Ekstra part

9K 433 44
                                        

DISCLAIMER:MILIK SENSEI MASHASHI KISHIMOTO

************************

SPESIAL POV SARADA😘

Langkah kaki itu terdengar menggangguku.Padahal aku sedang belajar giat untuk masuk kesekolah menengah pertama yang aku tuju.

Mendengus kesal aku bangkit dari kursi nyamanku lalu membuka pintu tak sabaran dan menemukan mamaku tengah duduk dilantai dengan kedua tangan memegangi perut buncitnya.

Ya saat ini mama memang sedang hamil adikku.Adik kecil yang selama ini membuat tubuh mama lemah.

Aku berlari lalu berdiri didepan mama."Mama kenapa?"

  "Tolong mama sayang.Tolong bantu mama kebawah."

Aku langsung mengangguk lalu membantu mama untuk berdiri dan turun kebawah.

   "Papa mana?" Tanyaku menatap kesekeliling.

  "Sedang menyiapkan mobil."

Papa pun datang dan langsung menggendong mama ala bridal ohh aku langsung merona.

  "Sayang cepat kunci pintunya sebelum itu ambilkan hp papa dikamar.Cepat!" Ucap papa panik.

Aku pun langsung berlari dan ikutan panik.Sepertinya mamaku akan melahirkan walau usia kandungannya masih 7 bulan.

Aku kembali kebawah dan langsung menyusul papa yang sudah ada dimobil.

*******

Aku duduk disamping mama dibelakang.Setelah menghubungi baa-san,paman itachi,bibi Izumi dan paman Kiba aku segera membantu mama untuk relax.

Mama memegang tanganku erat hingga rasanya hampir remuk namun aku tak keberatan karena aku tahu mama pasti merasakan hal yang lebih menyakitkan.

Apa lagi selama tujuh bulan ini kondisi tubuh mama sangat lemah karena adanya masalah pada kandungannya dan rahimnya.

Aku benar-benar tak tahan lagi.Air mataku menetes namun cepat-cepat kuusap agar tidak ada yang tahu.

Saat aku kembali melihat mama ia malah sedang menatapku dengan senyum lemahnya.

  "Mama baik-baik saja sayang."

Mama pun menarikku kedalam pelukannya lalu mencium pucuk kepalaku.

  "Jangan khawatir.Jangan khawatir...."

Bisikan itu terus terngiang ditelingaku.Aku semakin erat memeluk mama.

Aku kembali menangis bahkan kali ini lebih deras dari sebelumnya karena teringat akan hal-hal yang telah kulakukan pada mama.

Terkadang aku membantahnya.Tidak menuruti kata-katanya.

Aku masih ingat ketika mama menyuruhku untuk pulang sebelum sore bahkan ia sampai menelpon kerumah temanku untuk menyuruhku pulang dan jujur saja waktu itu aku sangat kesal pada mama dan mendiamkannya selama satu minggu penuh.

Lalu aku juga pernah membentak mama bahkan memarahinya karena mama lebih memilih perhatian pada adikku yang ada diperut padahal saat itu aku sedang tes dan meminta mama menemaniku belajar.Hah aku benar-benar menyesal jika aku tahu kalau saat itu mama sedang kesakitan karena kandungannya.

  "Sebentar lagi kita sampai." Ucap papa menyadarkanku dari lamunanku.

Aku kembali menatap mama yang tengah mengernyit menahan rasa sakit dengan wajah memerah dan berkeringat.

Sesampainya dirumah sakit,papa langsung berteriak memanggil perawat.

Mama pun dibawa ke UGD untuk segera ditangani.

STRONG MOM✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang