"Kak Agnes,"ucap Rere.
Ia mencubit perut Devan agar menurunkannya.
"Maaf kak, Devan yang main gendong orang saja"
"Hahah santai aja Re."
Rere tersenyum senang karena Agnes tidak memarahinya, rasa sakit diseluruh tubuh Rere terasa. Secepat mungkin ia tahan, ia tidak mau merepotkan orang-orang disekitarnya.
"Lo nggak apa-apa kan,Re."Agnes mengelus pundak Rere.
"Nggak papa kok, cuma sakit sedikit tapi bisa ditahan."
"Tapi darah dikepala lo keluar Re,"ucap Agnes sedikit khawatir.
"Nanti Rere perban di rumah."
"Nggak usah banyak drama."Devan merobek kemjanya lalu melingkarkan dikepala Rere yang berdarah.
Jujur,ia dibuat bingung dengan tingkah Devan kepadanya apalagi ini didepan Agnes.
Devan atau bukan sih!
"Thanks"
🍃🍃🍃
Di sebuah kamar sangat besar dan luas, disitu terdapat satu gadis berpakaian seksi sedang tertawa penuh kemenangan.
"Gimana Al! Gw nggak bohongkan."
"Shit, wanita jalang"
"Mau mertahanin dia atau mau dia celaka!"
Tidak tahan dengan ucapan wanita jalang itu, Al mencengkeram dagu dia.
"Lo mau duit berapa hah? 20 juta?50 juta? tinggal pilih, asal jangan coba-coba nyentuh dia atau nyelakain dia"
"Gw nggak butuh itu semua."
"Terus mau lo apa?"
"Gw mau tubuh, lo!"
Al mencengkeram pundak gadis itu dan mendorongnya hingga terbentur ke tembok.
"Itu nggak akan pernah dan sampai kapan pun gw nggak bakal menyetubuhi lo!"Bentak Al dengan suara ditinggikan.
Wanita jalang itu selalu datang ke apartemen Al setiap hari. Untuk apa datang? Ia pengin Al putus dengan Rere dan tubuh Al diberikan kepadanya.
Shit!! murahan banget jadi perempuan.
"Dan gw nyesel udah terima lo jadi selingkuhan gw!,"ucap Al dengan suara lebih ditinggikan lagi.
Ia menurunkan cengkeramannya dari pundak wanita jalang itu. Lalu ia duduk di kasurnya.
Saat ini, Al sangat frustasi dan bingung. Ia mengacak-acak rambutnya kasar.
"AAAA...!"Teriak Al menggema.
Gadis itu berjalan menghampiri Al dan duduk di sampingnya.
"Tinggal pilih Al,sayang. Atau tidak aku bakal kirim video ini ke pacar kesayanganmu,"Gadus itu menunjukan sebuah video Al dengannya di hp nya.
Amarah Al mebledak. Ia hampir ingin menyekik wanita jalang itu dan membunuhnya hidup-hidup. Tapi ia tau, Ini negara hukum. pasti ia akan di penjara jika membunuhnya.
Lalu, Al berdiri dan pergi keluar dari apartemennya.
Saat di perjalanan Al melamun terus. Hampir saja ia menabrak kendaraan didepannya. Dan pengendara lain banyak yang memarahi Al karena melamun terus.
"Hei bro. Ternyata lo belum balik ke Jepara,"ucap pengendara motor disamping Al. Dan ternyata pengendara itu adalah Devan.
"Apa uransannya!"
KAMU SEDANG MEMBACA
Between Hate And Love
Teen Fiction[Cerita ini murni pikiranku dan tanganku. Jika ada kesamaan dengan yang lain itu tidak sengaja] Bagaimana jika seorang gadis manja sekelas dengan lelaki tegas,jail dan Seorang gadis itu pindah ke Sma Galaksi, sekolah terfavorit dikalangan remaja. Ia...
