Ali menatap prilly yang kini tengah berdiri dihadapannya, kenapa prilly dan verrel berpelukan?? Apa mereka sudah mempunyai hubungan?? Pertanyaan itu selalu terngiang difikiran ali. Prilly memandang ali heran kenapa ali tak masuk dan hanya berdiri didepan pintu??
"Li kok lo nggak masuk??" Tanya prilly sedangkan ali menatap prilly dengan pandangan yang sulit diartikan.
Ali menghela nafas berat sebelum menjawab pertanyaan prilly.
"Takut ganggu" kata ali yang membuat prilly makin bingung,memangnya dirinya melakukan apa sampai ali takut mengganggu?? Atau mungkin ali melihat kejadian tadi dan itu membuat ali enggan masuk kerumah.
"Ganggu apaan coba,gw kan lagi nggak ngapa-ngapain"
"Nggak ngapa-ngapain!! Jelas-jelas lo tadi lagi pelukan sama verrel dan itu yang buat gw takut ganggu moment kalian!!" Ali sedikit meninggikan suaranya dan itu membuat prilly sedikit kaget ditambah ali tak lagi menggunakan aku-kamu.
"Lo kenapa sih li?? Tiba-tiba marah gak jelas. Gw kan gak ngapa-ngapain sama verrel dan lo tiba-tiba jadi kaya gini!!"
"Gw marah ada alasannya, gw gak suka liat lo kaya tadi sama verrel!!"
"Apa hubungannya sama lo?? Lagian verrel cuma sahabat gw sama kaya lo" Ya prilly benar ali tak berhak marah-marah seperti tadi, memangnya apa haknya melarang-larang prilly. Tapi apa prilly tak sadar dirinya seperti ini karena dia mencintai prilly dan dia cemburu melihat prilly dekat dengan cowok lain walaupun itu sahabatnya tapi itu membuat hatinya sakit,katakanlah ali terlalu lebay tapi itu kenyataannya hatinya sangat sakit karna ali benar-benar mencintai prilly.
"Ya emang itu gak ada hubungannya sama gw tapi itu ada hubungannya sama hati gw" prilly makin bingung dengan ali akhir-akhir ini.
"Maksud lo??" Tanya prilly.
Baru saja ali hendak menjawab para sahabatnya datang.
"Woyy ngapain berdiri depan pintu aja?? Kek patung selamat datang lo haha" canda kirun membuat lainnya tekekeh tapi berbeda dengan ali prilly mereka tak menghiraukan para sahabatnya karna mereka saling memandang satu sama lain.
"Lo berdua kenapa sih??" Tanya michelle yang melihat tingkah aneh sahabatnya.
"Gak papa kok" sahut prilly.
Ali yang tak ingin sahabatnya mengetahui bahwa ada sedikit insiden dengannya dan prilly langsung mengalihkan pembicaraan. Ali mengambil boneka doraemon yang tadi terjatuh.
"Ehmm prill ini boneka buat lo" ali menyerahkan boneka itu pada prilly, prilly yang menyukai doraemon langsung menerimanya dan menciumnya seolah lupa pada kejadian tadi.
"Thanks ya li gw suka" prilly pun tersenyum manis dan ali hanya tersenyum miris, apakah ia bisa menjadikan prilly lebih dari seorang sahabat?? Sampai kapan ia harus memendam perasaan ini??
"Yaudah yuk masuk bawa nih barang-barang lo semua ke kamar" sahabat prilly mengikuti prilly yang naik keatas menuju kamar masing-masing yang berada di lantai 2.
"Nah ini kamar cowok, yaudah pada masuk sana!!"
"Tanpa lo suruh kita juga bakal masuk lah prill" prilly hanya cengengesan mendengar perkataan kevin.
"Yang cewek yuk kekamar gw."
Mereka pun membereskan baju masing-masing. Dikamar cowok ali tengah merenung di balkon kamar, ia menerawang kedepan,kenapa rasa ragu untuk menyatakan cinta pada prilly itu datang. Ia ingin segera menjadikan prilly kekasih karna ia takut jika prilly akan bersama orang lain seperti verrel, ali tahu bahwa verrel menyukai prilly karna dari sikapnya pada prilly juga tatapan yang ditujukan pada prilly. Ali tahu karna ia juga cowok.
KAMU SEDANG MEMBACA
Bad Girl And Cool Boy
RomanceKisah Asmara antara 4 cewek Yang bisa dibilang Bad Girl Dengan 4 cowok baru yang ada disekolahnya. Bagaimana perjuangan 4 cowok itu untuk mendapatkan hati 4 Bad Girl yang susah diluluhkan?? ▪▪▪▪ Dont Copy My Story!!!
