DISCLAIMER:MILIK SENSEI MASHASHI KISHIMOTO
*******************
Perempuan berambut pink itu masih saja terisak.Ia tidak peduli dengan orang-orang yang semakin ramai mengunjungi taman.
Matanya terlihat memerah dan wajahnya sembab.Ia ingin pulang tapi ia masih takut untuk bertemu Sarada.Ia belum siap.
Sakura menghela nafas beberapa kali.Pikirannya benar-benar kalut.Ia sudah tak lagi memakai wignya.
"Jangan sedih.Dia masih kecil." Ucap seorang pria seraya menyodorkan eskrim kewajah Sakura.
"Zabuza-san?" Sakura tersenyum kecil dan berbicara dengan serak.
Zabuza duduk disamping Sakura lalu mengusap kepala."Sarada hanya kecewa.Besok pagi saja pasti sudah sembuh."
Sakura tersenyum pahit lalu menggeleng."Dia itu anak yang keras kepala.Aku terkadang takut jika aku tak bisa mengasuhnya dengan baik dan aku takut dia akan jadi sepertiku."
"Tidak akan Sakura.Kau sudah mengasuhnya dengan benar.Kau sudah berjuang untuknya.Mempertahankannya dan juga kau adalah ibu yang kuat dan ideal." Ucap Zabuza memandang Sakura penuh makna.
Sakura terkekeh lalu mengibaskan tangannya yang tak memegang eskrim."Kau berlebihan Zabuza-san.Aku bukan ibu seperti itu."
"Kau memang seperti itu Sakura.Kau itu bagaikan matahari hangat dimusim dingin." Jawab Zabuza tak mau kalah.
"Jangan pernah mengatakan hal yang puitis Zabuza-san.Aku jadi ingin berak." Ejek Sakura mencoba menahan tawa.
"Apa maksudmu?" Tanya Zabuza kesal.Wajahnya yang tampan ia tekuk dan mulut maju beberapa inci.
"Hahaha......" Meledaklah tawa Sakura hingga ia memegangi perutnya dan tanpa sengaja eskrimnya terjatuh.
Kini gantian Zabuza yang tertawa sedangkan Sakura cemberut.
"Eh.Ne Zabuza-san.Dimana Sarada?" Tanya Sakura.
"Benar juga.Dimana dia?"
"Apa maksudmu Zabuza-san.Bukankah tadi kau bersamanya?" Tuntut Sakura meminta jawaban.
"Tadi dia ada.Ayo kita cari!" Jawab Zabuza.
Mereka segera berlari kemobil Zabuza yang ada dipinggir taman karena tadi mencari Sakura.Sakura panik dengan hilangnya Sarada.
Wajahnya kembali memerah.Tanpa aba-aba ia membuka pintu mobil Zabuza dan meminta sang pemilik segera mencari Sarada.
"Ayo Zabuza-san.Capatlah!" Ucap Sakura.
Zabuza hanya memandang datar lalu menangkup pipi Sakura dan menolehkannya kekursi belakang.
Disana ada seorang gadis kecil tertidur sembari memeluk boneka kartun kesayangannya.
"Sarada?"
"Iya.Dia tidak hilang.Maafkan aku.Aku hanya mengerjaimu." Jawab Zabuza menahan tawa.
"Kau!!" Sakura memukul-mukul bahu Zabuza hampir menangis lalu Zabuza memeluknya dan mencium keningnya.
"Aku minta maaf.Aku minta maaf." Ucap Zabuza masih mencium kening Sakura.
Sakura mengangguk.
Tanpa mereka tahu sejak tadi ada seorang pria yang memperhatikan kedekatan mereka.Pria itu adalah Sasuke.
Ia benar-benar ingin menarik Sarada dan Sakura keluar lalu mengurung mereka dan menjadikan mereka miliknya sepenuhnya tanpa terkecuali.
Namun itu pasti tidak mungkin.Satu-satunya cara agar ia bisa bersama Sakura dan Sarada adalah dengan mengambil hati Sarada dan terus berusaha meminta maaf pada wanitanya.
KAMU SEDANG MEMBACA
STRONG MOM✔
FanficGimana sih perjuangan seorang ibu yang memiliki masa lalu kelam. Sakura Haruno seorang gadis berusia 16 tahun.Hidup tanpa ayah dan ibunya. Selalu dicaci maki dan dianggap anak haram. Suatu hari ia terlibat masalah dengan salah satu anggota geng Yaku...
