CHAPTER 43

9.8K 436 20
                                        

Kini prilly tengah bercanda dengan para sahabatnya di balkon kamar hotel mereka,setelah acara bermaafan tadi mereka kembali bercanda seolah tak ada hal yang terjadi sebelumnya,karna memang kuatnya tali persahabatan mereka.

"Ehh ntar jalan-jalan yuk ke pantai" Semua mengangguki usulan michelle,karna memang sekarang sudah sore dan mereka tak ingin ketinggalan moment dimana matahari kembali ke peraduannya,sunset.

"Boleh..gw ajak kevin nanti"

"Yaudah kita ajak aja pasangan kita"

Berbicara soal pasangan,dengan siapa prilly kesana nanti mengingat jika dia dan ali masih renggang,lagi pula prilly tambah malas dengan ali gara-gara tadi,tapi prilly teringat kata ali waktu di bus. Prilly yang memang belum sepenuhnya terlelap  sayup-sayup mendengar ali bicara padanya bahwa dia ingin melihat sunset dengannya,jika tak mengingat hubungannya renggang sudah dipastikan prilly bakal stand by sekarang bersama ali menanti sunset.

Sahabatnya merasa bersalah karna sudah berbicara soal pasangan di depan prilly padahal prilly sedang renggang bersama ali,apalagi kini prilly sedang entah melamunkan apa.

"Ehmm prill sory kita gak maksud kok"

"Santai aja ule,i'm fine" Prilly tersenyum kearah sahabatnya,lebih tepatnya senyum terpaksa.

"Prill bukannya mau ikut campur ya,kenapa lo gak maafin ali?? Sementara lo udah maafin kita" Jessica tak tau padahal prilly udah maafin ali dan mau nerima ali kembali tapi gara-gara kejadian tadi diurungkan lagi niatnya.

"Karna gw punya alasan sendiri soal itu,tunggu waktu aja."

"Lo tau nggak prill--"

"Enggak"

"Ihh jangan dipotong dulu" sungut ule saat prilly memotong pembicarannya dan itu membuat sahabatnya terkekeh.

"Waktu itu ali terpuruk banget saat lo menghindar dari dia,apalagi ngeliat lo mesra sama verrel"

"Ya kalo itu gw emang udah anggep verrel sebagai kakak"

"Tapi kayaknya verrel masih suka sama lo prill" Prilly tergelak karna ucapan jessica, mana mungkin verrel masih suka padanya,kalo iya mengapa verrel tak segera menembaknya saat dia dan ali renggang?? Bukannya berharap ya namun prilly cuma menepis argumen itu.

"Haha apaansih lo,ya gak mungkinlah. Kita itu udah kaya adik kakak" Jessica menghedikan bahu, biarlah itu menjadi urusan mereka,karna cinta tau kemana akan pulang.

"Udah ahh mendingan kita ke pantai aja,sekalian jalan-jalan sambil nunggu sunset" Michelle segera keluar hotel lebih dulu dan disusul oleh yang lain.Kevin,dika dan kirun yang duduk di loby pun mendengar suara tawa yang begitu familiar bagi mereka,dilihatnya di koridor hotel prilly dan yang lain jalan bersama dengan tawa yang menghias wajah mereka. Dahi mereka berkerinyit sejak kapan mereka menjadi akur kembali?? Apa mereka sudah bermaafan?? Beberapa pertanyaan terngiang di kepala mereka.

"Heyy" Mereka tersentak sejak kapan prilly dan yang lain disini?? Begitu lamakah mereka melamun hingga tak menyadari bahwa prilly CS ada dihadapannya.

"Lo semua udah baikan??" Mereka terkikik melihat wajah polos kirun saat bertanya. Mereka menanti jawaban dari prilly cs sedangkan yang dinanti hanya saling pandang dan senyum gaje,cukup itu membuktikan bahwa mereka sudah berbaikan.

Kevin berdiri dan menghampiri prilly,semua menatap kevin bingung apa yang akan dilakukan oleh kevin??
Tak diduga kevin memeluk prilly membuat semua terkejut apalagi jessica fikiran negatif mulai menggerayangi otaknya.

"Maafin gw dek.. Gw salah sama lo karna udah gak percaya sama lo! Maafin gw udah bikin kecewa lo" Semua tertegun mendengar kevin memanggil prilly dengan sebutan 'dek'.

Bad Girl And Cool Boy Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang