MTMH 15

13K 682 32
                                        

Cahaya matahari pagi pun datang memasuki celah jendela kamar mereka sehingga membuat salah satu darinya terbangun.

"Ughh..." taehyung mengerjapkan matanya dan melihat jungkook yang masih tertidur.

Taehyung melihat jam di atas meja, ia pun segera turun dari ranjang, membereskan semua kekacawan tadi malam kemudian ia pun menuju kamar mandi.

Setelah beberapa menit ia selesai membersihkan tubuhnya, ia pun melihat ke arah ranjang dimana jungkook masih tidur dengan nyenyak.

Taehyung bergegas memakai pakaiannya dan pergi menuju sekolah untuk bekerja tanpa membangunkan Jungkook. Karna ia tahu bahwa Jungkook sangat lelah.

.

.

"Emhh..." Jungkook membuka matanya sambil mencari keberadaan seseorang.

"Hyung?" Panggil Jungkook

"Kemana dia?" Bingung jungkook, kemudian ia melihat ke arah jam, jam menunjukan pukul 07:45.

"Astaga aku telat pergi ke sekolah..ahkk" Jungkook merasakan perih disekitar lubangnya

"Aww..sakit sekali" ujar jungkook sambil memegang bokongnya.

"Pokoknya aku harus sekolah, aku harus mengawasi taehyung, siapa tahu dia bersama wanita itu lagi" Jungkook pun menuju kamar mandi sambil menahan rasa sakitnya.

.

.

.

"Hoshhh...hoshh" Jungkook masuk kedalam kelasnya dengan nafas tidak teratur akibat berlari.

"Jungkook" ujar taehyung

"Ssaem hoshh, mianhae aku terlambat" ucap jungkook

"Ikut aku" taehyung membawa jungkook keluar kelas.

"Apa aku ingin dihukum?" Tanya jungkook

"Mengapa lari?" Tanya taehyung

"Aku takut terlambat" jawab jungkook

"Kookie kau itu sedang hamil bahaya jika kau berlari seperti tadi." Khawatir taehyung

"Mianhae, habis kau tidak membangunkan ku" ucap Jungkook sambil mengerucutkan bibirnya

"Aku sengaja tidak membangunkan mu karna pasti kau sangat lelah" ucap taehyung sambil memegang pundak Jungkook

"Lebih baik kau istirahat saja di uks" ujarnya lagi

"Tapi aku kan mau.." ucapnya terpotong

"Tidak ada penolakan kim jungkook!" Ucap taehyung tegas

"Baiklah" ujar Jungkook terpaksa, kemudian ia pun pergi menuju ruang kesehatan. Dan taehyung pun kembali mengajar.

Skipp=>

.

.

Bel istirahat sudah berbunyi, Jungkook memutuskan untuk kembali ke dalam kelasnya.

Saat ia memasuki kelas, suasa kelas sangat ramai akibat suara dari para siswa/i yang sedang berbicara.

"Bam, tumben kelas ramai. Biasanya mereka semua pergi ke kantin" tanya Jungkook pada sahabatnya

"Entahlah, mungkin mereka semua cemburu" jawab bambam

"Cemburu kenapa?"

"Apa kau tidak tau tadi kekasihnya kim ssaem datang dan mereka bermesraan di depan kita semua" jelas bambam

"Bermesraan? Kekasih?" Monolog Jungkook

"Kookie apa kau baik-baik saja?" Khawatir bambam saat melihat wajah sahabatnya menjadi sedih.

"Ne aku baik, aku ingin ke toilet sebentar" Jungkook pun meninggalkan bambam.

.
.
.

Taehyung kini berada di ruangannya ditemani oleh irene yang duduk disamping taehyung sambil menyandarkan kepalanya pada dada taehyung.

"Oppa aku mencintaimu" ucap irene sambil memainkan kancing baju taehyung.

"Sudah ku katakan irene, aku tidak lagi mencintaimu, aku mencintai seseorang. Lebih baik kau cari seseorang yang lebih pantas untukmu" ucapnya sambil menjauhkan tubuh irene darinya

"Baiklah tidak masalah kau tidak lagi mencintaiku, tapi kau harus tetap selalu bersama ku!" Ucapnya agak kesal

"Aku tidak bisa terus bersama mu, lebih baik kita tidak usah bertemu lagi" ucap taehyung

"Baiklah jika kau inginnya seperti itu, aku akan mencari tau siapa orang yang sudah mengambil posisi ku, dan aku akan membuat hari-harinya terganggu!" Ancam irene dengan wajah liciknya

"Apa yg kau inginkan?!" Kesal taehyung dengan irene

"Aku ingin kau menjadi kekasihku kembali"

"Aku tidak bisa!" Ucap taehyung datar

"Baik aku akan mengganggu orang yang kau cintai itu sehingga membuatnya depresi!" Ucap irene sambil membangunkan tubuhnya untuk pergi dari ruangan taehyung

"Baiklah aku akan menjadi kekasih mu" ucap taehyung terpaksa,karna ia tidak mau terjadi sesuatu dengan jungkook dan juga calon anaknya, karna ia tau irene tidak akan main-main dengan ucapannya.

Cup

"Aku mencintai mu" irene mencium bibir taehyung sambil melumatnya.

.

.

"Kau bilang kau mencintai ku tapi mengapa kau menciumnya hiks" jungkook menangis didepan ruangan taehyung ia melihat semua tapi ia tidak mendengar apa yang mereka bicarakan.

Ceklek

Pintu ruangan taehyung terbuka taehyung dan irene keluar dari ruangan tersebut dengan penampilannya acak-acakan.

Taehyung, kancing kemeja atas yang terbuka, rambut yang sedikit berantakan akibat ulah dari irene. Irene, rambut lepek karna keringat dari aktivitas ciuman panas mereka.

"Wahh..oppa didepan ruangan mu ada seseorang" ujar irene

"H-hai noona" sapa jungkook

"Kau siapa? Ada perlu apa?" Tanya irene

"I-itu..." ucap Jungkook terpotong

"Jungkook!" terkejut taehyung saat Jungkook berada didepan ruangannya. Sedangkan Jungkook sangat terkejut dengan penampilan suaminya.

"Sepertinya dia melihat apa yang sudah kita lakukan didalam ruangan mu oppa" bisik irene

"Maaf telah mengganggu waktu kalian"ucap jungkook kemudian pergi meninggalkan mereka.


"Maafkan aku kookie, aku sangat mencintai mu" ucap taehyung dalam hati sambil melihat kepergian jungkook




































TBC...
MAAF YA AKU BARU UP...

My Teacher is My Husband (Vkook)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang