Bagian 20

2.2K 78 13
                                        

"Karna bersama lo, dunia gue jadi lebih indah~sheldon

--------------------------------------------------------------

Shea berjongkok menekan ban mobil nya. Bagaimana bisa ban mobil nya kempes, padahal dia hendak berangkat sekolah.

"shea, kamu belum berangkat? " tanya wijaya saat melihat putri nya berdecak kesal.

"ban mobil nya kempes" jawab shea tanpa menoleh.

"papa mau ke bandara, kamu berangkat sama papa ya? " tawar wijaya, dia kasian melihat putrinya.

"gausah, shea naik taksi aja" shea lalu berdiri dan berjalan keluar.

Wijaya mengegelengkan kepalanya shea memang sangat keras kepala, wijaya lalu mengambil ponselnya, dia terlihat menelfon seseorang lalu masuk kedalam rumah.

Shea berjalan meninggalkan rumahnya.
Dasar orang tua ga peka, kejar kek gitu apa kek, trus gue mau naik apa dong ahh"omel shea sendiri.

Saat sedang berjalan sendirian, tiba-tiba sebuah mobil berhenti didepan shea, orang itu lalu membuka pintu mobilnya dan keluar.

"shea? Ngapain? " ternyata itu adalah manu.

Buset malah nanya, ya kesekolah dong, yakali mau ke pasar"omel shea dalam hatinya.

"ini mau kedepan nyari taksi" jawab shea dengan senyum terpaksa nya.

"hmm gimana kalo kita berangkat bareng aja? " tawar manu.

"gausah, lo duluan aja" mengingat kemarin shea melihat manu bersama cewe. Shea jadi tidak enak, siapa tau cewe yang kemarin itu pacar nya manu.

"gapapa, kita kan satu sekolah" shea terlihat berfikir. "ayoo cantik, kelamaan bengong ntar telat" manu lalu berjalan masuk kedalam mobilnya.

Shea terpaksa ikut masuk kedalam mobil manu.
Didalam mobil shea malah jadi kepikiran sheldon, dia jadi ingat saat pertama kali sheldon mengantar nya pulang, saat cowo yang shea anggap aneh itu berusaha menggoda shea.

"Shea? " panggil manu pelan. Tapi shea tidak mengubrisnya, manu jadi heran apa yang dipikirkan wanita disamping nya ini.
Menepuk pundak shea. Membuat shea kaget.

"mikirin apa? " tanya manu.

"ehhm ga gaada kok, oiya rumah lo dimana sih? " tanya shea mencairkan suasana.

"ga jauh dari rumah lo kok" shea menaikkan alis nya sebelah, jangan bilang manu tau dimana rumah shea.

"lo tau rumah gue? " tanya shea heran. Mereka bahkan baru kenal kemarin tapi manu sudah mengetahui dimana rumahnya.

Manu terlihat sedikit gugup. "i.. iyaa gue pernah ngeliat lo, rumah lo yang warna putih itu bukan? "

Shea hanya mengangguk. Manu tersenyum.

~~~

Imanuel memarkirkan mobilnya diparkiran sekolah, saat shea keluar dari mobio manu, dia sekilas melihat sheldon yang seperti nya juga baru sampai, sheldon menatap bingung kearah manu dan shea lalu segera pergi.

MINE [ COMPLETED ] ✓Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang