0.35(ending)

4.6K 115 6
                                        

~tidak ada yang bisa memisahkan kita karna ikatan hati kita semakin mengerat dan mengikat begitu juga kebahagiaan kita yang tidak akan pernah tandas~
Salwa&arvino

Hari ini Salwa merias dirinya dengan cantik ia mengenakan dress selutut berwarna putih dengan hiasan mutiara di atas nya rambut nya ia cepol ke belakang menambahkan kan kesan anggun nya.

Pukul 20.00 Vino menjemput Salwa di kediaman nya dengan mobil hitam Mercy milik papa nya.

Vino memencet bel di rumah Salwa dengan rasa tak sabar.

Pintu terbuka menampilkan sosok Galen yang tersenyum ramah ke arah Vino.

"assalmualaikum"ucap Vino saat memasuki rumah Salwa.

"waalaikumsallam adek ipar"jawab Galen dengan cengiran khas nya.

Vino duduk dengan ditemani Galen.

"Eh rapi amat lo pake jas segala tapi tetap gantengan gw kemana-mana sih"ujar Galen dengan alis yang di naikan sebelah.

"iya bang gw tau lo ganteng kalau cantik kan bahaya"saut Vino bercanda.

"eh lo gk gw kasih restu nanti sama adek gw"ancam Galen juga bercanda.

"yaelah bang"balas Vino dengan cengiran khas nya.

"btw lo kan mau ngedate nih ntar pulang bawain gw makanan ya semoga sukses acara ngedate nya"ujar Galen.

"sip deh"balas Vino.

Tak lama suara ketukan high-heel membuat Galen dan Vino serempak menoleh ke arah sumber suara.

Dan mendapati Salwa yang sudah terseyum manis ke arah mereka berdua.

"Bang aku pergi dulu ntar kalau papa pulang titip salam ya"pamit Salwa.

"gw pamit ya bang"sambung Vino.

"jagain adek gw lo kalau nggak gw patahin tulang lo"ancam Galen dengan candaan.

Mereka berdua pun pergi menuju cafe yang terkenal di jakarta.

Mereka berdua mulai memasuki cafe yang dirancang elegan tersebut.

Vino menyewa cafe ini untuk malam ini jadi tidak ada yang akan mengganggu mereka.

Vino dan Salwa duduk di salah satu tempat yang paling megah.

Makanan pun sudah siap dihidangkan.

"kak makanan nya banyak banget"ucap Salwa melihat makanan yang sudah penuh satu meja besar.

"ini hari spesial Salwa"ucap Vino.

"yaudah makan ya"sambung Vino lagi

Salwa mulai mencoba makanan satu persatu.

Setelah di rasa kenyang Salwa pun berhenti makan.

Tidak ada pembicaraan pada keduanya.

Tiba-tiba lampu padam Salwa masih tidak bergeming ia takut gelap ia mencoba memanggil Vino tapi tak ada suara dari Vino.

"kak Salwa takut"ucap Salwa yang beritingan dengan lampu dihidupkan juga bersamaan dengan petikan gitar dari atas panggung.

Salwa melongo tak percaya di atas sana adalah Vino dan tempat yang tadi nya sepi tiba-tiba ada Keyra, Lea, Haidan, Jojo, Zakra,Genta,Tere,Agatha juga teman Sma Salwa dan Vino.

Vino mulai memainkan gitar nya sambil membawakan lagu Ed Sheeran perfect.

Salwa yang kaget tersadar saat suara Vino mengalun indah bersamaan dengan petikan gitar.

Jangan lupa Keyra dan Haidan juga sudah menjalin hubungan satu bulan yang lalu sedangkan Lea sudah tunangan dengan Zakra karna orangtua mereka yang saling mengenal sedangkan Jojo yang sedang PDKT dengan Agatha.

Vino berhenti bernyanyi dan lampu sorot berpindah ke arah Salwa.

   Kisah kita memang rumit tapi percayalah aku selalu menunggu saat itu aku tau perjuangan mu tak mudah cinta mu juga begitu besar tak seorang pun kau biarkan singgah di hatimu sebelum aku dan aku berjanji akan selalu ada dan akan menjadi yang terakhir yakinlah ternyata takdir kita adalah bahagia aku dan kamu akan menjadi kita.

Salwa nezifa argya maukah kau menjadi teman bahagia ku yang pertama dan terakhir?


Pernyataan dan pertanyaan yang keluar dari mulut Vino membuat Salwa meneteskan air mata haru.

Tanpa berbasa basi lagi Salwa pun menganggul mengiyakan pertanyaan Vino dan semua orang pun bertepuk tangan atas kebahagiaan mereka berdua.

Vino turun dari panggung dan langsung memeluk Salwa.


Karna kisah kita seperti prismatika rumit tapi membahagiakan aku dan kamu menjadi kita bukan menjadi kata yang dirangkai sebagai kisah.

Karna tuhan tau yang sesungguh nya kebenaran dan perjuangan yang terbalaskan bukan beralaskan.
~Salwa

Dan pada akhirnya kamu akan tetap menjadi milikku sejauh manapun kau pergi dan sembunyi.
~arvino







END

PRISMATIKA✔️Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang