Ayah, tolong berubah seperti dulu.
Rere rindu dengan masa-masa dulu. Ayah yang sangat perhatian dan sayang pada anaknya. Dan romantis pada mamah.
Ayah!!
Kenapa ayah berubah seperti ini?
Kasihan mamah.
Kuharap ayah bisa berubah.
Karena ayah adalah alasan Rere membenci seorang lelaki.
Jika ayah bisa berubah,insya allah Rere bisa buang rasa benci itu jauh-jauh.
Cussss,Lanjooott baca💃💃💃
Benar saja, saat pulang sekolah tadi. Rere terkena pisau oleh pengendara motor yang melintas disebelah Rere. Membuat baju dan kulit Rere tergores dan keluar darah. Saat sampai di rumah ia memberi obat dan perban pada tangannya. Untung saja di rumahnya lagi sepi, jadi tidak ada yang mengetahui luka tangan Rere.
"Sial, sakit banget."Gumam Rere yang mengobati lukanya.
Ting...Tong...
Suara bel rumah Rere bunyi. Ia berteriak memanggil pembantu rumahnya, namun tidak ada yang menjawabnya. Sebenarnya pada pergi kemana? Bi Ijah kemana? Bodyguard lagi liburan ke kampungnya. Terpaksa Rere turun kebawah untuk membukakan pintu.
"Iya, tunggu,"ucap Rere.
"Key."Gumam Rere heran.
"Hay, gimana kabar lo?"tanya Key basa-basi.
"Menurut lo!"
Bukanya bertanya-tanya lagi, Key malah nyelonong masuk rumah Rere. Ia menganggap rumah Rere seperti runahnya saja. Duduk di sofa seperti tuan rumah. Sedangkan Rere hanya mendengus melihat tingkah laku teman satunya ini.
"Nggak sopan, lo."Ketus Rere kesal.
"Apa? Gue nggak denger."
"Budeg lo ya,"ucap Rere. "ngapain lo kesini?"Lanjut Rere bertanya kedatangan Key.
"Liat keadaan lo."
"udah liat, kan! Sekarang keluar!"Rere mendorong Key yang sedang duduk.
"Cuih, gitu banget."Decih Key lalu bangkit dari duduknya.
"Iya, terserah."
"Inget, jauhin orang yang gue suka,"ucap Key mengancam. kemudian Key pergi keluar dari rumah Rere.
"Banyak banget masalah Rere, Ya tuhan."Gumam Rere frustasi.
Setelah itu, Rere pergi ke kamarnya dan bermain dengan hp nya.
Tutt..tutt...
Calling is kepala batu
"Maaf, siapa?"
"Orang terganteng sedunia"
"Devan, gila."
"Hah,gila. Iya gila karena lo"
"Lah, kok gue. Tau nomor gue dari mana lo?"
"Kepo"
"Gaje banget. Rere matiin nih."
"Ih jangan"
"Tau lah."
Tutt, Rere mengakhiri telpon dengan Devan.
Kemudian Rere berjalan kearah kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang berkeringat dan bau. Setelah mandi, ia memilih pakaian santai.
Rere membaringkan tubuhnya di kasur. Ia memainkan jari-jarinya dilayar hp. Dan saat ketikan terakhir, pesan dari ayahnya masuk.
Ayah
|Re,nanti ayah gak bisa pulang. Ayah mau ketemuan dulu sama client ayah.
KAMU SEDANG MEMBACA
Between Hate And Love
Roman pour Adolescents[Cerita ini murni pikiranku dan tanganku. Jika ada kesamaan dengan yang lain itu tidak sengaja] Bagaimana jika seorang gadis manja sekelas dengan lelaki tegas,jail dan Seorang gadis itu pindah ke Sma Galaksi, sekolah terfavorit dikalangan remaja. Ia...
