Sudah 3 hari Hinata berada di rumah sakit, tapi tidak juga Naruto datang untuk menjenguknya.
Setiap saat ia menunggu, seperti apa yang Naruto minta padanya.
Tetapi mengapa Naruto tak kunjung datang?Ia merasa sedih,
Mungkin seharusnya ia tak boleh berharap dan menunggu.
Naruto sudah menjadi pahlawan Konoha, banyak orang yang menyanjungnya dan mengidolakannya.
Tidak pantas jika ia berteman dengan seorang gadis lemah seperti dirinya.
Begitulah yang Hinata pikirkan sekarang."Naruto-kun, mungkin kau melupakanku. Tapi aku akan tetap menunggumu. Mungkin saja suatu saat kamu akan datang dan menyapaku. bukankah dulu kita berteman baik?"
Hinata tersenyum tulus pada dirinya sendiri.
"Naruto-kun. Aku menyukaimu.
Bukan. Aku mencintaimu. Sangat"Hinata meneteskan air matanya. Lalu mengusapnya dengan cepat. Ia berjalan keluar dari rumah sakit Konoha, menuju mansionnya.
Di tengah perjalanan, ia tidak sengaja bertemu Naruto.
Naruto begitu terkejut karena bertemu Hinata secara tiba-tiba. Ia lalu langsung membalikkan tubuhnya dan berjalan memutar arah.Hinata yang melihat ini begitu sedih. Tak terasa air matanya menetes.
Berdiri mematung dengan pundak bergetar karena air mata.
"Mengapa Naruto-kun menjauhiku?
Mengapa?
Mengapa Naruto-kun menghindariku? Apa salahku Naruto-kun?"Jantung Naruto berdebar secepat langkahnya menjauhi Hinata.
Ia lalu berhenti dibalik pohon sambil memegangi dadanya.
"Baka. Kenapa aku langsung menghindarinya begini? Bukankah ini terlihat sangat aneh? Baka baka."Lalu Naruto memandang Hinata dari kejauhan.
Melihat Hinata yang diam mematung sambil menundukkan kepalanya.
Matanya membola."Hinata.. apakah ia menangis? Kenapa ia menangis? Apa karena aku?"
Naruto panik dan bingung. Ia lalu berjalan mendekati Hinata. Namun sebelum ia cukup dekat, Kurenai-sensei lebih dulu mendekati Hinata dan memeluk Hinata.
Ia lalu menangis lebih lagi. Mencurahkan isi hatinya dengan air matanya."Menangislah Hinata, aku ada disini"
"Hiks hiks.. sensei.. aku.."
"Sstt.. tidak perlu menjelaskan apapun. Aku mengerti"Kurenai lalu memandang Naruto yang mematung.
Ia menatap Naruto dengan pandangan yang sulit diartikan bagi Naruto.
Atau memang Naruto saja yang tidak mudah mengerti.Ia sangat bingung dengan apa yang terjadi saat ini.
Ia tetap mematung hingga Kurenai-sensei mengajak Hinata pergi menuju mansion Hyuga."Hinata. Gomenasai"

KAMU SEDANG MEMBACA
my first love
Fanfiction(Disclaimer : naruto milik paman masashi kishimoto🤗) aku mencintai sosok yg tidak mungkin untuk kudapatkan. namun rasa ini terlalu dalam sehingga aku tak mampu menyingkirkannya. naruto-kun akankah kamu memandangku? bukan sebagai seorang gadis yang...