Bagian 15

2.2K 91 5
                                        

Kadang kau marah, bukan berarti kau harus membenci~shea

------------------------------------------------------

Shea bangun pagi hari ini, padahal hari ini dia tidak sekolah karna tanggal merah, shea berencana ingin lari pagi sekalian mampir ke toko buku untuk mencari buku novel nya yang hilang kemarin, shea berharap novel itu masih terjual.

"non shea tumben hari libur bangun pagi, ayo sarapan dulu non"tanya bi susan, saat tengah melayani papa nya.

"gausah bi, shea mau keluar dulu ya!" jawab shea, nafsu makan nya hilang.

"shea mau kemana kamu sepagi ini?" tanya papa nya saat shea sudah melangkah jalan keluar.

"lari pagi" jawab shea ketus, lalu segera berlari keluar rumah, dia tidak ingin berdebat dengan papa nya saat ini.

~~~

Shea berlari-lari kecil memutari taman, baru dua putaran shea sudah lelah, mungkin karna jarang berolahraga.
Shea duduk dibangku taman untuk menghilang rasa lelahnya.

"capek ya?" tanya seseorang dari belakang.

Shea hanya melihat nya sekilas, dia tidak tau siapa cowok ini. Jadi shea tidak mempeedulikan nya.
Cowok itu duduk disebelah shea.

"boleh gue duduk disini? " tanya cowok itu, merasa tidak enak.

"kan lo udah duduk" jawab shea ketus. Cowok tampan itu hanya tersenyum.

"lo mau minum? " lagi-lagi cowok itu bertanya, membuat shea risih.

Shea menggeleng, dia sangat merasa terganggu dengan kehadiran cowok ini.

"gue imanuel, panggil aja gue manu, nama lo siapa? " tanya cowok itu dengan pedenya,padahal shea sudah sangat risih dengan kehadiran nya.

Shea hanya diam, seperti kebiasaan nya menghadapi cowok-cowok genit.
Karna sudah terlalu risih shea pun beranjak lalu pergi meninggalkan cowok aneh nomor dua itu sendirian. Ya cowok aneh nomor satu kan sheldon.

Dia berlari kecil berharap cowok itu tidak akan mengikuti nya, mood nya sudah hancur dari semalam, ditambah lagi dengan kehadiran cowok sksd itu. Shea jadi tambah kesal.

Shea berhenti di sebuah caffe yang tidak jauh dari taman itu. Perutnya sudah demo minta di isi, apalagi shea tidak membawa mobil jadi dia harus isi energi sebelum lanjut berjalan.

Sampai di caffe itu shea memesan makanan cukup banyak. Kalo sedang lapar shea memang tidak main-main soal makan, shea tidak takut gendut, malahan shea ingin sekali gendut biar tidak ada cowok yang menyukai nya.

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
MINE [ COMPLETED ] ✓Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang