Taehyung sudah diperbolehkan pulang setelah hampir dua bulan masa perawatannya. Walau begitu, ia tetap harus banyak beristirahat dan disarankan untuk tidak melakukan kegiatan-kegiatan yang berat.
Pagi ini, hanya ada Taehyung dan Hoseok di kediaman Kim.
"Tae, sudahlah jangan merengut terus. Nanti cepat tua." Hoseok menggelengkan kepala ketika melihat Taehyung masih memasang wajah masam.
"Tapi mereka tidak adil, Hyung! Masa aku tidak diperbolehkan untuk ikut mengantar Jimin membeli setelan jasnya?"
"Kau kan masih harus beristirahat, baru juga kemarin pulang dari rumah sakit." Hoseok mengambil minum dari meja nakas kamar Taehyung.
"Tetap saja menyebalkan. Aku ingin menjadi orang pertama yang mengajak Jimin berjalan-jalan di Seoul, Hyung." Taehyung berguling di ranjangnya.
"Kau ini benar-benar menyebalkan jika sedang merajuk, ya? Tidurlah, aku lelah mendengar keluhanmu dari tadi." Hoseok memilih untuk merebahkan tubuhnya di sofa panjang yang berada di dalam kamar Taehyung.
-----
"Jimin-hyung, kau mau yang seperti apa?" Jungkook bertanya pada Jimin yang sedang melamun sejak mereka tiba di salah satu butik langganan keluarga Kim.
"Aku... tidak pandai memilih," jawab Jimin dengan canggung, ia bingung melihat banyak sekali pilihan baju disana.
"Oh ayolah, Hyung, di sini banyak pilihan. Atau, yang bagaimana seleramu?" Jungkook mulai menuntun Jimin pada deretan setelam jas yang mereka cari.
"Hei Kookie, jangan memaksa Jimin seperti itu. Bantu saja untuk pilihkan." Seokjin menjitak kepala Jungkook dari arah belakang.
"Aishh. Sakit, Hyung!" Jungkook mengelus kepalanya, "aku kan hanya ingin memilihkan yang sesuai dengan selera Jimin-hyung."
"Kau ini tidak peka sama sekali. Ini pertama kalinya Jimin memilih pakaiannya sendiri, jelas saja dia belum menentukan seleranya." Seokjin mulai memilih-milih.
"Ah. Aku lupa, maafkan aku, Hyung." Jungkook membungkuk berkali-kali pada Jimin.
"Tidak apa Jungkookie, tidak perlu meminta maaf." Jimin tersenyum lembut.
Mereka kembali fokus memilih beberapa setel jas beserta kemeja yang akan cocok dipakai oleh Jimin, Sohee memilihkan banyak sekali warna yang mencolok, membuat Seokjin dan Jungkook menolak.
Jimin hanya bisa menunggu, ia tidak pernah memilih sendiri apa yang harus dibeli serta dipakainya, selama ini hanya menerima pakaian yang dikirim oleh pelayan dari rumah.
Setelah hampir setengah jam mencoba berbagai pilihan, akhirnya mereka membeli dua setel untuk dipakai Jimin dan juga Taehyung, warnanya cukup senada sehingga mereka dapat terlihat seperti pasangan.
Sebelum pulang, mereka mampir ke berbagai toko, juga membeli beberapa bekal untuk nanti malam. Jungkook ikut membeli camilan untuknya dan sang kakak.
Dalam perjalanan pulang, Jimin tampak diam, tidak seperti saat berangkat tadi, banyak sekali pertanyaan yang dilontarkannya mengenai hal-hal baru yang ia lihat.
"Memikirkan Taehyung, Jimin-ah?" tanya Seokjin yang duduk di sampingnya sedangkan Jungkook berada di depan bersama sopir.
KAMU SEDANG MEMBACA
Fate [VMin]√
Fanfiction[Completed] Thank you for the beautiful cover♡ @Choonhee13 VMin Kim Taehyung x Park Jimin ⚠BxB, Mpreg⚠ Romance, Hurt/comfort, AU, Family, Angst Taehyung tak sengaja menemukan Jimin di sebuah hutan tempat penelitiannya, ia tertarik padanya hanya da...
![Fate [VMin]√](https://img.wattpad.com/cover/129869233-64-k704739.jpg)