Setelah mendengar cerita tentang kehidupan Jimin. Taehyung pamit pulang, Jimin menolak untuk bertemu dengannya dan hanya membalas pamit Taehyung dari balik pintu rumahnya.
Jimin yakin, pemuda tersebut pasti akan menjauhinya setelah ini. Semua orang toh seperti itu, bahkan keluarganya sendiri pun. Hanya Yoongi yang masih tidak menyerah pada Jimin.
Taehyung bimbang dalam perjalanan pulangnya ke penginapan. Pikirannya terus berkecamuk, dia sama sekali tidak mempercayai kepercayaan-kepercayaan itu, sulit baginya untuk membayangkan namja sebaik Jimin, semanis Jimin dan sepolos Jimin adalah pembawa sial.
"Apa yang harus aku lakukan untuk membebaskan Jimin dari sini?" gumam Taehyung pelan.
Sesampainya di penginapan, Sungjae heran melihat sahabatnya yang terdiam, biasanya Taehyung akan datang dengan penuh semangat sambil menceritakan apa saja yang sudah ia lakukan dengan Jiminnya.
Namun kali ini, Taehyung hanya duduk di sampingnya dan melamun, sesekali menghela napas berat.
"Ada apa, Tae?" Sungjae akhirnya memutuskan untuk bertanya.
"Aku bingung Sungjae-ya."
"Bingung soal apa? Jimin lagi?"
"Benar, Jimin. Hidupnya ternyata begitu rumit, bagaimana cara aku untuk membebaskan ia dari kehidupannya yang sekarang?"
"Memang ada apa dengan hidupnya?"
Taehyung pun menceritakan apa yang Yoongi ceritakan pada Sungjae. Awalnya Sungjae terkejut dan tidak percaya, namun melihat fakta bahwa Jimin sudah lama tinggal di hutan itu ia akhirnya percaya. Alasan apalagi yang bisa membuat seseorang tinggal di dalam hutan sekian lamanya?
"Jadi, kau ingin membebaskan Jimin?"
"Tentu saja. Bukankah sudah kubilang bahwa aku mencintainya? Seumur hidupku belum pernah aku merasakan perasaan seperti ini."
"Baiklah-baiklah, aku akan mendukungmu dan tentu saja membantumu jika aku bisa."
"Terima kasih Sungjae-ya, kau memang sahabat terbaik dari semua yang baik." Taehyung memberikan senyum terbaiknya.
"Kau berlebihan, Tae! Itu menggelikan." Sungjae membalasnya dengan ekspresi jijik.
Dan mereka tertawa setelahnya.
-----
Kediaman Park.
Seorang namja mungil terlihat sedang sibuk dengan segala macam perlengkapan. Park Jihoon, anak bungsu keluarga Park yang sekarang mulai memasuki jenjang Kuliah akan mengikuti acara perkemahan khusus untuk anak baru di kampusnya.
"Jihoon-ah, apakah semuanya sudah lengkap? Apa masih ada yang tertinggal?"
"Tidak, Eomma, tenang saja. Aku sudah mengecek semua perlengkapanku dan tidak ada yang kurang."
"Baiklah, berhati-hatilah selama di sana ya? Jangan banyak berulah!" titah Baekhyun penuh ketegasan, ia khawatir pada anak bungsunya, untuk pertama kalinya mengikuti acara seperti itu.
"Tenang, Eomma, aku akan baik-baik saja, lagi pula kan ada Bogum-hyung yang menjadi salah satu panitia di sana," ucap Jihoon mencoba menenangkan eommanya.
"Eomma hanya khawatir, Sayang. Kau kan belum berpengalaman dengan perkemahan."
"Eomma selalu melarangku saat SMP dan SMA, maka dari itu aku tidak memiliki pengalaman." Jihoon mengerucutkan bibirnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Fate [VMin]√
Fanfiction[Completed] Thank you for the beautiful cover♡ @Choonhee13 VMin Kim Taehyung x Park Jimin ⚠BxB, Mpreg⚠ Romance, Hurt/comfort, AU, Family, Angst Taehyung tak sengaja menemukan Jimin di sebuah hutan tempat penelitiannya, ia tertarik padanya hanya da...
![Fate [VMin]√](https://img.wattpad.com/cover/129869233-64-k704739.jpg)