..SWEET BITTER LOVE..
- Maafkan aku baby, Bukan nya aku mengekang hidup mu . Tapi aku tidak ingin kamu dikenal banyak orang sebagai istri ku- ucap Tommy
-KENAPA!, kamu malu jika semua orang tau jika kamu memiliki, seorang istri yang ternyata laki-la...
"Okey semangat honey" ucap Abel sambil memberikan 2 jempol nya bermaksud untuk memberikan semangat pada sang suami .
3 bulan telah tanla terasa berlalu dengan sangat cepat nya , semenjak kejadian pertengkaran Abel dan Tommy. Kini semua nya kembali berjalan dengan lancar, nafsu makan Abel sudah kembali seperti semula , bahkan semangkin bertambah .
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Kandungan Abel pun sudah menginjak 6 bulan, perut Abel pun sudah semangkin membesar , yang membuat Abel semangkin sulit untuk beraktivitas. Bahkan Abel akhir-akhir ini lebih sering menghabiskan waktu di dalam kamar dengan beberapa cemilan nya yang setia menemani Abel , Bahkan Tommy memindahkan sebuah kulkas kedalam kamar nya agar Abel tidak harus susah-susah teriak memanggil maid untuk mengambil kan nya cemilan .
Abel juga akhir-akhir ini sangat sering mengeluh pada Tommy , karna pinggang nya yang sering terasa pegal, Bahkan Tommy harus memperbanyak kesabaran , saat Abel membangunkan nya tengah malam , hanya karna ingin dipijat pinggang nya oleh Tommy.
Pukul 12:00 siang terlihat Abel dan Tommy , yang kini sedang duduk di ayunan yang berada di halaman belakang rumah mereka .
"Baby ?" Ucap Tommy memanggil Abel yang sedang merebahkan kepala nya dipangkuan Tommy .
"Hmmmmm" gumam Abel sambil menikmati usapan halus di puncak kepala nya , yang dilakukan oleh sang suami .
"Aku sudah tidak sabar deh baby, untuk segera cepat-cepat melihat anak kita "ucap Tommy dengan wajah sumringah nya , Abel menatap wajah Tommy ,yang tepat berada di atas nya .
"Aku juga honey, aku juga mau cepat-cepat menggendong anak kita" ucap Abel sambil mengelus-elus perut buncit nya dengan lembut .
"Kamu bener nggak mau USG baby?" Ucap Tommy bertanya pada Abel yang masih asik mengelus-elus perut buncit nya sambil tersenyum sumringah.
"Tidak! Aku mau biar jadi suprise nanti nya , lagi pula mau anak kita laki-laki atau perempuan tidak masalah untuk ku , yang terpenting anak kita terlahir dengan sehat dan sempurna , itu saja sudah sudah bagi ku" ucap Abel sambil mendudukan tubuh berisi nya dengan dibantu Tommy , Abel membaringkan kepala nya di bahu Tommy, dan Tommy pun melingkarkan tangan nya pada pinggang berisi milik istri tercinta nya.
Cupppss
Tommy mencium kening Abel dengan lembut , abel memejamkan mata hazel nya menikmati lembut nya belain tangan kekar Tommy , pada kedua pipi chubby nya .
"Kamu tau baby, aku benar-benar merasa beruntung bisa menjadikan kamu milik ku. Aku benar-benar tidak menyangka jika tuhan sangat baik pada ku , karna tuhan telah mengirimkan kamu sebagai pasangan hidup ku. Padahal Tuhan tahu jika aku ini manusia yang paling jahat di dunia ini, tapi Tuhan dengan baik hati nya justru mengirim kamu untuk aku"ucap Tommy dengan tulus, Abel memainkan jari-jari lentik nya di atas dada bidang Tommy .
"Terimakasih" ucap Abel sambil memeluk tubuh kekar Tommy dengan erat.
"Terimakasih untuk apa?" Tanya Tommy pada Abel yang malah dibalas dengan senyuman manis milik Abel .
"Terimakasih untuk semua nya yang sudah kamu berikan pada ku" ucap Abel dengan suara yang mengalun dengan indah di telinga Tommy .
Cupssss
Cupssss
Cupssss
Tommy menciumi seluruh wajah Abel dengan gemas , sedangkan Abel cekikikan karna merasa geli saat bulu-bulu halus Tommy bersentuhan dengan kulit halus nya.
"Kamu tau?" Ucap Tommy sambil menarik turunkan alis nya dengan smirk andalan nya , Abel langsung memutar bola mata nya dengan jengah , saat melihat tatapan mesum dari sang suami.
"Ahhhh.." Desah Abel saat Tommy meremas dada sekal nya dengan gemas .
Plakkk
Dengan refleks Abel menampar lengan Tommy, dengan kencang dan kini Tommy memasang wajah kesakitan nya padahal tamparan itu sama sekali tidak terasa sakit di lengan nya , Tommy hanya ingin melebih-lebihkan saja agar mendapatkan belas kasihan dari istri tercinta nya.
"Dasar mesum!" Ucap Abel sambil memasang wajah garang nya , namun malah terlihat menggemaskan Dimata Tommy .
"Uluhhh~uluhhhh.... Ictli tetayangan aku malah yah ..hehehehe "ucap Tommy sambil menggoda Abel , yang membuat kedua pipi chubby Abel bersemu merah seperti kepiting yang baru saja direbus.
Pukkk
Pukkk
Pukk
"Aduhhh~aduhhh sakit baby!!" Ucap Tommy sambil menjerit-jerit saat Abel memukuli seluruhnya nya dengan bruntal.
Buggg
"Aaaarrrrggghhhh... Ampun~ baby ini serius sakit " ucap Tommy saat Abel melemparkan kepala nya dengan sebuah nampan yang tadi nya tempat bungkusan Snack milik Abel, kalian harus tahu jika Abel itu tidak bisa jauh-jauh dari cemilan dan makanan nya , beberapa Minggu belakangan ini Abel sangat senang sekali makan tidur aja, memang Tommy sudah tidak memperbolehkan Abel untuk terlalu banyak beraktivitas, bahkan untuk mandi pun Abel sering kali di bantu oleh Tommy .
"Ngantuk~" rengek Abel sambil mendusel-dusel kan wajah nya di dada Tommy .
"Yaudah kita masuk yah baby" ucap Tommy sambil menggendong tubuh berisi Abel yang sudah terasa berat nya saat digendong Tommy , tidak seperti sebelum-sebelumnya yang terasa ringan.
"Tolong bersihkan bungkusan Snack di halaman belakang!" Ucap Tommy dengan datar kepada maid nya , yang kebetulan saja lewat di dekat halaman belakang.
"Baik Tn." Ucap maid itu sambil menundukkan kepala nya dengan sopan , Tommy pun segera berlalu dari halaman belakang menuju kamar nya untuk merebahkan Abel yang sudah tertidur digendongan nya itu.
Setelah memastikan Abel diselimuti nya dengan benar, Tommy pun keluar dari kamar nya meninggalkan Abel sendiri yang sedang tertidur dengan sangat nyenyak nya diatas ranjang berukuran king size mereka.
"Tolong jaga istri ku dengan benar, aku mau keluar sebentar, dan ketika aku pulang aku tidak mau terjadi Maslaah dengan istriku , jika itu terjadi lihat saja nanti. Kalian yang akan ku habisi!" Ucap tommy kepada para maid yang sedang menyiapkan makan sore , karna memang 1 jam lagi sudah waktu nya makan sore .
"Baik Tn." Ucap para maid dengan serempak .
"Jangan sampai telat memberi makan istriku!"ancam Tommy sambil mengacungkan jari telunjuk kepada para maid nya .
"Baik Tn." Ucap bi Wenny dengan sopan, maid yang lain tak berani menjawab ucapan Tommy yang terkesan sadis.
"Aku mau keluar, kalian tetap jaga istri ku dengan benar-benar . Aku tidak mau terjadi apa pun pada istri ku" ucap Tommy pada security yang menjaga pintu utama .
"Baik Tn.!" Ucap security dengan sigap, setelah itu Tommy pun pergi dari rumah nya dengan mobil sport nya dengan kecepatan diatas rata-rata.