Part 8

464 37 0
                                        

Happy reading guys 😘😚

.
.

Hujan mulai menghentikan tangisnya saat dua kakak beradik itu memasuki pekarangan rumah.Fira yang sepanjang jalan tertidur masih nampak nyaman di alam mimpinya

"De,bangun udah sampe rumah" ucap Reza sambil mengguncang lengan Fira

"Hoaam,udah sampe ya?? " tanya Fira

"Iya,makanya jangan tidur.Cepetan keluar" perintah Reza

"Sabar sih mblo" ucap Fira kemudian keluar dari mobil

"Jomblo kok ngomong jomblo" gerutu Reza

Karena hujan belum sepenuhnya berhenti Fira berlari sampai depan teras diikuti Reza

Tok tok tok

"Assalamualaikum mah" ucap Reza dan Fira berbarengan

"Wa'alaikumussalam,duh anak mamah yang cantik baru pulang" ucap Diana dramatis

Fira pun mencium punggung tangan sang ibu bergantian dengan Reza.Mereka pun masuk kedalam rumah dan duduk di Sofa

"Iya nih mah si jombi ban mobilnya bocor" ucap Fira

"Reza kebiasaan lupa,kenapa gk kasih tau mamah, biar mamah yang jemput ade kamu.Kasian kan nunggunya lama" papar Diana sambil menjewer telinga Reza sebentar

"Aduh aduh mah,bukan lupa mah tapi gk inget" ucap Reza dengan jari tengah dan telunjuk membentuk huruf v

"Itu sama aja,dasar jombi" ucap Fira kesal

"Tau nih si jombi" Diana ikut-ikutan

"Ya Allah tabahkanlah hati abang Reza yang ganteng dari dua wanita yang suka mendzolimi abang" ucap Reza sambil mengadahkan kedua tangannya seraya berdoa "btw jombi itu apa sih de??" tanya Reza

"Jombi adalaaaaaahh JOMBLO BINGUNG ahahahahah" ucap Fira berteriak disamping telinga kakaknya kemudian berlari keatas menuju kamarnya

"Dasar ade durjana" gerutu Reza

"Kamu ngatain mamah jahat??" ucap Diana dengan ekspresi yang dibuat marah

"Eh engga mah,Eza bercanda doang mah" ucap Reza kemudian  mencium pipi mamahnya dan berjalan menuju kamarnya diatas

"Punya anak kok pada somplak" ucap Diana kemudian berlalu ke arah dapur

Fira yang sudah berada dikamarnya mendengar ketukan dari arah pintu kamarnya

Tok tok tok

"Masuk gk dikunci" ucap Fira setengah berteriak

Terlihatlah Reza berjalan ke arah tempat tidur Fira kemudian menghempaskan bokongnya

"Ada apa bang??" tanya Fira

"Gpp sih,mau duduk doang gk boleh??" jawab Reza

"Gk jelas dih,punya kamar sendiri juga,keluar ih aku mau mandi" ucap Fira seraya mendorong tubuh Reza

"Pelit dih cuma numpang duduk doang elah" ucap Reza dengan posisi yang tak berubah walau didorong Fira

"Mau mandi bang,udah mau maghrib ini" ucap Fira

"Iya iya abang keluar nih" ucap Reza kemudian mencium puncak kepala Fira dan keluar kamar.
Fira hanya tersenyum

Begitulah dua kakak beradik itu sering berdebat tapi tak menyurutkan rasa sayang antara keduanya

Fira memasuki kamar mandi dan membersihkan tubuhnya selang 15 menit Fira keluar kamar mandi dengan piyama bermotif kerropi.
Dia pun keluar kamar menuju ruang keluarga,di sana sudah ada Reza dan Diana

Destiny [Selesai]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang