Awas Typo Bertebaran..!!
"HUAAA DADDY AKAL..."
Tangisan seorang anak laki-laki berumur sekitar 4 tahun memenuhi sebuah rumah yang sangat megah, disampingnya tampak sang ayah yang tengah tertawa geli melihat tingkah anaknya.
"Dih masa jagoan gitu aja nangis, ngadu lagi"
"HUAAAAAA......!!!"
Tak lama seorang wanita cantik datang menghampiri anak dan ayah itu.
"Kebiasaan deh anaknya dibikin nangis terus"
"Kamu diapain sayang sama daddy"
Sang anak nampak terdiam saat dipangkuan mommnya namun sesekali terdengar isakan kecil.
"jali valo digigit cama daddy mom"
Ya alvaro ihza syarief, buah cinta ali dan prilly yang sudah menginjak usia 4 tahun. Selama itu pula rumah tangga ali dan prilly berjalan harmonis walaupun kadang masih ada pertengkaran kecil, varo sendiri diusia 4 tahun bicaranya masih cadel. Varo tumbuh menjadi anak yang tampan dan cerdas, rupa wajah yang menurun sempurna dari sang daddy dan pipi chubby turunan dari sang mommy. Ali dan prilly sudah memasukan varo ke play grup sebelum masuk ke taman kanak-kanak supaya varo bisa mudah memahami dan nantinya gampang beradaptasi.
Prilly menjewer gemas telinga ali, selalu saja begini. Padahal dia sedang membuatkan pudding dan cupcake kesukaan varo, namun suara tangis jagoannya menghentikan aktivitasnya.
"Aduh sayang.. aw.. sakit jangan dijewer"
"Lagian kamu udah tau aku lagi masak, kamu malah bikin nangis varo"
"Ya aku kan gemes banget,siapa suruh varo mainin bibir aku terus. Yaudah aku gigit"
"Varo jangan nangis lagi ya, mommy udah buatin pudding sama cupcake kesukaan varo. Daddy gak usah dikasih oke"
"Oke Mommy"
"Ihhh pinter banget anak mommy sini cium"
Bukannya mencium kening atau pipi,varo malah mencium bibir sang mommy membuat prilly terkikik geli. Sedangkan ali cemberut melihatnya, aneh ya sama anak sendiri cemburu.
"Varo itu punya daddy jangan dicium, kamu cium di pipi aja. Mom daddy juga mau dong sini sini cium"
prilly menggendong varo meninggalkan ali yang sedang memonyong-monyongkan bibirnya. Melihat itu ali hanya bisa mengelus dada sabar.
"Liat aja ntar malam gak bakal gw biarin bangun dari ranjang." gumamnya sambil tersenyum penuh arti. Varo tengah asik duduk di mini bar sambil menikmati pudding yang sudah selesai dibuat oleh prilly, sesangkan prilly sibuk mengoven cupcakenya. Ali menyusul anak dan istrinya ke dapur, rasanya gemas sekali jika menjahili varo. Dengan iseng ali merebut pudding di piring dan tangan varo, dalam hati ali menghitung saat melihat bibir varo yang mulai mencabik ke bawah dan matanya mulai berkaca-kaca. Prilly tak menyadari itu, ia masih fokus pada cupcakeknya. Sedetik kemudian..
"Mommy...!! hiks..hikss"
Prilly menoleh dan melihat ali tengah tertawa geli dengan pudding di tangannya, prilly menggendong varo dan menyuruh bi lilis pembantu rumah tangga yang disewa ali saat prilly selesai melahirkan untuk meneruskan membuat cupcakenya. Dibawanya varo ke kamarnya yang penuh dengan miniatur dan pernak pernik pesawat, entahlah varo begitu menyukai mainan yang berbau pesawat. Dan jika ditanya saat besar mau jadi apa maka jawabannya adalah 'valo mau telbangin cawat', pilot cita-citanya. Prilly memeluk varo yang berbaring dan menepuk pelan pantatnya, dirasa varo sudah tertidur prilly menyelimutinya dan kembali ke kamarnya untuk mandi.
Ali celingak-celinguk mencari keberadaan istri mungilnya, ia masuk ke dalam kamarnya dan terdengar bunyi gemericik air di kamar mandi. Ali berbaring di ranjang sambil memainkan ponselnya guna mengecek email dari sekretarisnya, decitan pintu kamar mandi yang terbuka membuat pandangan ali beralih pada sang istri yang keluar dari kamar mandi dengan handuk kimononya. Namun nampaknya istrinya tengah marah, karena tanpa menyapanya prilly masuk lagi kedalam kamar mandi setelah mengambil baju di lemari.
KAMU SEDANG MEMBACA
Bad Girl And Cool Boy
RomanceKisah Asmara antara 4 cewek Yang bisa dibilang Bad Girl Dengan 4 cowok baru yang ada disekolahnya. Bagaimana perjuangan 4 cowok itu untuk mendapatkan hati 4 Bad Girl yang susah diluluhkan?? ▪▪▪▪ Dont Copy My Story!!!
