Romantic Love 1

2.9K 99 2
                                        

Author Pov

Disebuah klinik yang berada di pinggiran kota Yogya. Tepatnya di ruangan di bagian poli umum. Seorang gadis memakai jas putih kebesaran dokter.

Dia duduk memandang layar komputer dengan serius.  Bukan melihat daftar pasien yang biasa datang check up. Tapi dia fokus  menonton kartun anime favoritnya yaitu Naruto.

"Aduh ini kaguya susah banget di matiinnya mana sasuke nya malah dipindahin ke dimensi lain supaya si Kaguya engga di segel." dia terus mengomentari anime favoritnya yang dia tonton  sejak  dia  duduk  di bangku SMP.

"Fio." seorang perawat datang mengagetkan gadis yang disapa Fio itu. Fio langsung mengganti screen menjadi data pasien.
"Andini ada apa???" Fio langsung bersikap tenang karena takut ketahuan temannya sedang nonton kartun.

"Kamu tau nenek Sumi?" tanya Andini.
"Iya,  dia adalah pasien yang suka check up dan kebetulan  memang  sekarang  dia  jadwal  check up." jawab Fio.

"Bingo, kamu tau Fiona?" tanya Andin.
"Tidak,  karena kamu belum ngasih tau aku." jawab Fiona dengan santai.
"Dasar ya kamu itu dari dulu." Andini merasa kesal dengan respon sahabat nya itu.

"Terus apa Andini?"

"Dia datang kesini bersama cucunya."

"Akh elah kirain apa,  biasa aja kali kalau datang sama cucu. Banyak pasien yang datang kesini sama cucunya kamu engga seheboh ini."

"Aduh Fio ini beda."

"Bedanya?"

"Sini deh aku tunjukin." Andini menarik paksa Fiona keluar ruangan.
"Lihat itu?" Andini menunjuk pada seorang pria yang sangat mencolok. Bukan karena tinggi badannya saja melainkan dari parasnya.

Fiona langsung menyipitkan matanya berusaha melihat pria yang duduk di bangku sedang menunggu nomor antrian neneknya di panggil.

"Gimana?" tanya Andini berusaha meminta pendapat Fio.
"Fio,  Fiona Navarin!!!" Andini langsung menggoyangkan tubuh Fio yang sedari tadi melamun.

"Akh iya apa din?" tanya  Fiona  karena  dia terkejut dengan  orang  yang  dia  lihat.
"Kamu terpesona? Sampai  kamu  tidak  fokus." ucap Andini.

"Akh aku  hanya  merasa  tidak  asing." Fiona  langsung  berjalan dan  masuk  keruangannya.
"Fio??? Anak  itu  kenapa  jadi  salah  tingkah?" Andini  merasa  heran  dengan  tingkah  Fiona.

***

Fiona  Pov

Mati  aku  kenapa  bisa kita  bertemu lagi?? Aduh  bahkan  aku  masih  malu  kejadian  dulu  waktu  kecil.

Tok Tok Tok Tok

Aku  langsung terkejut  karena  aku  yakin Andini  membawa  salah satu  pasien. Aku  langsung  mengatur detak  jantungku  dan  membenarkan posisi  duduk.

"Ehem  masuk." perintahku  lalu  Andini  dan  seorang  pasien  tentunya  dengan  seorang  pria  itu  adalah.
"Silahkan  nek  masuk." Andini  mempersiahkan  masuk  lalu  aku  berdiri  dan  menghampiri  nek  Sumi.

"Nak  Fio  apa kabar?" sapa  nek  Sumi  sambil  memelukku.
"Baik nek, justru harusnya Fio loh yang  nanya kabar  nenek, mari  duduk." lalu  nek  Sumi  duduk  dan  Andini  langsung  mengecek  tensi  darah  nek  Sumi  sedangkan  aku  langsung  mengecek  data  kesehatan  nek  Sumi.

"Nek, darahnya  normal sepertinya  nenek  sedang  bahagia." ucap  Andini.
"Jelas  cucu  nenek  sekarang  tinggal  dirumah  nenek."  ucap  nek  Sumi  dan  aku  menatap dan  kembali  mengecek.
"Nenek sekarang  berbaring  biar  Fio  yang  periksa." aku  langsung  mulai  memeriksa  nenek.
Lalu  aku  mulai  memeriksa  nenek  meski  aku  gugup  karena  dia  terus  menatapku.

Romantic Love {Arvan's Story}Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang