27 Maret
07:00
Swara : Hatchih aisss kenapa aku jadi flu begini
Sanskar : Kau kenapa swara?
Swara : Ntalah tiba² aku flu hatchih
Sanskar : Kau sakit? Ayo kita ke dokter
Swara : Apa pedulimu?
Sanskar : Aku hanya tidak ingin kau mati sebelum waktunya.
Swara : Kenapa kau masih saja brengsek di saat seperti ini?
Sanskar menyentuh kening swara
Sanskar : Badanmu panas swara
Swara : Ck jangan menyentuhku
Sanskar : Kau bahkan masih saja membantahku saat sakit begini
Swara : Sampai kapan pun aku tidak akan menurutimu sanskar
Sanskar : Swara!
Swara : Kenapa? Mau menampar ku? Atau memukul ku?
Sanskar : Ck ayo kedokter
Swara : Aku tidak mau!
Sanskar : Ayo!
Swara : Jangan memaksa ku sanskar!
Sanskar mengendong swara ke kamar
Swara : Hey lepaskan aku sanskar tua!
Sanskar : Istirahatlah, kau sakit karna kebodohanmu sendiri!
Swara : Apa salah ku?
Sanskar : Kau pulang larut dan kau masih tanya apa kesalahanmu?
Swara : Ck aku kan hanya main apa salahnya?
Sanskar : Sudah tidurlah, kau kurang istirahat
08:00
Sanskar datang dengan membawa bubur dan obat
Sanskar : Swara bangun
Swara : Nggh kenapa?
Sanskar : Makan dan minum obatmu
Swara : Aku tidak mau
Sanskar : Jangan membantah swara
Swara : Aku bilang aku tidak mau!
Sanskar : Oh shit apa aku harus memaksa mu?
Swara : Apa maksud mu?
Sanskar : Bagaimana dengan whip atau spank?
Swara : Dasar gila!
Sanskar : Bagaimana kau mau makan sendiri atau kau mau aku paksa?
Swara : Aku akan makan sendiri!
Sanskar : Bagus berhentilah membantah ku
Swara : Kenapa kau tidak ke kantor?
Sanskar : Jika aku ke kantor maka kau akan sendirian di apart
Swara : Kau khawatir?
Sanskar : Tidak, aku hanya tidak ingin kau mati dan membuatku harus repot² mengurus kematianmu
Swara : Ck mau mu apa sih?
Sanskar : Jadilah kadis penurut dan berhentilah membantahku, bukankah itu sederhana?
Swara : Kau itu aneh! Untuk apa aku harus menurutimu?
Sanskar : Untuk apa kau banyak tanya? Sudahlah habiskan buburmu dan minum obatmu lalu istirahatlah
Swara : Hmmmm
Sanskar keluar dari kamar
Swara : Ck dia itu sebenarnya khawatir kan padaku? Dasar tsundere! Ah kenapa wajahku jadi panas begini sih
#Bersambung#
KAMU SEDANG MEMBACA
Nikah Kontrak
Roman d'amourBagi Sanskar pernikahan hanya omong kosong, lalu bagaimana Swara mengubah pandangan Sanskar tentang pernikahan?
