Ketika kemarin gue bilang keluarga gue bakalan baik-baik aja itu adalah kesalahan, lagi.
Mama dan Papa berantem, lagi.
Walaupun gak parah, tapi karena mendengar itu gue sedikit merasakan trauma, gue agak stress.
Mama memilih pergi sementara Papa tinggal, karena permintaan Jenn.
Gue gak tau harus apa, tapi gue mencoba baik-baik aja. Lagi melamun lihatin jendela, sambil setel lagunya cigarette after sex. Semuanya gue setel, soalnya enak banget buat di dengerin lagi keadaan begini. Mana gerimis 'kan, pas banget.
Sebenernya, harusnya hari ini gue pergi ke pameran game yang di tunda itu, dan Iki jelasin semuanya ke gue. Perjanjian waktu itu, tapi gue gak mau.
Gue gak mau keluar rumah karena mata gue bengkak.
Gue juga gak sekolah.
Berantemnya dari semalem, Mama baru pergi tadi pagi kok. Maaf ya gue banyak bolos, gue kalau udah begini gak bakal fokus belajar. Di tambah gue bakalan sensi.
Tapi lagi asik dengerin lagu, HP gue bunyi.
Telfon dari wa.
Gue liatin namanya lumayan lama, tapi akhirnya gue angkat.
"A—"
"WAALAIKUMSALAM!"
"Ih naon kok nge-gas, dosa,"
"Kabarin kek anying, lo dimana? Eh, adek lo ngadu ke gue,"
Ck, apa sih Jenn.
"Berisik ah, gila,"
Gue cemberut-cemberut karena waktu merenung gue ini terganggu sama macan liar.
"Lo seharian ngunci diri di kamar, gak makan gak apa, LO KENAPA?!"
"Ya kesini kek kalo khawatir," Jawab gue, sebenernya cuma buat mancing aja.
"TIAP HARI SELASA GAK SIARAN, NAJIS,"
Bukan anjir bukan Rafa, itu Mars.
"Napa sih elah,"
"Sumpah Tha, gua bertujuh otw rumah lo. Bakalan gue ceritain asli,"
"Gak ah, mager. Ngapain gak usah, gue gak di rumah,"
"Mau nge-les gak jago, najis,"
"Bodo, bye banget."
Gue memutus telfon Mars. Beranjak bangun buat buka pintu, nongol sedikit kepala gue.
Gue ambil nafas dalam-dalam.
"JENN! BILANG KAKAK GAK DI RUMAH! BILANG AJA KAKAK PERGI GAK PAMITAN. AWAS AJA YA SAMPE GAK NURUT, KAKAK NGAMBEK!"
"IH KAK—"
"JANGAN MENDEKAT APALAGI MEMBANTAH!"
Gue langsung tutup kamar, kunci pintu.
Setel lagu dengan volume besar.
Gue nyalain mode pesawat, karena terlanjur gak mood. Lagu-nya masih berputar, gue makin melamun karena jujur bingung mau ngapain.
KAMU SEDANG MEMBACA
Eglantine
Novela Juvenil[ Completed ] Jaga-Karsa Raya series: One. "Aku terluka untuk sembuh." Namanya Zethaya Alora Gardenia. Bagi Atha, menutupi bagaimana dia sebenarnya adalah pertahanan. Memakai topeng setiap harinya untuk menutupi segala luka, kesedihan dan rasa sepi...
