Matahari pagi membuat seorang gadis cantik itu menggeliat pelan dari tidurnya
Dia membuka matanya dengan pelan dan pertama yang dia rasakan adalah pusing di kepalanya dan demam di seluruh tubuhnya
Nadin bangun dengan pelan dan duduk di ranjangnya, wajah pucatnya tidak menghilangkan kecantikan aslinya
Nadin mengerang dan memegang kepalanya karena merasakan sakit di bagian kepala
" Kayanya aku nggak bisa pergi sekolah deh " gumamnya
Nadin mengambil ponselnya dan mengirim Sms ke Amel
From : Amel
' Mel izinin gue ya, gue nggak masuk hari ini karena gue lagi nggak enak badan ' .
Setelah mengirim pesan ke Amel, Nadin langsung mendial nomer Mamanya untuk memberi tahu kalau dirinya sedang sakit
Televon pertama tidak di angkat tapi Nadin tidak putus asa dia tetap menelvon Mamanya terus menerus dan akhirnya dalam televon kelima Diana mengangkat telvonnya
" Halo Ma " panggil Nadin serak
" Iya, ada apa Nadin " jawab Diana
" Mama, kapan Mama pulang Nadin sakit ma " ucap Nadin
" Aduh maaf ya sayang, kayanya Mama belum bisa pulang karena mama lagi sibuk banget, bagaimana kalau kamu ke dokter sendiri ajah ya " kata Diana
" Tapi ma.. "
" Maaf sayang mama mau mitting dulu bye " sela Diana dan langsung mematikan televon
Nadin kecewa akan respon mamanya tapi dia tetap berpikir positif, dia kembali memegang ponselnya dan mencari kontak papanya lalu mendial nomer tersebut
" Halo pa " panggil Nadin
" Iya Nad ada apa " jawab Thomas
" Papa kapan pulang, Nadin lagi sakit pah " ucap Nadin
" Maaf sayang papa belum bisa pulang, lebih baik kamu televon mama saja, udah dulu ya sayang papa lagi sibuk banget " kata Thomas dan langsung mematikan telvonnya
Nadin mendesah kecewa dan air matanya kembali jatuh
" Apa mereka tidak mengkhawatirkan keadaanku, apa aku harus mati dulu baru mereka bisa pulang ? " tanya Nadin pada dirinya sendiri
***
Guru sudah masuk tapi yang mereka tunggu tak kunjung datang, tiba-tiba ponsel Amel berbunyi tanda sms, dia membuka sms yang ternyata dari Nadin
' Mel izinin gue ya, gue nggak masuk hari ini karena gue lagi nggak enak badan ' .
Amel menghela napasnya pelan dan kembali memasukan ponselnya ke tas
" Dari Nadin ? " tanya Ana
Amel mengangguk " Iya, katanya dia lagi nggak enak badan " jawab Amel sendu
Ana bisa merasakan apa yang sebenarnya terjadi tapi dia bisa apa ?
" Pulang sekolah kita jenguk gimana " usul Ana sedangkan Amel mengangguk dan kembali memperhatikan penjelasan dari guru.
Bel istirahat berbunyi dan sekarang Amel, Ana, Justin dan Steven sedang duduk di taman belakang sekolah
" Apa kalian sudah tau kalau Nadin dan Nathan itu sudah putus ? " tanya Steven pada Ana dan Amel
" APA PUTUS ? " teriak Amel dan Ana saking kagetnya
Justin dan Steven menutup telinganya " Bisa kecilin nggak sih " ucap Justin
KAMU SEDANG MEMBACA
Sang Pencinta Kegelapan
Roman d'amourMenyendiri dan di asingkan itulah jalan kehidupanku Menangis dalam diam dan tak tau harus melakukan apapun Mencoba bersabar apapun jalan takdir yang sudah di tetapkan Mencoba tersenyum walau walau sebenarnya hati menangis
