Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

Part 16: I'm (not) Fine

6.3K 400 36
                                        

Perasaan Zeenah benar-benar sangat melambung hari ini.Hari ini dia bertemu dengan calon bayinya dan hari ini dia tertawa lepas dengan keluarga Hamzah, suasana yang sangat dia rindukan bersama keluarganya.

"Hai,Mihrima" sapa Zeenah dengan riang saat berpapasan dengan Mihrima. Mihrima mengerutkan dahinya tidak mengerti,apa yang terjadi pada Zeenah sampai dia riang seperti itu.Biasanya juga Zeenah jika berpapasan dengannya memilih diam dan menganggap seakan-akan dirinya kasat mata.

"Kenapa dia ?" Tanya Mihrima pada Hamdan.Hamdan menggeleng dan mengendikkan bahunya.

••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••

Hamdan bangun dari kursi kerjanya dan kemudian merentangkan tangannya merilekskan otot-ototnya.Ia melihat jam di dinding.

'Hem jam satu.Kenapa aku tidak sadar ini sudah tengah malam ?'

Hamdan keluar dari ruang kerjanya dan melangkah turun ke lantai bawah untuk memakan beberapa cemilan karena perutnya sudah mengemis minta diisi.

Tengan malam begini tentu para pelayan sudah masuk ke kamar mereka,Istana menjadi sangat sepi.

'Suara tv ? Siapa yang menonton tv tengah malam begini ?' Batin Hamdan.

Hamdan memutar tubuhnya untuk mampir ke ruang keluarga sebentar untuk melihat siapa yang menonton tv tengah malam begini.

Hamdan mengerenyitkan alisnya saat tidak melihat siapapun di ruangan besar itu,Hanya tv yang menyala.

'Pasti ada yang lupa mematikannya'

Hamdan melihat sekelilingnya mencari remote tv itu itu mematikannya.Dan matanya menangkap ujung benda kecil yang suka menghilang itu ada di ujung sofa

'Ah itu'

Hamdan segera mengambil remote itu dan tersadar bahwa ada seseorang yang menggenggam remote itu.

'Kenapa dia tidur disini ?'

Zeenah dengan meringkuk dan memeluk bantal sofa tidur dengan pulasnya,dia lupa nanti jika ia terbangun dengan posisi seperti itu badannya akan pegal semua.

Hamdan hanya melirik sekilas pada Zeenah tanpa ada niat memindahkannya ke kamarnya atau sekedar mengambilkan selimut untuknya.

Tapi sebelum pergi,ia rasa matanya menangkap suatu gambar aneh yang terletak diatas bantal yang di peluk Zeenah.Seperti tidak asing dengan gambar kertas itu.

Hamdan mendekat kearah Zeenah dan mengambil gambar itu.Ia melihatnya sekilas dan membaca dipojok gambar itu tertulis dengan spidol berwarna merah My Baby,see you soon ! Kemudian dengan tanpa minat meletakkannya lagi ke tempatnya semula.

'Ah hanya foto hasil USG' Hamdan berjalan menjauh dari Zeenah dengan langkah santainya kembali menuju ke tujuan awalnya,mencari cemilan.0

Tiba-tiba Kedua Kakinya langsung mengerem mendadak.

'Hasil USG ? Itu miliknya ? Berarti itu anakku ?!'

Hamdan membalikkan lagi badannya dan berjalan menuju sofa tempat Zeenah tertidur.Ia melihat foto itu,mahkluk yang ada di foto buram itu adalah anaknya ! Hamdan mengambil foto itu dan melihatnya tanpa berkedip.
Kemudian dia mengeluarkan handphone dari sakunya kemudian mengambil foto gambar itu dan mengembalikan kertas itu ke atas bantal.

••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••

Attention (Prince Hamdan) {End}Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang