Bagaimana mungkin kamu akan menjadi tempat ku berteduh, jika disaat hujan bukan aku yang kau beri payung -
___________________________________________________________________
Selesai berbelanja, manu pun mengajak shea untuk makan siang.
" kita makan siang yuk" ajak manu.
" gak, gue mau ke makam mama" jawab shea.
" ngapain sih sye? pesawat kita jam 4 loh, dan ini udah jam 2 kita ke bandara juga ngabisin waktu" jelas manu.
" manu, plisss lo gak berhak ngelarang gue ke makam nyokap gue sendiri, pokoknya anter gue kesana sekarang " tegas shea. Manu menatap shea kesal, lalu belok ke arah pemakaman.
" lo duluan aja, ntar gue nyusul pake taksi" ucap shea seraya melepas seat belt nya.
" gak, aku tungguin kamu " balas manu si keras kepala.
" gue gak bakalan kabur, tenang aja" ucap shea, lalu keluar dari mobil.
Shea berjalan menyusuri ribuan batu nisan yang berdiri kokoh. Pemakaman ini adalah pemakaman yang paling besar dikota ini, banyak yang memilih makam ini karna sangat terawat dan luas. Shea berhenti disebuah gundukan tanah yang dipenuhi bunga bertuliskan " Rabella Sriningrat ". Shea meringkuk jongkok disamping makam mamanya, tak terasa air mata pun menetes membanjiri pipinya.
" mah, apa kabar? shea kangen sama mama, kangennnnn bangett mah, semenjak mama pergi ninggalin shea gaada lagi yang peduli sama shea, bahkan orang yang shea anggap peduli pun pergi ninggalin shea gitu aja. Mahh bentar lagi shea bakal pindah ke Amrik, shea gabakal bisa lagi ketemu mama, shea gabakal bisa lagi ngobrol sama mama, mama doain shea ya, anak mama mau tunangan , shea minta maaf karna shea gabisa mewujudkan keinginan mama, shea gagal ngasih menantu yang baik buat mama, shea gagal mempertahankan orang yang shea sayangi mah " shea mengusap air mata nya yang terus mengalir deras. Rasanya semua unek-unek yang dia pendam selama ini berhamburan keluar.
" jujur aja shea udah gaak sanggup lagi ngejalanin semua ini mahh, shea udah capek pura-pura kuat, sama seperti yang mama lakukan dulu, mama yang tenang ya, shea janji sebisa mungkin shea bakal mampir kesini, dan kalo pun gak sempat shea bakal selalu doain mama, shea sayang sama mama, i love you mah " shea mencium nisan mamanya. Shea merasa mamanya ada didekat nya, sedang menyaksikan shea entah dengan senyum manis nya atau dengan raut wajah sedih nya. shea merasa tidak mau beranjak dari makam itu, rasanya berat meninggalkan kota yang penuh kenangan itu.
Shea masih betah berlama lama dimakam mamanya, tiba-tiba terdengar suara seseorang menyebut nama shea dari arah belakang.
" sye? " sapa seseorang itu. Shea seperti mengenal suaranya, dia pun menoleh ke sumber suara.
Itu sheldon. Iya sheldon.
Sheldon menatap shea dengan ekspresi canggung nya.
" gue abis bersihin makam temen gue" ucap sheldon, padahal shea belum menanyakan apapun.
" lo abis bersihin makam mantan lo?" balas shea. Sebenarnya shea sudah tau dari fasya kalo mantan pacar pertama sheldon dimakan kan disini juga.
" yahh, mantan gue yatim piatu sye, dikota ini dia tinggal sama nenek nya, tapi sepeninggalan dia gue denger kabar kalo nenek nya juga meninggal, jadi gue mutusin buat bantu, seenggaknya itu bisa jadi bakti gue buat dia" jelas sheldon. Sheldon menjelaskan itu semua seakan shea lah yang cemburu.
Shea hanya tersenyum. Mulut nya terasa bungkam untuk mengeluarkan kata-kata.
" apa kabar? " tanya sheldon disela-sela keheningan.
KAMU SEDANG MEMBACA
MINE [ COMPLETED ] ✓
Teen Fiction" kenapa sih sebegitu suka nya lo sama gue? kan gue udah bilang kalo gue gamau mencintai siapapun " ucap shea geram. "karna lo beda. Lo selalu bisa bikin gue kagum dengan cara lo sendiri" jawab sheldon mencoba meyakinkan shea. Shea menatap garang pr...
![MINE [ COMPLETED ] ✓](https://img.wattpad.com/cover/158387731-64-k791086.jpg)