"hiksssss"
"rey hikss ya Tuhann"
"hiksss"
"hikss"
Sebuah tangisan menggema di kamar bekka, seperti biasa, tempat pelarian terbaiknya adalah kamar tercintanya.
"seharusnya gue ngungkapin perasaan gue dari awal!"kata bekka sembari melempar sebuah barang ke arah tembok sehingga barang itu pecah.
"hikss, se-seharusnya gue hiksss"
"rey... "gumam bekka paruh sembari terus menangis.
"gue benci lo rey!"gumam bekka sembari melemparkan barang lagi.
Kamar seperti kapal pecah, tissue berserakan, redup gelap.
Itu yang menggambarkan kamar bekka saat ini, dengan banyaknya tissue membuat ruangan tersebut terasa seperi rumah sakit terkutuk.
"hikss"
Toktok!
"kak bek? Ada yang pecah? "tanya bella saat tak sengaja mendengar suara barang pecah.
Bekka hanya bisa diam, sembari menyembunyikkan kepalanya diguling lalu berteriak sekencang mungkin di guling itu. Itu adalah kebiasaan buruknya dari dulu.
"hikss"
"plis, gue pingin ngebalikkin waktu.. Hikss"
"roy kiyoshi bisa balikin waktu ga ya?, hikss, anjing, hiksss, bangsat, hiksss"
"kak bek? "panggil bella lagi sembari terus mengetuk kamar bekka yang terkunci.
Karena tidak mendengar jawaban dari bekka, bella memutuskan menelfon orang tuanya yang saat ini sedang bekerja seperti biasa.
"iya mami sama papi otw"kata lyanna saat menjawa telfon dari bella.
••
Jam sudah menunjukkan pukul 06.00 pagi , dan bekka tetap terus menangis sembari terus melemparkan barang barang, beberapa kali vanno dan lyanna mencoba memasuki kamar tetapi hasilnya nihil, karena bekka terus mengunci diri.
"bekka mami mohon.. Mami butuh kamu untuk ikut ke acara perusahaan , masa mami gak ngajak kamu sih"kata lyanna.
Brak*
Bekka membuka pintu kamarnya dengan kasar, dan memperlihatkan matanya yang lembab dan menghitan ditambah dirinya terlihat sangat memprihatinkan.
"yaampun bekka, kamu kenapa aja nak?"tanya lyanna khawatir dengan keadaan bekka yang sangat berantakan.
"mi, k n p mami malah ngajak bekka ke tempat gak jelas itu, mami tau keadaan bekka gimana kan?! "tanya bekka dengan suara serak, dan dengan nada kesal.
"iya iya, mami minta maaf, ayo kita ke pemakamannya rey"ajak lyanna lalu menarik lembut tangan bekka.
Bekka menepis pelan tangan lyanna, sejenak ia menarik nafas dalam dalam lalu menghembuskannya.
"mi, rey beneran gak ada?, mi hikss, bekka nyesell"kata bekka lalu memeluk maminya itu.
"iya bekka, bekka harus sabar ya, mangkanya kita kesana sekarang"ajak lyanna sembari menahan tawa.
Bekka pun memasuki kamarnya kembali, lalu ia mulai bersiap siap mengganti pakaiannya.
Berkali kali bekka teringat akan penyesalannya yang seharusnya ia sudah mengungkapkan perasaanya ke reyno sejak awal, tetapi ia malah ingin mengungkapkan saat orang itu sudah tidak ada.
"hikss"
"hikss"
"rey... "
Beberapa kali bekka terus menangis saat hendak bersiap siap ,sehingga ia kesal sendiri dengan dirinya sendiri.
KAMU SEDANG MEMBACA
My Bad Girl (completed)
RomanceRebecca Hafeeza Avarre. Rebecca atau bekka adalah gadis keturunan dari seorang Vanno Avarre,yaitu papinya. Dengan sifat bekka yang sangat Dingin,jutek,judes dan juga sangat berandalan,membuat siapapun pasti akan luluh melihatnya apalagi dengan para...
