"Mau kemana lo"
Tubuh michelle dan prilly menegang, mereka menoleh dan mendapati christ dan bella berdiri dengan wajah sangarnya, perlahan mereka kembali turun dari meja. Prilly kalut, tak mungkin ia bisa melawan mereka jika keadaannya saja begini.
"Ali tolong aku.." batinnya berharap ali datang dan membebaskannya.
"Please lepasin kita, lo nggak kasian sama prilly? Keadaannya drop. Dimana hati nurani lo berdua!!" Michelle memelas mencoba membujuk kedua orang itu yang tengah tersenyum sinis tanpa rasa kasihan.
"Apa lo bilang? Susah payah kita nyekap lo dan sekarang mau bebasin lo? Jangan mimpi deh" sengak bella
"Anjing lo berdua. Liat aja kalo sampe prilly kenapa-kenapa gw gak segan-segan buat bales lo, gw berharap sahabat kita datang dan nangkep orang gila kaya lo berdua" Bella dan christ tertawa mendengar ucapan michelle, mana mungkin mereka tau jika michelle dan prilly disekap disini. Rencana ini tidak ada satupun yang tau, apalagi tempat ini.
"Oh ya?! Uhh takut" Sumpah rasanya prilly ingin menonjok mulut bella jika tak mengingat kondisinya yang sungguh lemah.
"Christ mending lo pegang gadis lo yang sok itu biar gw kasih pelajaran ke prilly"
"Enggak, jangan sakitin prilly gw mohon!!!" Berontak michelle dalam dekapan christ.
Prilly berdiri lemah dengan bersandar pada dinding, yang ia lakukan saat ini hanya pasrah terhadap apa yang akan dilakukan bella padanya. Mulutnya sakit jika digunakan bicara karna lukanya itu, wajahnya pun nyeri jika sedikit saja berbicara.
"Kasian banget sih lo, belum gw apa-apain aja tangan lo udah luka kaya gitu. Bagus deh biar lo kehabisan darah dan mati, dan ali bakal jadi milik gw haha.."
"Jang..jangan saki..tin mi..michelle to..long" suara prilly terdengar terbata-bata, sumpah demi apapun prilly sudah tidak kuat lagi. Nyeri ditangannya dan diperutnya membuatnya lemah. Ia tak tega melihat michelle disakiti oleh christ.
"Heh gak usah ngurusin keadaan sahabat lo deh, keadaan lo aja udah miris. Mending lo mikir deh sama keadaan lo yang belum seberapa menurut gw karna nanti bakal lebih wow lagi"
"Terserah lo mau apain gw, ta..tapi tolong be..basin michelle uhukk.."
Prilly terbatuk-batuk karena menahan rasa sakitnya.
"Lo pikir gw bodoh, kalo gw bebasin pastinya dia bakal bilang ke sahabat lo yang lain. Diem aja deh lo, lihat lo itu udah mau mati"
Bella menarik kasar rambut prilly sedangkan prilly hanya diam tak mampu memberontak.
"Kenapa sih lo selalu beruntung? Lo punya sahabat yang sayang sama lo dan lo bisa dapetin cowok yang tulus cinta sama lo sedangkan gw? Heh gak ada yang peduli sama gw, semua cowok yang gw suka pada suka sama lo semuanya dan gw benci itu. Dan sekarang kita mulai permainan ini, gw bakal bales semuanya ke lo"
"Lo itu picik..gak punya hati" Desis prilly sangat lirih namun bella masih bisa mendengarnya.
"Diam lo jalang!!! Gak usah ngata-ngatain gw. Lo yang lebih jalang lo ngerebut tomi dan ali dari gw!!"
Bella melepaskan jambakannya dengan kasar dan kini tangan bella bersiap menampar prilly, prilly hanya bisa memejamkan mata dan berdoa.
"Rasain lo.." Prilly tambah menutup matanya rapat-rapat bersiap merasakan panasnya tamparan bella..
Brakkkk
"LEPASIN PRILLY BITCH..."
Cegah sebuah suara yang sebelumnya diiringi oleh dobrakan pintu, bella menoleh kearah pintu dan betapa terkejutnya dia melihat ada ali dan yang lainnya menatapnya seakan ingin membunuh.
KAMU SEDANG MEMBACA
Bad Girl And Cool Boy
RomanceKisah Asmara antara 4 cewek Yang bisa dibilang Bad Girl Dengan 4 cowok baru yang ada disekolahnya. Bagaimana perjuangan 4 cowok itu untuk mendapatkan hati 4 Bad Girl yang susah diluluhkan?? ▪▪▪▪ Dont Copy My Story!!!
