Aku tidak menyesali pertemuan kita, yang aku sesali adalah kenapa harus kamu? "~shea
-----------------------------------------------------
Shea mengendarai mobil nya dengan pelan, dia masi belum bisa melupakan kejadian yang dia alami barusan. Itu pertama kali nya shea melihat sheldon tersenyum sangat manis, semenjak mereka bertemu dia hanya melihat tatapan tajam yang tidak bersahabat dari mata cowok itu.
Cowok menyebalkan itu jelas sudah merusak mood shea, padahal shea sedang semangat-semangat nya bermain basket, sekarang dia tidak tau harus kemana, dia ingin pulang lama hari ini, karna dirumah dia hanya melamun tanpa melakukan apapun.
Shea teringat fasya sahabatnya. Beberapa hari ini dia sudah jarang mengabari fasya, mungkin karna mereka tidak satu sekolah lagi. Shea berfikir dia akan kerumah fasya hari ini, dia sudah rindu pada sahabat nya yang bawel itu.
Sampai didepan rumah fasya, shea melirik ke halaman rumah fasya lalu tersenyum melihat mobil milik fasya terparkir didepan rumah nya, itu arti fasya ada dirumah. Shea pun segera turun dari mobil mewah nya.
Dia menekan bel rumah fasya beberapa kali.
"sheaaa" fasya semangat saat melihat shea lalu memeluk nya, dia juga sudah rindu pada shea.
"gue kangen sama lo gilaa" ucap nya sambil menoyor kepala shea, seperti kebiasaan mereka berdua.
"i know, gue kan emang ngangenin" cibir shea, mereka lalu masuk dan berjalan ke kamar fasya.
"gue kira lo udah lupa sama gue sye" ucap fasya saat mereka sedang bersantai di balkon kamar fasya.
"gue kan sahabat yang baik mana mungkin gue lupa" timpal shea.
"gimana sekolah baru lo asik ga? " tanya fasya.
"lumayan" jawab shea sekenanya. "lu sendiri gimana bahagia ga semenjak gaada gue? " tanya shea pada fasya.
"bahagia apa nya, gue jadi gabisa bolos lagi deh, lo sih tega ninggalin gue" jawab fasya memanyunkan bibir nya.
Shea hanya tertawa mendengar jawaban fasya. Dia pun juga merasakan hal yang sama, dia benar-benar belum terbiasa dengan teman baru nya. Karna bagaimana pun fasya lah sahabat yang selalu diandalkan oleh shea.
"sye.." ucap fasya pelan
"hmm" sahut shea tanpa menoleh.
"kemarin jessie ngomong sesuatu sama gue" fasya berkata dengan berat hati, dia ragu shea akan marah mendengar ceritanya.
"trus? " jawab shea seperti tidak tertarik dengan topik pembicaraan fasya.
"ya diaa bilang ke gue kalo dia minta maaf sama lo, dia nyesel udah bikin lo keluar dari sekolah, gue juga gatau apa maksud tuh anak ngomong gitu, tapi gue liat dia kek nya tulus banget mau minta maaf sama lo" jelas fasya dengan nada pelan, dia berharap shea akan memberi respons baik.
Shea tidaj menanggapi omongan fasya, pandangan nya tetap fokus ke depan seperti ada sesuatu yang menarik perhatian nya.
Fasya mengerti kalo sahabat nya ini tidak ingin membahas tentang jessie, fasya pun hanya diam, dia merasa tidak enak pada shea, sudah jelas shea sangat membenci jessie tapi fasya malah membahas tentang wanita itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
MINE [ COMPLETED ] ✓
Teen Fiction" kenapa sih sebegitu suka nya lo sama gue? kan gue udah bilang kalo gue gamau mencintai siapapun " ucap shea geram. "karna lo beda. Lo selalu bisa bikin gue kagum dengan cara lo sendiri" jawab sheldon mencoba meyakinkan shea. Shea menatap garang pr...
![MINE [ COMPLETED ] ✓](https://img.wattpad.com/cover/158387731-64-k791086.jpg)