Romantic Love 20

1.3K 50 0
                                        

Author Pov

Seorang wanita berambut sepundak, dia berjalan menuju klinik dimana Fiona bekerja. Sesekali dia membenarkan kacamatanya yang melorot dari hidung minimalisnya.

"Maaf ruangan dokter Fiona Navarin dimana ya?" tanya wanita itu pada seorang perawat.

"Anda siapa?"

"Kok malah balik nanya?" ucap wanita itu dengan sedikit kesal.

"Oh iya maaf, dari sini ibu lurus belok kanan dekat poli anak ada ruangan dokter." jawab perawat itu pada akhirnya.

"Oh gitu? Makasih." lalu wanita itu berjalan dengan santai.

"Iya halo."

"..."

"Ini lagi otw ke ruangannya, iya sayang nanti aku temuin Dea kebetulan lagi di Yogya." lalu wanita itu langsung menutup telponnya.

"Ekh maaf cari siapa?" tanya Andini terkejut ketika keluar dari ruangan ada seorang berdiri tepat didepan pintu.

"Fio nya ada?" tanya wanita itu.

"Ada." jawab Andini pelan.

"Oh makasih." wanita itu langsung menerobos masuk tanpa menunggu jawaban lanjutan dari Andini.

+++++++++++++++++++++++++++

"Jam berapa kak Felyn datangnya?" ucap Fiona sedikit cemas terlebih Efelyn sekarang berbeda dengan yang dulu.

"Auuuuuu aaaaaah." Fiona langsung acuh.

Ceklek

"An cepat amat ke to-i-let nya." ucapan Fiona terputus-putus ketika melihat sosok yang datang.

"Haaaai Iooooo." teriak wanita itu.

"Kak Felyn malah manggil nama itu." ucap Fiona dalam hati.

"Iya ini kakakmu, kakak kangen sama Iooooo." Felyn langsung memeluk adiknya.

"Kak jangan panggil aku, Io." protes Fiona.

"Kenapa? Fiona di panggil Io karen kamu sendiri yang nyebut. Terus si Fero dengan sebutan Eo. Kaya lagu kpop jaman now." Fiona langsung duduk lalu berpura-pura mengerjakan sesuatu.

"Kok dateng kakak malah kaya yang engga senang?" ucap Felyn karena reaksi Fiona yang ogah-ogahan.

"Senang kok." jawab Fiona.

Felyn langsung memeluk adiknya dari belakang meski terhalang sandaran kursi Fiona.

"Kakak." Fiona sedikit terkejut.

"Kakak tau semua apa yang terjadi kemarin." ucap Felyn. Lalu Fiona menoleh.

"Makanya kakak kesini, kak Henry ada urusan jadi ya lumayan telat."

Fiona hanya diam, terlebih meski semua sudah selesai tapi dia tetap tidak enak.

"Lagi pula, kakak tau sejak dulu kalau Arvan sangat menyukai mu. Kakak masih ingat waktu kecil Arvan terus menempel padamu dan Fero dengan sigap melarang." Felyn tersenyum karena ingat masa-masa kecil itu.

"Adikku tercinta, kakak ini ibumu dan kak Henry adalah ayahmu."

Fiona langsung memeluk Felyn dengan erat, sambil terisak dan dia terus memeluk Felyn.

"Aku kangen kakaaaaaak." akhirnya Fiona berucap dan Felyn mengusap lembut punggung Fiona.

"Naaah sekarang pulang cepet ya, dan pulang ke penginapan kakak. Soalnya selama beberapa bulan kakak juga akan tinggal disini."

Romantic Love {Arvan's Story}Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang