Setelah eomma dan appaku juga serta adikku tinggal di luar negeri dan menetap disana, aku menjadi tinggal berdua dengan oppaku dan juga kang ahjumma yang merawat kami. Walaupun terasa berat jika hidup jauh dari orang tua, tetapi perlahan aku mulai terbiasa dengan hal itu. Terkadang eomma sering menelponku sekedar untuk menanyakan kabarku dan oppa. Walaupun begitu, setidaknya rasa rinduku pada orang tua ku sedikit menghilang. Terkadang aku juga sering video call dengan mereka, aku juga sering tertawa jika chan soo yang menerima teleponku. Kami mengobrol banyak hal dan saling bertukar pengalaman. Aku merasa jadi ingin bertemu mereka.Setelah membeli beberapa keperluan bahan makanan, aku langsung berjala menuju halte untuk menunggu bis. Namun saat berjalan menuju halte, aku bertemu dengan yonggi sunbe.
"Annyeonghaseyo sunbae-nim" ucapku sambil membungkuk hormat dengannya.
"Kau habis dari supermarket? Banyak sekali belanjaan yang kau bawa?" ujarnya sambil tersenyum.
"Ne geurae. Ini untuk persediaan dirumah" balasku dengan senyum.
"Kajja aku antar kau pulang. Kebetulan aku ingin menemui taehyung" ucapnya. Aku langsung mengangguk senang sebagai tanda persetujuan.
Kukira yonggi sunbae seperti jungkook. Ternyata aku salah menduga. Ternyata yonggi sunbae adalah orang yang ramah. Di mobil, kami saling bercerita dan sedikit diselingi candaan. Menurutku yonggi sunbae orang yang asik.
****
Saat sampai di rumah, aku melihat mobil jungkook di depan rumahku. Dengan cepat aku keluar dari mobil yonggi dan menyuruhnya juga untuk masuk.
Ada apa dia kemari? Aisshh aku akan sangat malu menatap wajahnya karena kejadian kemarin. Bathinku. Kulihat dia sedang duduk di ruang tv sambil memakan snack. Dengan cepat aku langsung berjalan melewatinya.
"Park ji eun" panggil nya kuat. Sontak langkahku terhenti. Aku berdiri mematung tanpa meliriknya sama sekali. Aku menelan ludah ku gugup saat kudengar langkah kakinya mendekatiku. Yap. Sekarang dia tepat di depanku berdiri sambil memandangiku.
Aku menunduk gugup. Tidak sedikitpun mataku meliriknya. Jantungku terus berpacu kuat. Aku bisa mati karena jantung mungkin jika terus-terusan seperti ini. Teriakan tae oppa menyelamatkan ku kali ini.
"Jungkook-ah. Kemarilah" dengan cepat aku langsung berlari ke arah dapur.
Kudengar dari dapur, mereka bertiga seperti sedang berbincang-bincang. Kudengar suara namjoon, ho seok, jin dan jimin sunbae ada disini juga.
Apa mereka sedang berkumpul disini?
Aku sedikit penasaran. Lalu kemudian aku mengintip mereka di sela-sela dinding. Ternyata mereka sedang membahas tugas kelompok. Seperti nya tugas mereka berkaitan dengan musik. Karena ho seok sunbae tampak sedang me-reapper dan juga jimin dan oppa sedang melatih vokal mereka. Tak ku sangka ternyata suara mereka sangat bagus. Menurutku mereka sangat cocok menjadi grup band. Tiba-tiba jungkook menyanyi.
Tunggu! Itu suara jungkook!?
Daebak!! Luar biasa!

KAMU SEDANG MEMBACA
My Cold Senior[COMPLETED]
FanfictionJungkook, dia itu senior dingin, jutek dan menyebalkan. Setiap kata yang di ucapkannya itu terkesan dingin. Tetapi dibalik semua itu, jungkook memiliki kisah yang sedih. Aku pernah melihatnya menangis. Karena taehyung oppa, aku mulai dekat dengannya...