Bagian 53 (end)

47 3 0
                                        

"Kau berusaha merelakanku karena mencintaiku. Tapi karena aku mencintaimu, aku ingin tetap mendampingimu.. Bahkan jika kau tidak datang untuk bertemu denganku, aku akan tetap menyukaimu.. "

__________________________________

Baca part terakhir ini sambil dengerin lagu by AILEE - Breaking Down ^_^
Biar menjiwai hehe..

___*___*___*___*___*___*___*___*___*


Pukul 06.30 WIB Shea sampai di kota tempat ia dilahirkan dan dibesarkan. Kota yang penuh dengan kenangan, bukan hanya kenangan dirinya bersama sang ibu, tapi disini juga tertinggal sejuta kenangan bersama sahabatnya dan sheldon yang tidak berani ia bawa saat melarikan diri ke Amerika.

" kenangan itu masih ada, tapi tidak dengan orangnya " gumam shea dalam hati.
Shea berjalan keluar dari bandara, berjalan menyusuri kota Jakarta yang belum berubah sama sekali seperti kali terakhir ia tinggalkan. Tidak tau ingin kemana kakinya melangkah, shea merasa sangat malu. Bagaimana mungkin dia berani kembali setelah meninggalkan semuanya tanpa pamit. Shea memberanikan diri untuk datang kerumah sahabat nya Fasya. Shea tidak tau apakah fasya masih mengingat nya atau tidak. Dia pun mengetuk pintu rumah fasya yang kemudian dibuka oleh seorang perempuan paruh baya yang tidak shea kenali.

" cari siapa ya mba? " tanya orang tersebut. Shea sedikit kebingungan karna dia mengenali semua anggota keluarga fasya tapi tidak dengan wanita ini.
" inii rumah fasya kan? " tanya shea ragu.
" bukan mba, pemilik rumah ini sudah lama pindah " jawab wanita itu
" kemana? " tanya shea lagi.
" wahh, kurang tau sih saya, coba tanya ke tetangga sebelah nya aja mba, mungkin ada yang tau " jelas wanita tersebut.
Shea hanya tersenyum kecil lalu berbalik arah dan melangkah keluar dari rumah tersebut. Dia tidak tau akan mencari fasya dimana, rasanya sulit sekali. Dia seperti tidak punya siapa-siapa.

~~~

Shea pun memutuskan untuk datang kerumsh lamanya. Ia berjalan memasuki halaman rumah yang dulu menjadi saksi saat semua masalah datang menghantuinya, rumah yang dulu menjadi saksi saat semuanya tidak pernah mengerti perasaannya, rumah tempatnya menangis dan tertawa, saat sampai disana semua asisten rumah tangganya menyambut kadatangan shea dengan suka cita.

Shea naik ke kamarnya dan merapikan beberapa barang yang dia bawa. Kemudian berjalan duduk di balkon, memandangi langit biru yang sangat indah, shea penasaran apakah sheldon juga sedang memandang langit yang sama dengannya. Apakah sheldon masih memikirkannya, shea rasa tidak.

Hari itu menjadi hari yang cukup melelahkan bagi shea, membersihkan kamar, merapikan pakaian, dan membuang semua barang yang dia rasa tidak berguna lagi. Setelah selesai merapikan semuanya shea pun mandi dan bersiap siap untuk pergi ke pemakaman mamanya melepas rindu.

Sesampainya di pemakaman mamanya shea bertemu dengan seorang anak kecil yang sedang jongkok sambil menatap batu nisan yang ada didepannya. Mungkin itu orang tuanya. Anak kecil itu melihat ke arah shea dan tersenyum kecil.
" kakak mengunjungi makam siapa? " tanya anak kecil berbaju hitam itu.
" mamah, sudah lama rasanya tidak mengunjungi " jawab shea sambil tersenyum.
Anak kecil itu menyipitkan matanya seperti keheranan.
" ada apa? " tanya shea heran.
" aku sering melihat seseorang mengunjungi makam ini, tapi aku baru pertama kali melihat kakak disini " ucap anak itu. Shea terdiam sejenak, siapa yang mengunjungi makam mamah nya ketika shea dan papanya kembali ke Amerika padahal mereka tidak punya saudara disini.
" kamu tau siapa orangnya? Laki-laki atau perempuan? " tanya shea.
" hmmmm kadang laki laki kadang perempuan " jawab anak itu,
" mukanya seperti apa? " tanya shea semakin penasaran.
" tinggi dan ganteng seperti artis, dia selalu tersenyum padaku, kalo dia berkunjung lagi akan ku tanyakan namanya " jelas anak kecil itu lagi.
Shea tersenyum. Mungkin itu sheldon.

MINE [ COMPLETED ] ✓Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang