Pov Gerhana
David meniduri badannya dikasur. Sedangkan sang pemilik kasur duduk dikursi belajarnya yang fokus kebuku ditangannya.
"Ger lu lagi gerjain apaan sih?" tanya David sambil memain handphonenya.
"Ada tugas kimia" Gerhana berucap sambil sibuk mengerjakan tugas kimianya
"Ah, lo mah kerajinan banget, mending main game sini ama gue, kita mabar bro" David dengan fokus menatap layar handphonenya yang menyala dan menikmati dinginnya rumah Gerhana
"Tugas gue masih banyak yang belum, gue juga belum baca semua bukunya" ujar Gerhana
"Kerajinan ni anak, lagi juga lo gak belajar udah pinter" dengus David "Kalo gue jadi lo mah gak usah belajar mulu, sekali belajarkan lo udah inget semua"
"Vid, vid kita tuh harus belajar yang rajin, gue bisa kaya gini itu karna belajar, kalo kaya lu gini mana bisa dapet nilai bagus, yang ada anjlok semua" kata Gerhana
"Yeh jangan remehin gue, nilai gue gak sejelek itu ya" ujar David
"Masa, orang nilai lu jelek mulu juga, makanya jangan cewek mulu pikiran lo" balas Gerhana dengan kekehannya
"Yeh dasar lo, masih mending ya gue pikirin cewe mulu lah elo pikirannya pelajaran mulu" meski David membalas perkataan Gerhana tapi tetap saja matanya masih fokus dihandphonenya
"Biarin, yang penting pinter" Gerhana memang menanggapi David, tapi Ia tetap sibuk mencari materi pelajaran dibuku paket. Dia memang sangat rajin, rajin dalam mengerjakan tugas sekolah, tugas rumah, rajin beribadah dan satu lagi dia rajin mencintai kamu eaa
"Kemaren gimana? nganterin eneng Tasya" tanya David
"Gak gimana gimana" balas Gerhana
"Lo gak ngapa ngapain dia kan Na?"
"Gue gak sebejat lu kali Vid"
"Tapi diliat liat Tasya tuh cantik ya, cocok tuh jadi pacar gue" ujar David bercanda
"Jangan macem macem" ketus Gerhana
"Kenapa? Kan dia jomblo, berarti gue bisa milikin dia dong?" canda David
"Jangan ganggu dia" ucap Gerhana lagi
"Hahaha gue cuma bercanda loh Na, lagi lo kok marah banget sih, apa jangan jangan lo suka, tapi gue dukung sih kalo emang iya" David berguling kekanan, membuat tubuhnya berubah posisi menjadi tengkurep. Ia berbicara sambil menatap gerhana yang masih sibuk dengan buku buku nya "Dari pada mikirin masa lalu, masa setelah kejadian itu lu sampe sekarang belum punya pacar sih"
"Jangan bahas itu" ucap Gerhana ketus
"Sampe kapan Na lu tetep stak dimasa lalu" David berdecak kesal
"Gak segampang itu Vid" celetuk Gerhana
"Lo tuh udah dikelilingi sama banyak cewe Na, tinggal lo pilih, dia aja gak mikirin lo ngapain lo masih mikirin tuh cewek" David mulai stress ngomong sama Gerhana
"Berisik Vid, gue mau belajar" dengus Gerhana
Setelah mengatakan itu, suasana diruangan tersebut menjadi hening
----
'Paginya'
Tasya yang baru datang memasuki kelasnya menuju bangku.
"Sya, muka lo kenapa kusut gitu" tanya Caca
Saat ini Caca sudah masuk sekolah, karena sudah sembuh
"Lagi pms jadinya gak mood" balas Tasya
"Ulu-ulu, kasian anak mami" Zika mengelus rambut Tasya
"Berisik" ketus Tasya
