Agatha | 18

3K 94 1
                                        

Pagi ini Abraham sudah berada di depan rumah Agatha. Memang saat sudah berpacaran Abraham lebih sering datang kerumah Agatha.

"Pagi!" sapa Agatha.

"Pagi, sayang.."

Dipanggil 'sayang' oleh Abraham membuat Agatha malu seketika.

"Gausah malu, sama pacar sendiri." goda Abraham

"Apasih, rese!"

"Yuk, mamah kamu mana? Aku mau pamit." tanya Abraham.

"Mamah lagi kepasar, jadi aku sendiri."

"Yaudah kalo gitu, mari kita berangkat!" seru Abraham sambil menggandeng tangan Agatha.

Abraham kali ini membawa motor sport miliknya. "Nih buat nutupin paha kamu" ucap Abraham.

"Makasih, pacar."

"Sama-sama pacar."

Abraham membawa tangan Agatha untuk memeluk dirinya, rasa nyaman membuat Abraham tak ingin melepaskan pelukan ini. Sedangkan Agatha menyenderkan kepalanya di punggung Abraham. Tak ada yang mengetahui jika Abraham tersenyum simpul dibalik helm full face miliknya.

Tak terasa kini keduanya sudah berada di depan sekolah, Agatha tak sadar jika ia sudah sampai di sekolah.

"Betah banget meluknya." goda Abraham. 

"Eh."

Agatha mengedarkan pandangannya, ternyata ia sudah berada di sekolah dan menjadi tontonan gratis pagi ini.

"Abraham, malu" rengek Agatha.

"Ngapain malu, yuk masuk." ucap Abraham sambil mengacak rambut Agatha dan menggandeng tangan Agatha menuju kelasnya.

Saat dikoridor, Agatha mendegar banyak pujian yang dilontarkan oleh warga sekolah, ia hanya membalasnya dengan senyuman.

"Gila beneran mereka jadian."

"Cocok banget sumpah."

"Longlast ya kak Agatha sama kak Abraham."

"Couple goals."

Abraham yang mendegar itu tersenyum, ternyata banyak yang mendukung hubungannya dengan Agatha.

"Kamu udah makan?" tanya Agatha.

"Belum"

"Kenapa Belum? Udah tau mau upacara, kalo pingsan gimana?" cerocos Agatha.

"Gak laper Yang."

"Pokoknya kamu harus makan titik" kekeh Agatha.

"Kamu yang suapin tapi."

"Iyaa."

Mereka berbelok ke arah kantin dan Agatha memesan satu piring nasi goreng dan air mineral.

Agatha menyuapkan Abraham, jangan lupakan bahwa kegiatan mereka di tonton oleh warga sekolah.

Banyak yang menjerit histeris, bersiul, dan menggoda, namun Agatha biarkan karna sekarang Abraham harus makan.

"Udah." ucap Abraham.

"Satu lagi ya?" bujuk Agatha.

"Gak babe, aku udah kenyang." tolak Abraham.

"Yaudah minum dulu." ucap Agatha.

Abraham meminum air mineral yang sudah di buka oleh Agatha. "Kamu mau langsung ke lapangan?" tanya Agatha.

"Engga, aku mau nyamperin Agam sama Afkar." balas Abraham. 

Agatha [PROSES REVISI]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang