MTMH 13

12.6K 741 12
                                        

Kini Jungkook tidak pulang ke rumah taehyung melainkan ia pulang ke rumah orang tuanya

*Tingnongg

Bel rumah pun di tekan oleh jungkook

"Nee?" Ucap luhan

"Kookie?" Luhan melihat mata Jungkook sembab

"Kau kenapa sayang?" Tanyanya khawatir

"Ayo masuk dulu, setelah itu kau bercerita" luhan pun membawa jungkook masuk ke dalam

"Hikss eomma sakit hikss.." tangis Jungkook pecah sambil memeluk erat luhan

"Kau kenapa? Apa yg sakit huh?" Luhan sangat mengkhawatirkan jungkook

"Sakit eomma kookie tidak kuat jika seperti ini terus hikss" tangisan jungkook pun semakin kencang

"Apa? Sakit kenapa?" Tanya luhan semakin khawatir

"Dada kookie sakit eomma hikss kookie tidak kuat hiks" Jungkook pun memegang dadanya kuat

"Ya ampun sayang kenapa dada mu? Hiks kau sakit apa?" Luhan pun ikut menangis

"Kookie juga tidak tau eomma, tapi jika kookie melihat taehyung hyung berpelukan dengan wanita lain, dada kookie sakit sekali hiks...hikss" ucapnya, membuat luhan berhenti menangis dan menatap mata jungkook

"Itu tandanya kau mencintainya sayang, memangnya tae-hyung berpelukan dengan siapa?" Tanya luhan lembut

"Dengan kekasihnya hiks" jawab Jungkook polos

"Ssttt sudah kau jangan menangis lagi, besok eomma akan bicara dengan tae-hyung" luhan pun memeluk jungkook sayang.

"Tidak usah eomma biar kookie saja, ini urusan keluarga kookie" ucap jungkook sembari melepaskan pelukannya

"Kau yakin?" Tanyanya

"Ne eomma" ucap jungkook tersenyum. Kemudian jungkook memeluk luhan kembali dan ia pun tertidur di dalam pelukan luhan.

.

.

.

Keesokan harinya jungkook pulang ke rumah taehyung. Ia pun menekan bel rumah tersebut.

Tak lama pun pintu terbuka menampilkan seseorang dengan kondisi yang kacau.

"Mengapa kau baru pulang?" Tanya taehyung dengan wajah khawatir

"Tadi aku menginap di rumah eommaku, maaf tidak memberi tahu mu" ucapnya kemudian masuk begitu saja.

Jungkook pun menuju kamar, kemudian di susul oleh taehyung, dan ia pun mengunci pintu kamar tersebut.

Saat jungkook sedang menaruh tasnya diatas meja, tiba-tiba saja ada tangan yg melingkar di pinggangnya.

"Mengapa kau selalu membuat ku khawatir?" Ucapnya tepat di telinga jungkook.

"Hmm..maafkan aku" jungkook pun melepaskan pelukan taehyung. Ia pun membereskan ranjang yg berantakan, entahlah mengapa bisa seperti ini.

Kemudian taehyung pun kembali memeluk tubuh jungkook menyenderkan kepalanya dipundak jungkook menghadap leher Jungkook.

"Kau tau aku sangat merindukan mu, aku tidak bisa tidur tanpa mu" ucapnya tepat dileher jungkook membuat jungkook geli karna hembusan nafas taehyung.

"Hyung aku sedang membereskan kasur, bisakah kau minggir sebentar?" Jungkook berusaha melepaskan pelukan dari taehyung.

"Jungkook-ah" taehyung membalik tubuh jungkook membuat Jungkook terkejut.

"Aku tidak tau perasaan apa yang aku rasakan saat ini. Saat bersama irene aku merasa kebahagian yg sangat biasa saja, tapi jika bersama mu hatiku merasa hangat. Mungkin ini yang namanya cinta, aku mencintaimu jungkook, bukan irene." Ucapnya kemudian mencium bibir kenyal Jungkook dengan lembut, menggigit kemudian memasukan lidahnya kedalam gua hangat jungkook, mengajak lidah jungkook untuk berperang.

Jungkook mendorong tubuh taehyung pelan membuat taehyung melepaskan ciumannya dan menatap jungkook.

"Kau kekasihnya irene noona kan?" Tanya jungkook sembari mengusap bibirnya yg basah akibat ciuman mereka tadi.

"Iya, tapi itu dulu saat itu kami berpacaran tapi hubungan kami tidaklah lama, kami pisah karna putus kontak sehingga aku tidak tau jika irene pergi ke amerika dan membuat kami berpisah. Dan saat ia kembali aku sangat senang tapi entah mengapa rasa senangnya berbeda" jelasnya

"Tapi kulihat kau bahagia saat irene noona datang, sampai-sampai kau menciumnya di ruangan mu" ucap jungkook

"Kau melihatnya?" Tanya taehyung dan di balas anggukkan lucu dari Jungkook

"Apa kau cemburu?" Jungkook mengangguk kemudian menggelengkan kepala membuat taehyung terkekeh.

"Aku memang menciumnya,awwww!" Teriak taehyung saat jungkook memukulnya dengan gantungan baju yang ada di atas ranjang.

"Yakk kau ingin kemana?" Teriak taehyung saat jungkook keluar kamar

"Bukan urusanmu!" Jutek jungkook, taehyung pun menarik tangan jungkook kemudian ia memeluk Jungkook

"Aku menciumnya karna hanya ingin membuktikan hatiku saja. Dan ternyata hatiku salah, saat aku menciumnya tubuhku biasa saja jantung ku pun berdetak nomal. Tapi saat aku berada di dekatmu jantungku berdetak sangat kencang, apalagi saat mencium mu, jantungku seperti ingin lepas" ujarnya membuat jungkook tersenyum di dalam pelukan taehyung. Kemudian melepas pelukan tersebut ia pun menatap taehyung.

"Mungkin aku juga mencintaimu" ucap jungkook tersenyum

"Benarkah?" Tanya taehyung senang

"Waktu kau dan irene noona berpelukan hatiku benar-benar sangat sakit, apa lagi saat kau berciuman dengannya" ucapnya lirih

"Maafkan aku sungguh aku hanya ingin memastikan perasaanku saja" ucapnya menangkup pipi jungkook

"Nee tapi hyung harus aku hukum" ucapnya menyeringai, kemudian Jungkook pun mencium bibir taehyung kasar dan berantakan membuat taehyung tersenyum di sela-sela ciumannya. Ia pun mengambil alih ciuman jungkook membuat jungkook kewalahan.


































TBC...

My Teacher is My Husband (Vkook)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang