Agatha | 42

2.9K 98 10
                                        

Selamat membaca...

Pagi ini kenzo sudah berada di ruang inap agatha. Dokter bilang esok hari agatha sudah bisa pulang ke rumah.

Kenzo sudah bangun, ia berjalan memasuki kamar mandi untuk membasuh wajahnya.

Setelah selesai kenzo langsung menghubungi kenzi untuk membelikannya bubur ayam.

Setelah menghubungi kenzi, kenzo pun menaruh handphone nya di nakas rumah sakit, dan menatap wajah pucat agatha.

Sakit rasanya melihat agatha terbaring lemah di ranjang rumah sakit karna adik kelas sialan itu.

Tangan kenzo terulur untuk menjelajahi wajah agatha. Dari mulai mata yang masih terpejam, hidung yang mancung, hingga bibir yang berwarna pink alami itu. Hingga ia ingin sekali merasakan bibir pink itu.

Kenzo tersadar, jangan sampai ia malah merusak agtaha.

Perlahan mata agatha mengerjap, dan agatha melihat wajah kenzo.

"zo"panggil agatha dengan suara serak.

Kenzo tersadar akan panggilan agatha. "iya tha?"

"H-haus"

Kenzo langsung mengambil air putih dan menuntun agatha agar bisa meminum air putih.

"makasih"ucap agatha.

Kenzo tersenyum, "iya Sama-sama"

Ceklek...

Pintu terbuka dan menampilkan kenzi dengan sekantung bubur ayam.

"nih"ucap kenzi.

"tengyu"

"gue ke kantin rumah sakit dulu ya, mau beli aer"ucap kenzi.

Kenzo mengangguk, "nitip satu, ga pake lama"

"ongkirnya 100 rebu ya! Jangan lupa"

Agatha terkekeh, kenzi memang mempunyai sifat yang unik menurutnya. Kadang jahil, cuek, dan lain-lain.

"ayo kita makan"ucap kenzo.

Agatha menatap kenzo dengan tatapan aneh, "kan cuma satu zo, kamu ga liat?"

"ya berdua, biar romantis tha"ucap kenzo sambil menaik turun kan kedua alisnya.

"nanti kamu ga kenyang, aku nunggu makanan dari rumah sakit aja"tolak agatha.

Kenzo malah menggeleng, "berdua aja napa si tha, yang penting lo dulu yang makan, gue mah bisa Ntar"

Ucapan kenzo membuat jantung agatha berdetak tak karuan. Entahlah saat kenzo perhatian kepadanya, ia merasa senang.

Akhirnya mereka berdua makan bubur dengan sendok yang sama.

Beberapa menit kemudian bubur itu sudah habis. Kenzo menaruh sterofoam itu di tempat sampah yang disediakan oleh pihak rumah sakit.

Kenzi pun sudah datang sambil membawa kantung plastik berisi minuman dan snack.

Kenzo berdecak, "kemana aja si?! Lama banget!"

"gue ke indomaret dulu tadi zo"

"yaudah mana aernya, kasian agatha tuh seret abis makan"pinta kenzo.

Dengan malas kenzi menyerahkan kantung plastik nya itu, "banyak banget sih lo belinya?"tanya kenzo sambil membukakan tutup botol aqua untuk agatha.

"mang napa si? Sensi amat"

"untung kembaran sendiri"gumam kenzo yang dapat didengar oleh agatha.

Agatha menatap plastik itu, "aku boleh minta rotinya ga zo, kayaknya enak?"

Kenzo tersenyum dan mengganguk, "boleh"

Kenzo terlebih dahulu membuka bungkus roti terlebih dahulu. Lalu menyerahkannya kepada agatha.

Agatha dengan semangat memakan roti itu. Entah kenapa ia ingin sekali memakan roti itu padahal ia sudah memakan bubur tadi.

"emm, zo"

"iya, kenapa?"tanya kenzo lembut.

"handphone aku mana? Aku mau buka handphone aku"

"sebentar"ucap kenzo.

Kenzo mengambil tas nya lalu mengambil handphone agatha yang berada di tas nya. "maaf kemaren gue lupa bawa tasnya, jadi kemaren lo ga main handphone. Pasti bosen ya?"ucap kenzo.

"gapapa zo, aku yang makasih, kamu udah jagain handphone aku"ucap agatha sambil tersenyum.

Tok... Tok... Tok

Ketukan pintu itu membuat kenzi bangkit dan membuka knop pintu itu.

"siapa zi?"tanya kenzo. Sedangkan orang yang ditanya hanya senyum-senyum tak jelas.

Kenzo dapat melihat bahwa itu perempuan karna sepatunya yang berwarna putih dengan model perempuan.

"siapa sih yank? Penasaran gue?"tanya kenzo kepada agatha.

Agatha mengangkat kedua bahunya, "mana aku tau zo"

Kenzi masuk ke dalam ruangan lagi. "siapa zi?"tanya kenzo.

"kepo lo"

Kenzo berdecak kesal, "yee, orang ditanya  juga"

"cewek, udah ah gue mau keluar dulu"pamit kenzi.

"lah dia punya pacar?"gumam kenzo.

"mungkin"jawab agatha.

"bagus lah kalau adek kamu punya pacar, itu artinya dia ga suka sama sesama jenis"ucap agatha.

"iya juga sih"

"nanti juga dia pasti ngasih tau kamu orangnya yang mana, jangan khawatir apalagi penasaran"ucap agatha.

"iya tha iya"ucap kenzo sambil menciumi pipi kiri agatha berkali-kali.

"orang tua aku mana ya zo?"tanya agatha.

Kenzo mengelus pipi agatha, "mereka lagi dijalan, pas gue kasih tau lo masuk rs mereka langsung panik gitu padahal yang gue tau bokap lo mau meeting penting"

Agatha tersenyum mendengar ucapan kenzo, "aku ga sabar nunggu mereka"

"makasih"ucap agatha.

"untuk?"

"udah jaga aku hehe"

"iya, sama-sama"

Dan akhirnya mereka berdua menghabiskan waktu nya dengan bergurau ria.

To be continued

Maaf baru update hari iniii:((

Next or no??

Selasa, 28 April 2020

Agatha [PROSES REVISI]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang