengkram kerah verrel dan menuntunnya berdiri.

"Brengsek apa maksud lo ngasih bunga ke cewek gw!!! Dia pacar gw dan lo tak tahu malunya malah nembak dia mau jadi PHO lo" Ali berteriak murka dihadapan verrel sambil menekankan kata PHO. Sedangkan verrel hanya tersenyum kecil dia tak berniat membalas perlakuan ali karna dia sadar bahwa dia salah dengan bodoh menuruti egonya menembak prilly.

"Iya gw tau gw salah sory, tapi sekarang gw sadar kok!! Tapi lo ngatain gw PHO sedangkan cewek yang akhir-akhir ini sama lo itu malah PHO yang sebenarnya" Verrel meninggikan suaranya sambil menunjuk bella yang berdiri dibelakang ali. Ya verrel sudah tau semua rencana bella karna tak sengaja waktu itu ia melihat bella menelfon seseorang dan bella seperti membicarakan untuk menghancurkan hubungan ali dan prily.

"Ngapain lo malah ngatain bella jelas-jelas PHO nya itu lo" Para sahabatnya menahan ali agar tak memukul verrel.

"Iya gw tau dulu gw berniat jadi PHO tapi itu dulu, dan masih mending gw mengakuinya kalo dulu gw mau jadi PHO buat hubungan lo dan prilly. Daripada munafik,suka nikung temen" Perkataan verrel seolah menyindir bella.

"Bacot lo.." Ali kembali menonjok verrel hingga verrel terbatuk,dan prilly yang sudah geram langsung menengahi mereka,prilly berdiri ditengah ali dan verrel dengan menghadap kearah ali,wajahnya sudah penuh air mata karna sakit rasanya mendengar kekasihnya membela cewek lain.

"Apa kamu mau bela verrel,kamu senengkan ditembak sama dia ohh atau jangan-jangan kamu selingkuh!!
Tiap hari aja kamu sama verrel terus yaudah pacaran aja sana" Perkataan ali sungguh membuat hati prilly sakit, ali menuduhnya selingkuh dan mengatainya membela verrel lalu tak sadarkah ali bahwa tadi dia juga membela bella. Prilly setiap hari sama verrel karna para sahabatnya sekarang seolah menjauhinya dan ali sama bella jadi tak salah jika prilly bersama verrel, dan apa kabar dengan ali yang bahkan sudah jalan berdua dengan bella oh good.

"Udah cukup sabar ya gw sama lo!! Selama ini lo sama bella gw diem aja,lo romantisan, jalan bareng bella gw diem aja tapi sekarang saat verrel ngungkapin rasa sayangnya ke gw lo marah bahkan lo nuduh gw selingkuh lalu apa kabar lo sama bella. Iya gw tau kalo verrel salah udah bilang gitu tapi verrel udah sadar dan bunga ini dia kasih sebagai tanda awal kembalinya persahabatan kita." Teriak prilly pada ali yang sedang diam mematung karna ucapan prilly benar karna prilly selalu diam saat melihatnya bersama bella, lihat kini gadisnya menangis karnanya. Bahkan prilly memakai kosakata lo-gw saat bicara dengannya.

Prilly langsung berlari meninggalkan lapangan dengan tangis yang tersedu. Dia menuju parkiran setelah mengambil tasnya dikelas,ya dia memakai motor dia sudah tak perduli dengan larangan ali. Dia melajukan motornya meninggalkan sekolah,yang ia butuhkan saat ini adalah ketenangan.



****

Holla...
Konflik dimulai readers kalo baca jangan tegang-tegang yee ntar dikira mau boker lagi hahahaha 😄😄😄😁😂😁

Nunggu adegan romantisnya sabar aja ya soalnya konfliknya mau author bikin panjang kaya antrian sembako haha😄😁

Kasih vote sama coment nya ya!!
Kalo mau ngomel soal ceritanya pintu coment buat readers selalu terbuka 😄😁

Cup Cup 💋😍😘💜

Bad Girl And Cool Boy Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang