26 maret
07.40
Sanskar : Heh bangun, jangan jadi pemalas
Swara : Ck tulangku rasanya mau remuk karena tidur di sofa dan kau membangunkan ku dengan sangat kasar, jahat sekali!
Sanskar : Aku tidak peduli, pergilah buat sarapan aku harus segera ke kantor
Swara : Kenapa tidak kau saja sih?
Sanskar : Aku ini suamimu
Swara : Tapi hanya STATUS hanya STATUS aku tekankan itu
Sanskar : Aku sudah bilang jangan membantahku swara, kau ini hebat sekali baru kenal denganku sudah berani membantahku
Swara : Memangnya kau siapa?
Sanskar : Aku bisa menarik sahanku di perusahaan ayahmu, kau mau ayahmu bangkrut dan stres?
Swara : Dasar brengsek!
Sanskar : Berhenti melawan dan cepatlah!
Swara pergi berjalan kedapur untuk memasak
08:30
Swara : Haisss bagaimana caranya menggoreng telur ini? Dan ini harus aku apakan ayam ini? Seumur hidupku aku tidak pernah memegang perabotan dapur ini, dasar sanskar tua menyebalkan!
Sanskar : Kau bilang apa?
Swara : Aku bilang kau tua dan menyebalkan!
Sanskar : Harusnya aku berfikir ribuan kali sebelum menikahi gadis merepotkan sepertimu
Swara : Kalau begitu ceraikan aku!
Sanskar : Aku tidak akan membuang uang yg telah ku keluarkan untuk membelimu swara
Swara : Brengsek!
Sanskar : Kau belum membuatkan ku sarapan?
Swara : Aku tidak bisa memasak! Aku bahkan tidak pernah memasak sekalipun!
Sanskar : Dasar gadis bodoh!
Swara : Kau bilang apa?
Sanskar : Aku bilang kau gadis bodoh, kenapa?
Swara : Kau juga bodoh, gila, tua, menyebalkan, gila kerja, dan gila harta!
Sanskar : SWARA!
Sanskar keluar dan membanting pintu
Swara : Hiks kenapa papi tega sekali menjualku pada lelaki gila seperti sanskar itu
23:30
Sahabat dekat swara menelpon swara
?????? : Swara bagaimana kabarmu?
Swara : Aky buruk ragini, hari pertama menikah saja kami sudah bertengkar
Ragini : Astaga benarkah? Lalu dimana suamimu?
Swara : Iya, dia lelaki tua yg membosankan sekarang saja dia belum pulang dari kantornya
Ragini : Apa dia jelek?
Swara : Tidak, dia tampan tapi menurutku abhi lebih tampan
Ragini : Kau belum bisa melupakan lelaki brengsek itu?
Swara : Bagaimana bisa aku melupakannya?
Ragini : Geez, sudahlah ayo kita clubbing
Swara : Ide bagus, aku akan segera datang
Swara pergi ke clubbing dengan ragini, swara dan ragini pulang larut malam
01:40
Swara : Ya dewa, semoga saja sanskar sudah tidur (batinnya)
Ceklek
Swara membuka pintu rumah dan masuk kedalam
??????? : Dari mana saja kau?
Swara : Sa sanskar, kau belum tidur?
Sanskar : Aku tanya dari mana saja kau?
Swara : A aku hanya pergi main bersama teman² ku
Sanskar : Sampai jam segini? Apa kau tidak punya jam swara?
Swara : Sanskar a a aku
Sanskar : Kau bahkan tidak memberi tahu ku dulu sebelum keluar rumah.
Swara : Kenapa kau marah? Bukan kah perjanjian nya kau tidak boleh mencampuri urusanku?
Sanskar : Sial, berhenti lah membantahku
Swara : Aku hanya berbicara yg sebenarnya!
Sanskar : SWARA!
Swara : APA?
Sanskar : Kau ini keras kepala sekali, aku akan menyita seluruh fasilitasmu
Swara : Apa maksudmu?
Sanskar : Handpone, atm, mobil, aku akan menyita semuanya
Sanskar merebut tas swara
Swara : YAK APA²AN KAU INI?
Sanskar : Ini hukumanmu karena terus membantahku, dan besok jangan harap kau bisa keluar dari apartemen ini.
Swara : Apa²an? Kembalikan tas ku!
Sanskar masuk kamar dan mengunci pintu kamar
Swara : DASAR BRENGSEK!
#Bersambung#
Maaf ya baru next skarang ingat ya jangan jadi pembaca gelap tolong tinggalkan jejak dengan cara komen atau beri suara ok
See you😘
KAMU SEDANG MEMBACA
Nikah Kontrak
RomansaBagi Sanskar pernikahan hanya omong kosong, lalu bagaimana Swara mengubah pandangan Sanskar tentang pernikahan?
