MTMH 33

9.2K 546 44
                                        

Hii! I'm back 😊. Jangan bilang end dulu ya gaes, karna cerita ini masih lanjutt 😃. HAPPY READING 😁😁!!

.

.

Pagi ini Jungkook berada di taman belakang rumah, mencari udara segar sesekali berjemur bersama Taejung di bawah sinar matahari pagi. Ngomong-ngomong Ia pulang dari rumah sakit sejak 2 hari yang lalu.

"Rupanya kalian berada di sini" Taehyung menghampiri mereka dengan wajah bantalnya.

"Kau sudah bangun Hyung? Apa kau tidak mengajar sekarang?" Tanya Jungkook sambil merapihkan rambut Taehyung yg berantakan akibat bangun tidur.

"Mungkin tidak, aku betah di rumah bersama kalian" ucap Taehyung dan memeluk Jungkook dari belakang ,sesekali mencium pipinya sembari menatap Taejung yg berada di gendongan Jungkook.

"Jika kau tidak kerja maka bagaimana kau akan mendapatkan uang? Kau ingin memberikan kita makan apa? Batu? Rumput?" Oceh Jungkook membuat Taehyung terkekeh.

"Kau tenang saja, perusahaan appaku banyak, bahkan sebentar lagi semuanya akan diwariskan oleh ku. Dan jika kau ingin mengetahui sesuatu, sekolahan yg kau tempati itu adalah milikku." Ucap Taehyung sambil mengusap pipi tembam Taejung dari belakang tubuh Jungkook.

"Mwo?! Pasti kau sedang berbohong. Jika benar itu milikmu pasti aku mengetahuinnya" Jungkook membalikkan tubuhnya menghadap ke arah Taehyung dengan wajah terkejut sekaligus bingung.

"Karna pada saat aku dijodohkan olehmu ,aku meminta pada appaku untuk tidak memberitahumu soal ini" ucapnya sembari memainkan pipi anaknya.

"Mengapa begitu?" Jungkook mengerutkan alisnya bingung.

"Hanya tidak ingin." Taehyung masih tetap memainkan pipi sang anak didalam gendongan Jungkook.

Jungkook menjauhkan Taejung darinya dengan wajah kesal. "Menyebalkan!" Jungkook pun pergi meninggalkan Taehyung. Taehyung pun terkekeh melihat tingkahnya, setelahnya iapun menyusulnya kedalam.

"Hari ini aku akan mengajar" ucapnya sembari berjalan dibelakang Jungkook.

"Kau bilang hari ini tidak mengajar" Jungkook membalikkan tubuhnya menatap sang suami dengan wajah kesal.

"Aku tidak bilang tidak sayang" balasnya dengan memajukan wajahnya tepat dihadapan Jungkook, membuat sang empu memundurkan wajahnya.

"Terserah kau saja!" Jungkook pun mengalihkan tatapannya ke arah samping, dengan gerakan cepat Taehyung pun mencium bibirnya.

"Aku akan mandi" Taehyung pun mencium pipi sang anak sebelum ia pergi menuju kamar mandi.

30 menit berlalu, Taehyung pun menuruni anak tangga dengan keadaan yang sudah rapih. Ia menuju meja makan yang sudah disajikan makanan oleh Jungkook untuknya.

"Mengapa kau tidak menyuruh pelayan saja? " Taehyung menghampiri Jungkook yang sedang menata makanan diatas meja.

"Aku hanya ingin membuatkan yang special untukmu" Jungkook tersenyum manis padanya. Taehyung pun segera memeluk dan menciumnya.

"Aku mencintai mu" Taehyung mencium seluruh wajah Jungkook, membuat sang empu terkekeh.

"Hyung hentikan, kau bisa terlambat" Jungkook menjauhkan wajahnya.

"Kau benar, aku tidak boleh terlambat" Taehyung pun segera duduk diikuti oleh Jungkook.

"Hmm hyung, bolehkah aku melanjutkan sekolahku?" Tanya Jungkook sembari menaruh lauk pauk kedalam piring Taehyung.

My Teacher is My Husband (Vkook)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang