Aku adalah seorang Adelia Charllota. . .
Ya kini dia harus meyakinkah diri bahwa sekarang dia harus terbiasa dengan nama itu dan dia mengecamkan baik-baik dimemori otaknya yang sudah lama tak terpakai. Dia akan mencoba berubah menjadi Adelia sepenuhnya tak henti-hentinya Adelia menatap bayangannya yang terpampang nyata dipantulan cermin besarnya dan menjiwit pipinya untuk meyakinkan apa benar didepannya ini dirinya.
Wajahnya sudah berubah mulus terawat beda sekali saat dia masih anggota gangster. Boro-boro perawatan begini mandipun jarang. Adel menyentuh menelusuri wajah tirus putih mulusnya senyuman tersungging dibibir merah alaminya kalau dipikir-pikir ternyata dia cantik juga.
Dia baru sadar jika alisnya tebal dan bulu matanya panjang. Tangannya beralih menyentuh permukaan rambut lembut panjang dan indah karena hair extension.
Adel tersenyum seperti orang bodoh, berulang kali mengerjapkan mata tak percaya... Dia benar-benar bagai gadis cantik umum kebanyakan..
"I-ini benar-benar aku?" tanyanya yang ke seratus kali dipantulan kaca.
Kalau Zenon tahu dia dandan macam begini, dia pasti akan menetertawakannya habis-habisan. Yaah laki-laki itukan suka sekali mempermainkannya.
Pipinya kembali bersemu merah ternyata dia memang masih seorang wanita. Batinya terkekeh setelah puas memandang sosoknya sendiri. Haha lihatlah Zenon... Aku cantik bak bidadari jatuh ke sungai.
Ehh...
Adelia membuka pintu kamar dan keluar sembari membawa tas selempang berbentuk lucu.
"Tania? Ehh maksudku Adelia mau kemana kau?" Gleen berjalan mendekat matanya melihat tas selempang yang dipegang Adelia.
"Kamu mau pergi kemana?" tanyanya lagi.
"Aku mau ke supermarket dulu" ucap Adelia singkat kakinya melangkah kembali. Gleen menahan tubuhnya.
"Tu-tunggu! Biar kuantar aja.. Cewek jalan sendirian itu bahaya" tawar Gleen tiba-tiba membuat Adelia melongo.
Tidak salah ini cowok? Padahal dulu Gleen selalu marah-marah dan mengomelinya. Dan sekarang pria ini jadi baik dan peduli padanya? Jin apa yang merasuki jiwa Gleen??!
Tidak salah lagi...
The power of gadis cantik!
Tangan Adelia reflek menyentuh kening Gleen.
"Kamu sakit? Atau otak kamu yang sakit?" mendengar komentar itu wajah Gleen memerah.
Wajah dan penampilan memang sudah berubah tapi kelakuan masih saja sama kasar...
"Aku bukan cewek lemah jadi kamu tidak usah khawatir"
Gleen merasa kasihan dengan cowok-cowok diluar sana yang akan tertipu dengan penampilan Adelia dari luarnya.
"Astaga sikapmu tak berubah" tandas Gleen tersenyum kecut. Adelia memicingkan mata.
"Apa katamu?!"
"Ti-tidak.. Ya sudah kalau tidak mau" Gleen kapok.. Dia tak berani melawan singa betina lagi.
Pernah saat Adelia mengganti penampilannya untuk pertama kali Gleen terperangah, matanya membelalak tak percaya mulut goanya keluar air liur yang menetes. Dia takjub dengan tangan gesit milik para tata rias dan penata busana ahli atau memang itu kecantikan alami milik gadis itu sendiri.
Damian memang hebat!
Makanya semenjak itu Gleen jadi terpesona dan tertarik. Jadi dia memutuskan untuk menggoda dan merayu gadis itu, alhasil Adelia yang risih menendang tepat disenjata masa depan milik Gleen hingga ia meringis kesakitan. Semenjak itupula Gleen enggan mendekatinya...
KAMU SEDANG MEMBACA
Please, Choose Me!
RomanceSpin-Off Dari Slave of Love 18++ **** Namaku Tania... Iya, aku seorang Tania wakil dari leader geng Blue Phoenix yang terkenal kuat dan sangat berkuasa di daerahku. Tapi kenapa..? Kenapa bisa-bisanya aku bertemu dengan seorang pria yang bisa mengge...
