*
*
*
*
*
*
*
"Jangan berteriak!" Ucap Abel kesal setelah Tommy sudah berada di samping nya.
Warning!!!!!
Part ini mengandung unsur NC 21+ jika ada anak ingusan yang mau baca ... Yah ngga papa juga sih 😄 author cuma ngingetin doang ati-ati basah ahhhh 😄😊😘
Malam hari tepatnya pukul 20:00 malam , Abel dan Tommy sedang kuwalahan untuk mendiami Robert, yang sudah 1 jam tidak mau berhenti, bahkan untuk menyusu pun Robert tidak mau .
"Baby.. shutt...shutt...Mimi yah baby"bujuk Abel sambil memasukan kembali puting nya , yang sudah menetes asi ke bibir mungil Robert.
Hup
Mereka berdua menarik nafas lega, saat Robert mau untuk menyusu , walaupun Abel harus berdiri dan menimang-menimang Robert , agar tidur.
30 menit Abel masih menyusui Robert, yang sangat rakus menghisap puting Abel, mungkin karna Robert kelelahan menangis tanpa henti.
"Honey?" Panggil Abel dengan pelan kepada Tommy yang sedang mengotak-atik, laptop nya diatas ranjang mereka, Tommy mengangkat wajah nya dengan menatap Abel dengan wajah bertanya nya .
"Buatkan aku sandwich honey, aku lapar" ucap Abel dengan wajah memelas nya , Abel memang sering mereka lapar saat menyusui Robert.
Tommy menganggukkan kepala , laku keluar dari dalam kamar menuju dapur yang berada di lantai dasar.
Plopp
Abel menatap Robert yang baru saja melepaskan puting nya , dan ternyata Abel sudah benar-benar terlelap , terlihat dari bibir mungil nya yang terbuka, dengan perlahan Abel meletakkan tubuh mungil yang terbalut kain sutra itu , kedalam box baby.
"Sakhittt...shuttt..shuttt.. good night baby boy " ucap Abel sambil mengempok-ngempok tubuh Robert dengan lembut, setelah memastikan Abel sudah benar-benar terlelap , Abel menyelimuti tubuh mungil Robert , agar ditengah malam Robert anak kesayangan nya , tidak merasakan kedinginan karena bagaimanapun , tubuh mungil Robert masih terlalu sensitive dengan perubahan cuaca yang ada.
Ccckkkllleeekkkkk
Abel menengokan kepala nya kepada pintu kamar yang terbuka, dan disana Abel melihat Tommy yang sedang berjalan kearah nya , dengan membawa sebuah nampan yang berisi kan segelas susu dan sepotong sandwich kesukaan Abel.
"Ini baby" ucap Tommy meletakkan nampan yang berisikan sandwich dan susu , diatas meja nakas.
Cupss
Abel memberikan kecupan sayang di bibir tebal Tommy , lalu Abel melahap sandwich nya sambil bersandaran di pundak Tommy , sedangkan Tommy dengan senang hati melingkari tangan kiri nya di pinggang ramping Abel.
Abel yang sedang melahap sandwich, tiba-tiba merasakan gerakan aneh yang dilakukan oleh Tommy , yang kini sedang meraba-raba pinggul nya dengan sensual.
"I Miss you baby" ucap Tommy dengan suara yang berat , Abel yang mengerti makna dari kata-kata Tommy , langsung mengusap-usap kepala belakang Tommy dengan lembut.
"Sudah boleh belum?" Tanya Tommy dengan wajah sayu nya , Abel menatap Tommy dengan wajah penuh rasa bersalah nya , memang beberapa Minggu ini Abel sering mendengar jika Tommy , hati menuntaskan hasrat sendiri ditengah malam, karna Abel belum bisa melayani Tommy , karna saat itu Abel masih dalam kondisi pemulihan, dan tidak diperbolehkan untuk melakukan hubungan intim dahulu.
"Aku sudah bebas 2 hari yang lalu" ucap Abel dengan lembut setelah menghabiskan sepotong sandwich , yang dilanjutkan dengan meminum segelas susu yang masih terasa hangat.
"Kenapa nggak bilang?" Ucap Tommy dengan wajah sebal nya , sednagn Abel kini malah menggaruk-garuk kan kepala nya tak gatal.
"Aku lupa...hehehehe" ucap Abel dengan cengengesan tak berdosa nya , sedangkan Tommy membuang wajah nya dengan berlaga-laga sok marah.
"Uluhhh...uluhhhh.. suami ku ini ngambek cerita nya" ucap Abel sambil menoel-noel pipi Tommy dengan gemas.
"Jahat tau nggak sih" ucap Tommy sambil menatap Abel dengan dalam, Tommy membawa tangan mungil Abel kepada selangkangan .
"Dia rindu rumah nya " ucap Tommy sambil menggesekkan tangan mungil Abel pada penis nya , yang sudah menegang.
"Mmpphhhhh...aaaahhhhhhh..aahh" desah Tommy saat Abel meremas penis nya dengan lembut.
Tommy merebahkan tubuh Abel diatas ranjang , dan kini tubuh Abel sudah berada dibawah Kungkungan tubuh besar Tommy .
Cupss
"Mpphhh..mphhh...mphhh" desah Abel saat Tommy menghisap penuh bibir nya dengan hasrat yang terpendam.
Dengan perlahan ciuman Tommy , semangkin turun ke leher Abel , dan menghisap nya dengan kuat.
"Aaahhhh.. aaahhhh... Ah..ah..mmsshhh..gelihh..ahhhh" desah Abel saat bibir Tommy menghisap leher nya dengan lembut dan kuat, dan juga tangan Tommy yang juga tak tinggal diam , yang Tommy mulai membuka kancing piyama Abel hingga kini terpampang , dada sekal dan berisi milik Abel dengan puting yang menantang gravitasi.
Huppp
"Mmhhhhh..ahhh..honeyhhh.. ahhh..ituhh..asshhhh.. punyahhh..ahhh ..anakhh ..kitahh..ahhh" desah Abel saat Tommy menghisap dengan lembut puting nya , hisapan Tommy terasa sangat panas di puting nya .
Ssluurrpp
Ssluurrpp
"Ahhh.. ternyata susu mu manis juga baby" ucap Tommy sambil terus menghisap puting Abel dengan rakus.
Lumatan Tommy kini berpindah ke pinggang ramping Abel, Tommy Membuat beberapa kissmark di pinggang Abel , yang membuat Abel memejamkan mata nya menahan kenikmatan yang sudah lama tidak dirasakan nya.
"Ahhhh..ahhhh..mmmssshh.. Honeyhhh..ahhh..ahhh..terushhhh. ahh" desah Abel saat Tommy menjilati pusar nya dengan sensual.
Dengan cepat Tommy melucuti seluruh piyama Abel , hingga kini Abel benar-benar polos , tanpa sehelai benang pun yang menutupi tubuh mulus seputih susu milik Abel.
"Ahhh..ahhh..ahhhhh..ahhh...ssshhh..Honeyhhh..terushhhh..ahhh..ahh..nikmathhhhh..ahhhhh" desah Abel tidak karuan saat Tommy , memasukkan penis mungil milik nya , kedalam mulut Tommy .
Abel meremas-remas rambut Tommy, lalu tanpa sadar Abel menekan kepala Tommy untuk semangkin dalam dan kuat menghisap penis nya ,yang semangkin lama semangkin berkedut-kedut.
"Aaahhhh...asshhhh..mmmpphhh..eenaakhhh..Honeyhhh..ahh...ahhh.ahhh.." desahan Abel semangkin menjadi-jadi saat Tommy semangkin menaikan tempo , hisapan nya yang mampu membuat Abel semangkin blingsatan tak karuan .
"Ahhhh..ahhhh... Ssshhh..terushhhh..ahh... Honeyhhh...a~akuhhhhh.. ahhh. Ahhhhhhhhhhhhhh" desahan panjang Abel meledak saat Tommy menghisap penis nya dengan sangat kuat hingga , Abel berhasil mencapai klimaks nya .
"Aahhh..ahhh.aahhhh...ahhh" desah Abel dengan cepat , Tommy mengangkat kepala laku memandang wajah bergairah milik abel yang penuh dengan peluh .
"Enakk??" Tanya Tommy dengan suara berat nya, Abel Membuka mata nya ,yang tadi sempat terpejam saat Abel mendapatkan klimaks nya, Abel menatap wajah Tommy yang terkena sperma milik nya .
"Hmmmmm" gumam Abel sambil mengusap-usap wajah Tommy dengan lembut.
"Tapi aku belum selesai"ucap Tommy dengan suara sensual nya, Abel menganggukkan kepala nya sambil menatap manik tajam milik Tommy dengan intens.
"Ini akan menjadi malam yang panjang untuk kita berdua!" Ucap Tommy berdiri sambil melucuti pakaian nya sendiri dengan terburu-buru, sedangkan Abel hanya mampu menggigit bibir bawah nya saat melihat penis Tommy yang besar dan berurat sedang dalam keadaan tegang.
Bersambung....
Tenang adegan NC nya belum selesai, masih ada di part 26 ❤️😘
KAMU SEDANG MEMBACA
Sweet bitter love
Romans..SWEET BITTER LOVE.. - Maafkan aku baby, Bukan nya aku mengekang hidup mu . Tapi aku tidak ingin kamu dikenal banyak orang sebagai istri ku- ucap Tommy -KENAPA!, kamu malu jika semua orang tau jika kamu memiliki, seorang istri yang ternyata laki-la...
