"Yuya.." panggil Daiki.
"Ya?" jawab Yuya.
"Kita mau kemana?" tanya Daiki.
"Kan sudah kubilang, hari ini kita mau ke lokasi shooting-ku. Sebagai langkah awal membongkar identitasmu." jawab Yuya.
"Tapi, apakah mereka bisa menerima anak kecil sepertiku ini?" tanya Daiki.
"Ryosuke sudah mengenalmu. Dan menerimamu. Kan sudah ku bilang, kau bukan anak kecil lagi, Dai-chan." jawab Yuya.
"Ah, aku membayangkan kalau mereka tidak menerimaku. Sebagai seseorang yang bisa menjadi milik Yuya." ucap Daiki pelan.
"Hapus pikiran burukmu, Dai-chan. Aku percaya pasti mereka akan menerimamu, aku sangat mengenal karakter mereka, karena mereka sudah bersamaku sejak aku masih kecil. Jadi, tenanglah. Oke?"
"Benarkah? Aku hanya takut pikiranmu salah, Yuya." ucap Daiki.
"Kau meragukanku?" tanya Yuya.
"Tidak.. Aku hanya terlalu pesimis, Yuya." jawab Daiki pelan.
"Percayalah, Dai-chan. Percaya denganku, oke?" Daiki mengangguk.
"Fokuslah ke jalan, Yuya." ucap Daiki.
"Kau masih trauma dengan tiga bulan yang lalu?" tanya Yuya.
"Sedikit." jawab Daiki.
"Persiapkan dirimu, sebentar lagi kita akan sampai." Daiki mengangguk kaku, ia sangat gugup.
Sesampainya di lokasi...
"Yuya!" sapa Ryosuke. Tetapi ia terkejut karena Yuya membawa seseorang di belakangnya.
"Eh? Siapa itu? Mizuki, kah?" tanya Ryosuke heran. Ternyata itu adalah Daiki.
"Loh? Daiki? Apa yang kamu lakukan disini?"
"Langkah awal memperkenalkan Daiki sebagai calonku yang sebenarnya." jawab Yuya mewakilkan.
"Tapi apakah kau yakin? Yakin kalau para penggemarmu bisa menerimanya? Kau kan sudah dipasangkan dengan Mizuki oleh mereka sejak lama sekali." ucap Ryosuke.
"Aku akan mempertanggung jawabkan semuanya." ucap Yuya lalu ia berlalu dari Ryosuke. Juga dengan Daiki.
"Aku tidak yakin dia tidak mempertanggung jawabkan semuanya." gumam Ryosuke.
***
"Halo, paman produser!" sapa Yuya.
"Halo, Yuya! Dan siapakah ini? Saudaramu kah?"
'Saudara?! Yang benar saja?!' -Daiki
"Oh, bukan, paman. Bagaimana kalau kita mencari tempat yang sejuk untuk mengobrol?"
"Baiklah, baiklah."
***
"Jadi, apa yang mau kau bicarakan, Yuya?"
"Aku akan menikah dalam dua bulan lagi, paman." ucap Yuya memulai pembicaraannya.
"Oh, serius? Akhirnya kau menikah juga dengan Mizuki? Bukankah hubungan kalian dirumorkan sempat merenggang?"
"Bukan, paman, bukan. Aku tidak menikah dengan Mizuki."
"Eh? Lalu dengan siapa?"

KAMU SEDANG MEMBACA
「 Marry With IdolーArioka Daiki 」✔️
Fanfic「 COMPLETED 」 Arioka Daiki adalah penggemar berat dari seorang aktor, sekaligus penyanyi ternama di Jepang, yang bernama Takaki Yuya. Ia bahkan sering berkhayal kalau Takaki Yuya menjadi suaminya. Eh? Jangan berpikir semudah itu untuk menjadi istri...