DUAPULUHSEMBILAN

11.4K 278 3
                                        

*jadi guys sekedar info, untuk 3 sampai 5 part kedepan,part zahra sama naufal bakal jarang banget muncul,oke itu aja! Thx ya udh dukung aku sampai 1k ❤

Istirahat jam pertama mereka kali ini sungguh sepi. Semua nya sibuk dengan pekerjaan masing masing.
Sibuk dengan event minggu depan. Kayak nya bakal meriah banget.

Suci. Anak kls 10 ipa 3. Menjabat sebagai bendahara kelas. Lumayan sibuk untuk 3 hari kedepan. Karna setiap kelas akan menampil kan bakat dari semua kls. Kls 10 ipa 3,seperti nya mereka akan buat acara minggu depan lebih meriah.

Memerlukan banyak biaya,karna itu suci sibuk dengan uang kls nya. Jam istirahat pertama suci berjalan ke arah ruangan osis,untuk mencatat pengeluaran uang khas kelas nya yg akan di tanda tangani sama Naufal

Suci berjalan ke arah pintu ruangan osis itu. Dia mengetuk,dan ada seseorg yg membuka kan pintu tersebut.
"ya ada ap--" ucap laki laki itu

Suci terdiam.
Bungkam.
Bahkan tak berani membuka mulut nya.
"eh suci,pa kabar jadi kangen gua masa masa lu sama rafi" ucap davin yg ada di belakang suci

Sontak suci menghadap kebelakang.
"eh ka davin,iya ka suci baik baik aja kok" ucap suci
"pi,gua mau ke rumah fatih bentar,berkas catatan prolog untuk minggu depan ketinggalan sama fatih, jadi gua berangkat ya" ucap Davin
"oke" ucap raffi

Davin meninggalkan Suci dan raffi yg sedang berdiri hadap hadapan
"ada apa? " ucap raffi dingin
"ini ka,catatan pengeluaran uang khas kls 10 ipa 3. Ka naufal harus tanda tangani ini dulu baru aku bisa ngasih ke bagian keuangan di event bsk"ucap Suci gugup.

"Naufal lagi ga ada di sekolah. Dia sibuk nyiapin buat keperluan bsk, karna bsk itu ada rapat mendadak dari ketua komite sekolah. " ucap Raffi dingin
"oh gitu ya ka,di wakilin sama kakak aja kalau gitu" ucap Suci sedikit tersenyum
"yudh, masuk" ucap Raffi.

Mereka masuk dalam ruangan osis milik SMA 8 Jakarta pusat itu.
Tak ada yg berani membuka bicara satu pun
"ini ka berkas nya" ucap suci memberi berkas tersebut kepada raffi

Raffi mentanda tangan di atas kertas tersebut.
"ni udh" ucap raffi dingin
"yudh,aku permisi dulu ya ka, makasih" ucap suci dan berlalu pergi.

Suci keluar dari ruangan tersebut.
Entah mengapa,Suci Ramadhani yg di blg cukup bar bar, bisa menangis keluar dari ruangan itu. Air mata suci berhasil jatuh dengan lancar.

Hati nya sakit
Bahkan sesak di hati nya semakin membeludak.
Nth mengapa org yg paling dia rindu kan,bisa berubah dalam waktu yg singkat.

Jam istirahat kedua semua petugas petugas event di perboleh kan untuk makan siang. Suci memilih untuk tetap di dalam ruangan serba guna tempat dia di tugas kan
"ci ayo lah, ngajak lu ke kantin kayak nungguin hujan di musim kemarau sumpah" ucap abel kesal dengan suci yg dari tadi diam.
"yuk ci,kita makan siang dulu, " ucap zahra yg ikut membujuk suci
"kalian deluan aja,ntr gua nyusul" ucap suci dingin

Mereka semua memilih untuk pergi deluan. Suci yg masih di ruangan itu memilih untuk diam,dan meletak nya kepal nya di atas meja. Sedikit air mata nya jatuh lagi:) dia benar benar hancur untuk bertemu pada rafi lagi.

Suci bosan dengan air mata yg terus terusan jatuh di pipi nya. Dia memutus kan untuk menyusul teman teman nya.

Suci keluar dari ruangan serba guna itu. Di sebelah ruangan itu ada jalan dan ada 2 org yg tengah sibuk bicara.
Suci melihat itu.
Ada Raffi dan Sahal di situ.
Ya sahal
Salah satu anggota cabe di angkatan kakak kls nya.

Wow!
Sahal memeluk raffi dengan nyaman. Yg aneh nya kenapa raffi diam dan tak menolak

Apa benar suci gagal?
Apa benar suci tak ada harapan?
Apa benar rasa rafi untuk uci tak ada lagi?

Stop!
Suci terluka parah untuk kali ini.
Tubuh nya melemah dengan semua bukti yg jelas bahwa raffi tak mengingin kan dia kembali pada pelukan nya:)

Tak cukup harapan suci bertahan.
Sudah saat nya suci pergi.
Karna apa?
Kenyataan nya saja raffi sudah tak menyambut kehadiran suci dengan baik kali ini.
Seolah sikap raffi menyuruh uci untuk pergi.

"semangat untuk hati yg patah:)
Kau lulus dalam hal kesabaran:)
-batin uci"

My Ketos My HusbandCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang