Jangan lupa klik tombol bintang ☆ sebelum membaca 💖💙
Happy Reading ~
Sorry for typo✏
________oOo_________
"Rayn?" Pekik Ali.
"Apa menariknya Prilly dimata semua laki laki? Pertama dia membuat Ali begitu mencintainya, sekarang Dia berhasil membuat rayn dekat dengannya," batin Bella.
"Untuk apa dia mendekati Prilly?" Gumam Ali pelan.
"Eh tidak ! Harusnya aku senang, bukan kah bagus? Kalau Prilly dekat dengan Rayn, aku bisa leluasa dekati Ali," batin Bella seraya melirik Ali.
Ali mengepal salah satu tangannya.
Sorotan matanya berubah jadi sinis menatap Rayn yang menurutnya BERANI mendekati wanita pemilik hatinya itu.
Ali pun menantapkan langkahnya menuju ke arah kursi Taman tempat Rayn dan Prilly duduk.
Bella memekik melihat Ali kini melanjutkan langkahnya dengan tangan yang mengepal.
Setiba ditempat Prilly duduk, Ali melepaskan kepala tangannya dan mengukir senyuman lebar di bibirnya secara paksa.
Rayn dan Prilly sama sama melirik kearah Ali.
"Wah, ada Rayn juga,"
"Hai Ali..." sapa Rayn seraya tersenyum palsu.
"Ada urusan apa ?" Tanya Ali.
"Aku baru saja mengembalikan gantungan tas milik Prilly yang jatuh," jawab Rayn.
"Oh.." Ali menatap kearah Prilly.
"Prill, aku mencarimu ke perpus tapi tidak ada. Lalu aku coba mencarimu kesini, ternyata firasatku benar," ujar Ali.
"Prilly denganku disini," jawab Rayn.
Ali melirik Rayn.
"Iya aku melihatnya. Terimakasih ya ? Sudah menjaga Prilly. Kau memang temanku yang paling pengertian.
Sekarang kamu bisa pergi,"
"Kenapa aku harus pergi?"
"Karena aku disini,"
"Lalu?"
"Lalu akan aku habisi dirimu jika tidak pergi,"
"Hah?" Rayn dan Prilly sedikit memekik mendengar ucapan Ali.
"Hehe tidak. Bercanda.
aku tidak perlu dirimu lagi untuk menjaga Prilly,"
"Tapi bagaimana jika Prilly memerlukanku?" Tanya Rayn.
"Haha tidak akan,"
"Baiklah, kalau kalian sama sama tidak ingin pergi, biar aku saja. Assalamu'alaikum." Tanpa menunggu jawaban dari keduanya, Prilly langsung berdiri dan berjalan meninggalkan kursi taman tempat Rayn duduk dan tempat Ali berdiri didekatnya.
Rayn dan Ali memperhatikan Prilly.
Lalu tidak lama kemudian Ali dan Rayn saling menatap satu sama lain.
"Maaf Rayn, aku harus pergi dulu.
Sepertinya itu kode untukku." Sebelum Prilly meninggalkannya begitu jauh, Ali pun Segera menyusul Prilly.
Dengan cepat Bella lari bersembunyi disebuah pohon ketika Prilly dan Ali pergi meninggalkan Rayn.
Setelah Prilly dan Ali pergi, Bella lari menghampiri Rayn yang masih berada ditempatnya.
Bella duduk di samping Rayn.
"Rayn!?"
Rayn menoleh dengan tatapan dingin.
KAMU SEDANG MEMBACA
Wanita Akhir Zaman ( End)
EspiritualAku, Prilly latuconsina. Aku Bukanlah sosok seorang wanita sempurna Tidak mungkin menandingi kemuliaan seorang siti khadijah Tidak juga bisa mendekati ketakwaan siti Aisyah Dan tidak mungkin sama dengan kemuliaan siti fatimah Aku sadar... aku hanyal...
