Kini prilly sudah sadar,dia awalnya bingung mengapa bisa ada dirumah sakit kemudian dia mulai mengingat apa yang menyebabkannya masuk rumah sakit, sedetik kemudian air matanya luruh mengingat bahwa bella sahabat kecilnya yang menyebabkan ini semua dan dia kehilangan sahabatnya juga sosok pengisi hatinya. Prilly berfikir setelah ini pasti harinya akan sepi dan berbeda karna tak ada sahabatnya dan kekasihnya, prilly tersenyum getir mengingat hubungannya dengan ali, belum ada kata putus antara dia dan ali namun jika ali ingin bersama bella,prilly rela bahkan ali sudah mengatakan bahwa dia harus menjauhinya,mungkin tak ada lagi cinta dari ali untuknya. Entah mengapa sekarang prilly menjadi malas dengan ali dan sahabatnya mengingat kejadian waktu itu.
Pintu ruang rawat prilly terbuka menampakan dua sosok laki-laki yang selama ini menjaganya,tomi dan verrel.
"Gw seneng lo udah sadar prill" Verrel dan tomi berjalan menuju sofa diruangan itu.
Prilly tersenyum "Thanks ya kalian udah mau jaga gw dan selalu ada buat gw"
"Itulah gunanya sahabat" Verrel mengangguki perkataan tomi, prilly memandang tomi kini tubuh cowok itu agak mengurus.
"Tom lo kurusan sekarang,lo makannya teratur kan??" Tomi menghela nafas,nampaknya prilly peka dengan perubahan postur tubuhnya.
"Gw makan teratur kok,tapi mau makan teratur apa nggak sama aja tubuh gw bakal tambah kurus" Prilly dan verrel memandang sendu kearah tomi, tomi bertekad menjaga prilly padahal tubuhnya sendiri lemah, ya itulah cinta selalu memprioritaskan yang dicintainya.
"Sory gw gak maksud. Ehh lo di indonesia masih lama kan??"
"Enggak,bentar lagi gw balik"
"Yahh gak asik lo tom, masa ntar gw kemana aja cuma sama verrel"
"Emang kenapa kalo sama gw??" Verrel memandang prilly penuh tanya.
"Ntar gw bosen sama lo mulu haha" Tomi tersenyum dapat melihat tawa itu lagi sedangkan verrel pura-pura ngambek membuat prilly menghentikan tawanya.
"Yaelah gitu aja ngambek lo kaya anak perawan aja" celetuk prilly membuat tomi terkekeh.
"Gw emang perawan kali" Prilly membulatkan matanya mendengar jawaban verrel.
"Lo kelainan ganda" Sontak tawa tomi pecah melihat wajah polos prilly saat berbicara tadi.
"Heeeh enak aja lo gw cowok gentle" Prilly terkekeh mendengar jawaban ketus verrel.
Setidaknya adanya verrel dan tomi bisa sedikit menghibur prilly dan membuat prilly melupakan kejadian yang dialaminya.
****
Dirumah ali terus mengurung diri,bahkan panggilan mama dan sahabatnya tak dihiraukan.
Ali mengambil foto yang diletakan dinakasnya, terdapat seorang wanita cantik yang tengah tertawa dalam pelukannya,siapa lagi kalau bukan prilly.
"Sayang..maafin aku!! Ak..aku nyesel sama perbuatan aku selama ini, kamu tau sebenarnya aku itu masih cinta sama kamu,bukan masih tapi selamanya. Tapi aku takut kamu udah gak cinta lagi sama aku karna kelakuan aku dan kamu bakal menjauh dari aku,aku gak siap!! Aku emang laki-laki bodoh yang beruntung bisa milikin kamu.
Sekarang kamu dimana?? Aku kangen sama kamu.." Ali mengecup lama foto itu menyalurkan rasa rindu dan penyesalan yang melebur jadi satu, sekarang ali mengerti apa maksud dari kata verrel waktu itu, dan semua kata verrel waktu itu menjadi kenyataan, ia menyesal!!
Tok..tok
Suara ketukan pintu itu membuyarkan lamunan ali,dengan tampilan yang acak-acakan ali berjalan menuju pintu dan melihat siapa yang mengetuk. Pintu terbuka dan ternyata kevin yang mengetuk tadi,kevin memandang penampilan ali dari atas hingga bawah penampilannya jauh dari kata rapi,rambut acak-acakan,mata sembab tidak seperti ali yang biasanya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Bad Girl And Cool Boy
RomanceKisah Asmara antara 4 cewek Yang bisa dibilang Bad Girl Dengan 4 cowok baru yang ada disekolahnya. Bagaimana perjuangan 4 cowok itu untuk mendapatkan hati 4 Bad Girl yang susah diluluhkan?? ▪▪▪▪ Dont Copy My Story!!!
