about rapmons and raelen

512 15 0
                                        

Rapmons ya dia selalu berfikir apa harta akan selalu bersama nya tapi ia rasa tidak.. karena mati itu tidak membawa harta walaupun harta itu di masukan ke dalam kehidupan gaib mu pasti tidak akan ada hartamu.. rapmons selalu saja berfikir seperti orang pintar yang sedang membidik sasaran nya... rapmons yang dekat dengan salah satu gadis di kampus nya selalu saja terpesona gadis yang mempunyai rambut panjang lurus , kuku yang rapi , berpakaian yang sopan membuat nya lebih nyaman... tak salah lagi gadis itu 'raelen monica'
Raelen : hey.. kenapa muka mu jelek?

Rapmons : jangan mengejekku...

Raelen : kau tau mama ku berkata kau paling tampan di kampus ku.. tapi ku fikir kau jelek... raut muka mu terlihat sangat jelek dan jelek...

Rapmons : raelen.. bisakah kau diam? Kau tau kan aku sedang sibuk.. pergilah.. urus saja jee dia kan kekasihmu... pergi...

Raelen : dasar posesif.. hey asal kau tau ya jee bukan kekasihku.. jee tidak selevel padaku...

Rapmons : lalu? Kenapa kau begitu?

Raelen : begitu bagaimana?

Rapmons : ya begitu dekat , sweet , dan saling menjijikan...

Raelen : dasar anak pengejek...

Rapmons : sampai kapan kau akan berbicara padaku seperti ini?

Rapmons pergi meninggalkan gadis itu ia segera lari memasuki kelas nya rapmons tak sadar hati dari raelen sangat tersakiti saat rapmons mengatakan untuk menyuruh nya pergi... tapi raelen tak pergi karena ia menginginkan rapmons.. ia ingin mencoba mendekat , mencintai rapmons... tapi apakah sesulit itu untuk mencintai rapmons? Saat jam pulang kampus rapmons pergi ke suatu tempat yang pernah di jumpai oleh nya dan raelen semasa kecil...

Rapmons : sendiri? Apa guna nya aku duduk disini? Meratap kesedihan? Tanpa seseorang yang ku inginkan... kehidupan ku jauh berbeda dengan nya.. kenapa ia selalu saja membuat ku ingin melemparkan kata yang tidak pantas? Padahal aku sangat menyayangi nya.. aish.. demi apa ini? Jika ini bukan karena cintaku padanya mungkin aku sudah pergi...

Raelen : siapa gadis yang kau sukai? Apa dia lebih baik dariku? Apa dia juga menginginkan dirimu? Rapmons

Rapmons : raelen.. kau membuat ku terkejut.. apa yang kau lakukan disini?

Raelen : jawab pertanyaan ku dulu...

Rapmons : rae.. dengar.. gadis yang ku sukai mungkin ada di kampus , dan sekarang ia di sini... dia lebih baik... jika dia diam.. kau gadis yang ku suka

Raelen : jangan bercanda... kau selalu melemparkan kata kasar padaku.. apa itu yang nama nya cinta? Apa itu yang nama nya sayang? Bukan kan? Kalau begitu kenapa kau kasar padaku?

Rapmons : kau yang membuat ku ingin berkata kasar rae.. mungkin kau tidak bisa.. tapi aku bisa melakukan itu.. entah kenapa bibirku selalu ingin mengucapkan kata seperti itu padamu... maafkan aku rae... raelen...

Raelen pergi meninggalkan rapmons dengan tangisan nya... ia tak menyadari segitukah rapmons membenci nya walaupun ia salah mengira bahwa rapmons membenci nya tapi hati nya tetap sakit dan hancur... raelen pulang dan curhat kepada mama nya... ia menangis dan menangis.. sehingga ia tertidur sendiri... rapmons yang mendapat telfon dari mama raelen langsung mengangkat nya dan rapmons serasa lega mendapat kabar raelen baik baik saja... rapmons membaringkan tubuh nya di kasur dengan kemalasan yang menumpuk ia putuskan untuk tak berangkat ke kampus esok...

Hari telah berlalu rapmons pergi dari rumah dan mencari lokasi raelen dengan GPS hampir setengah jam ia mencari akhir nya ia menemukan lokasi raelen.. dan pergi menemui nya.. mereka bertemu di sungai han...

Rapmons : raelen...

Raelen : kau.. mau apa lagi?

Rapmons : kumohon.. terimalah cintaku.. aku tidak bisa melihat kau lemah.. jujur aku ingin ada di samping mu... tapi kenapa? Kenapa kau selalu menghina ku? Waeyo?

END

Boy In LuvTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang